Langsung ke konten utama

Tiga Cagub Tak Tertarik Isu Lingkungan

Kendari, Greenblog- Isu lingkungan bagi tiga Calon Gubernur (Cagub) masing-masing Ali Mazi SH, Nur Alam dan Masyhur Masie Abunawas, mungkin masih jauh dari perhatian. Paling tidak itulah yang tergambar dari kegiatan debat visi dan misi Cagub terkait masalah lingkungan, kemarin (10/11) di Hotel Imperial Kendari.

Debat kandidat yang digelar sejumlah LSM Lingkungan antara lain, Walhi, Green Press, WWF, Lestari, Yascita, JAUH, Swara Alam, Kendari TV, YPSHK dan AJI itu hanya dihadiri Cagub usungan PDIP dan PPP, Prof Ir Mahmud Hamundu MSc. Sementara Cagub Masyhur Masie Abunawas hanya diwakili pasangannya, Ashari.

Penampilan dua kandidat Cagub dan Cawagub yang berjalan sekitar dua jam tersebut cukup menarik perhatian peserta dialog. Dua figur yang memiliki kesamaan latar belakang dari dunia pendidikan itu masing-masing mengajukan komitmen mereka terhadap kerusakan dan upaya pelestarian lingkungan di daerah ini.

Kehadiran Anas Nikoyan dari PPLH Unhalu dan Dr Sartiah Yusran dari Studi Gender Unhalu sebagai pembedah visi misi calon semakin menghangatkan susana debat yang mengusung tema membangun tanpa merusak lingkungan. Ditambah dengan penampilan Yusuf Talama sebagai pembanding membuat debat berjalan seru namun penuh keakraban.

Mahmud yang diberi kesempatan pertama menyebutkan, pembangunan sumber daya manusia dan pengembangan sumber daya alam mutlak dilakukan dalam peningkatan kesejehteraan masyarakat. Namun demikian, pembangunan daerah melalui pengembangan sumber daya alam harus terus memperhatikan prinsip-prinsip kelestarian lingkungan.

Menurutnya, saat ini telah menjadi rahasia umum bahwa dalam pengelolaan sumberdaya alam yang dilakukan sejumlah pihak selalu merusak lingkungan yang ada. Fungsi lingkungan yang bermuara pada kelangsungan hidup manusia terkadang dilupakan demi meraup keuntungan sebanyak-banyaknya.

Usaha pengolahan kayu tanpa memperhatikan kesinambungan ekosistem hutan banyak terjadi di daerah ini sehingga perlu mendapat perhatian pemerintah kedepan. Termasuk pembangunan sejumlah infrastruktur yang terkadang menghancurkan lingkungan masih banyak dipraktekkan oleh para pengemban.

Untuk itu Mahmud berjanji bila terpilih kelak akan selalu mengedepankan prinsip-prinsip kelestarian lingkungan dalam memajukan seluruh aspek pembangunan di daerah ini. Apalagi telah banyak contoh yang dapat diperik oleh seluruh pihak didaerah ini bahwa akibat kerusakan lingkungan dapat membawa bencana bagi manusia itu sendiri.

Lain halnya dengan Azhari. Tampil mewakili Masyhur Masie Abunawas yang berhalangan hadir mengungkapkan, untuk mewujudkan pembangunan tanpa harus mengorbankan lingkungan diperlukan satu cara elegan berupa kontrak antara pengemban, pemerintah dan masyarakat yang berisi kesepakatan untuk tidak merusak lingkungan dalam melakukan kegiatan pembangunan.

Menurutnya, tanpa kontrak kesepakatan maka kerusakan lingkungan akan terus terjadi. Pasalnya, pemerintah dan pengemban tidak akan merasa terbebani bila melakukan pengrusakan dalam proses pembangunan. Masyarakat dan lembaga yang peduli terhadap lingkungan tidak memiliki landasan untuk menuntut dan melakukan perlawanan bila terjadi kerusakan lingkungan.

Tidak hanya itu, kesepakatan antara perusahaan yang mengelola sumber daya alam dengan masyarakat sekitar juga harus dilakukan sebelum aktifitas pengelolaan. Alasannya, pihak yang selalu menerima dampak dari kerusakan lingkungan dari aktifitas pengeloaan sumber daya alam adalah masyarakat setempat. Perusahaan harus memberikan jaminan bila aktifitas mereka tidak akan mengganggu kehidupan masyarakat setempat dan bila hal itu terjadi, perusahaan harus menanggung segala kerugian masyarakat. (M8-M9/B/LEX/KEPRES/WAN)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Potensi Tambang Sulawesi Tenggara dalam Kepungan Investor

Gambar kegiatan eksplorasi tambang nikel di Pulau Lemo, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. foto: yoshasrul

Sektor pertambangan provinsi Sulawesi Tenggara cukup potensial dan menjadi perhatian investor nasional maupun asing yang bergerak di bidang pertambangan. Sulawesi Tenggara memiliki kandungan tambang yang sangat potensial dan telah banyak perusahaan yang telah melakukan eksplorasi utamanya kabupaten Buton, Konawe, Konawe Utara, dan kabupaten lain di Sulawesi Tenggara. Hal ini membuktikan bahwa Sulawesi Tenggara memilki potensi pertambangan yang dapat diandalkan, namun belum dioptimalkan pemanfaatannya.

Potensi pertambangan yang dimiliki oleh Sulawesi Tenggara diantaranya adalah Tambang aspal di Kabupaten Buton, Tambang nikel di kabupaten Kolaka, Konawe Utara dan Konawe, potensi tambang marmer, batu granit dan krom tersebar di beberapa kabupaten di Sulawesi Tenggara dan untuk potensi tambang minyak di Kabupaten Buton Utara dan Buton. Khusus untuk tambang aspal, beberapa perusahaan …

Jurnalistik Lingkungan : Tantangan dan Kiat

Oleh : IGG Maha Adi
___________________________________________

Lingkungan hidup
• Seluruh benda, daya, keadaan dan makhluk hidup, yang memengaruhi perikehidupan dan kesejahteraan makhluk hidup. (UU No.23/1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup)
• Memengaruhi  Berinteraksi

Jurnalistik Lingkungan
• Kegiatan pemberitaan [mengumpulkan, memproses dan menerbitkan informasi yang bernilai berita] masalah-masalah lingkungan hidup.

Berita Lingkungan
Berita lingkungan hidup memiliki beberapa ciri, antara lain:
• menunjukkan interaksi saling memengaruhi antar- komponen lingkungan
• berorientasi dampak lingkungan
• pemberitaan dapat dari level gen hingga level biosfer

Apa Itu Berita Lingkungan ?
• Berita lingkungan hidup sering tidak dapat dibedakan dari berita-berita masalah sosial seperti kesehatan, kemiskinan, bahkan kriminalitas. Masalah dampak lingkungan hampir selalu berkaitan dengan persoalan lain yang kompleks.
• Patokan yang fleksibel diperlukanKisi-kisi: int…

Kenapa Masih Menjadi Aktivis dan Kenapa Masih Bekerja di NGO

Oleh : Jack Rimbawan

Setiap orangtua pasti menginginkan anaknya untuk sukses dalam bekerja di mana kategori sukses menurut orangtua adalah menjadi PNS atau pegawai kantoran. Bahkan, yang bapaknya tentara pasti ingin putranya jadi penerus untuk jadi tentara. Namun pernahkah ada orangtua yang menyarankan anak atau menantunya untuk bekerja menjadi aktivis, atau menjadi sang demonstran?

Kata aktivis dalam penyerapan Bahasa Indonesia adalah seorang yang aktif dalam berkegiatan atau orang yang dalam kehidupannya total memperjuangkan tujuan atau cita-citanya.

Sejarah Pergerakan Bangsa dan Aktivitas

Bila kita masih dapat mengingat pelajaran sejarah dari zaman masih duduk di bangku sekolah sampai kuliah, maka kita tak bisa pungkiri bahwa kemerdekaan bangsa ini karena adanya aktivis-aktivis yang lahir dari para pemuda Bangsa Indoneisa. Di jaman sebelum kemerdekaan atau tepatnya jaman era kebangkitan bangsa para pemuda di Indonesia menyatakan satu visi, satu ideologi dalam sebuah kesamaan, yaitu sam…