Langsung ke konten utama

Aksi Greenpeace di Riau Dilaporkan ke DPD RI


Medan,Greenpress-Aksi kelompok pencinta lingkungan Greenpeace menghadang kapal tanker sawit di Pelabuhan Dumai, Riau Kamis lalu, dilaporkan ke Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI.

"Saya baru dapat laporan dari Gapki tentang tindakan Greenpeace yang sempat meresahkan perusahaan pemilik minyak sawit anggota Gapki di Medan dan saya akan membawa kasus ini untuk dibahas di DPD RI," kata Parlindungan Purba, anggota DPD RI utusan Sumut, di Medan, Senin seperti yang dilansir Kantor Berita Antara.

Menurut dia, DPD merasa perlu membahas kasus itu untuk menghindarkan terulangnya kembali kasus tersebut yang bisa berdampak pada kerugian besar dunia persawitan Sumut dan bahkan Indonesia,

Sementara itu, Sekretaris Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki), Timbas, mengatakan, Gapki akan membuat protes secara resmi terhadap tindakan Greenpeace itu dan tetap berharap pemerintah Indonesia ikut membantu.

Menurut Timbas, pemerintah harus bersikap tegas untuk menyelamatkan perkebunan sawit nasional yang sudah terbukti menjadi penyelamat saat terjadi krisis ekonomi.

"Tindakan Greenpeace mengancam kehidupan usaha warga Indonesia karena usaha agraria merupakan warisan nenek moyang dan merupakan mata pencarian sebagian besar penduduk Indonesia," kata Timbas.

Sebelumnya, dilaporkan, kapal Rainbow Warrior milik Greenpeace, Kamis, menghadang Tanker MT Westama yang bermuatan minyak sawit milik PT.Permata Hijau Sawit yang hendak keluar dari Pelabuhan Dumai, Riau dengan dalih tindakan itu sebagai wujud protes atas dampak buruk lingkungan yang ditimbulkan perkebunan dan industri sawit di Indonesia.

Selain menghadang, para aktivis itu menggelar spanduk berukuran besar bertuliskan "Selamatkan Hutan Kita dan Selamatkan Iklim Kita" serta spanduk lainnya yang bertuliskan "Palm Oil Kill Forest And Climate".(Antara/WAN)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jurnalistik Lingkungan : Tantangan dan Kiat

Oleh : IGG Maha Adi
___________________________________________

Lingkungan hidup
• Seluruh benda, daya, keadaan dan makhluk hidup, yang memengaruhi perikehidupan dan kesejahteraan makhluk hidup. (UU No.23/1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup)
• Memengaruhi  Berinteraksi

Jurnalistik Lingkungan
• Kegiatan pemberitaan [mengumpulkan, memproses dan menerbitkan informasi yang bernilai berita] masalah-masalah lingkungan hidup.

Berita Lingkungan
Berita lingkungan hidup memiliki beberapa ciri, antara lain:
• menunjukkan interaksi saling memengaruhi antar- komponen lingkungan
• berorientasi dampak lingkungan
• pemberitaan dapat dari level gen hingga level biosfer

Apa Itu Berita Lingkungan ?
• Berita lingkungan hidup sering tidak dapat dibedakan dari berita-berita masalah sosial seperti kesehatan, kemiskinan, bahkan kriminalitas. Masalah dampak lingkungan hampir selalu berkaitan dengan persoalan lain yang kompleks.
• Patokan yang fleksibel diperlukanKisi-kisi: int…

Potensi Tambang Sulawesi Tenggara dalam Kepungan Investor

Gambar kegiatan eksplorasi tambang nikel di Pulau Lemo, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. foto: yoshasrul

Sektor pertambangan provinsi Sulawesi Tenggara cukup potensial dan menjadi perhatian investor nasional maupun asing yang bergerak di bidang pertambangan. Sulawesi Tenggara memiliki kandungan tambang yang sangat potensial dan telah banyak perusahaan yang telah melakukan eksplorasi utamanya kabupaten Buton, Konawe, Konawe Utara, dan kabupaten lain di Sulawesi Tenggara. Hal ini membuktikan bahwa Sulawesi Tenggara memilki potensi pertambangan yang dapat diandalkan, namun belum dioptimalkan pemanfaatannya.

Potensi pertambangan yang dimiliki oleh Sulawesi Tenggara diantaranya adalah Tambang aspal di Kabupaten Buton, Tambang nikel di kabupaten Kolaka, Konawe Utara dan Konawe, potensi tambang marmer, batu granit dan krom tersebar di beberapa kabupaten di Sulawesi Tenggara dan untuk potensi tambang minyak di Kabupaten Buton Utara dan Buton. Khusus untuk tambang aspal, beberapa perusahaan …

Jawa Tengah dan Jawa Timur dilanda Banjir

Solo,Greenpress-Dipenghujung tahun 2007, sejumlah daerah di Jawa Tengah (Jateng) dan Jawa Timur (Jateng) dilanda banjir yang merendam pemukiman warga bahkan menelan korban jiwa dan puluhan orang dinyatakan hilang.

Kota Solo Jawa Tengah merupakan salah satu daerah yang terparah dilanda banjir yang berasal dari luapan Sungai Begawan Solo dengan ketinggian air mencapai 3 meter yang merendam rumah warga. Tak heran kalau banjir kali ini disebut yang terbesar yang melanda Solo sejak 1966.

Ribuan warga terpaksa mengungsi ke lokasi-lokasi yang dianggap aman. ”Untuk Solo, memang ada sejumlah wilayah yang dilewati Sungai Bengawan Solo,”kata Kepala Badan Informasi dan Komunikasi Pemkot Solo Purnomo Subagyo seperti dilansir Sindo (27/12).

Tim SAR yang terdiri atas Tim Solo Emergency Response Unit (SERU), aparat Polri dan TNI serta warga yang menggunakan peralatan seadanya membantu evakuasi warga.Mereka menggunakan perahu karet menyisir satu per satu rumah warga yang terendam.

Sejumlah warga me…