Civil Society Forum Tuntut Keadilan Iklim

Bali,Greenpress-Civil Society Forum (CSF). sebagai aliansi kerjasama organisasi masyarakat sipil Indonesia untuk climate change bertekad akan terus menuntut suatu kebijakan global yang mampu memberikan keadilan iklim terutama petani dan nelayan yang paling merasakan dampak dari pemanasan global.

“Ada jutaan nelayan dan petani yang saat paling merasakan dampak pemanasan global. Naiknya permukaan laut dan kondisi cuaca yang tak menentu berakibat pada terganggunya aktivitas nelayan dan petani. Apalagi ada pemiskinan,”kata Direktur Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI), Khalik Muhammad. .

Karenanya lanjut Khalik, CSF akan berjuang untuk mewujudkan keadilan iklim.“Ini adalah forum kita bersama, CSF mengalang kekuataan untuk mendorong kepakatan Bali,,”kata Khalik dihadapan ratusan peserta National NGO Strategic Meeting di Inna Putri Bali (1/12).

Hal senada juga diungkapkan Annida. Menurutnya, CSF akan berfungsi menjadi wadah sharing informasi pengetahuan terkait dengan perubahan iklim”Apa yang perlu kita lihat soal perubahan iklim, bagimana kita harus bertindak dan menyikapinya, kita akan rumuskan bersama-sama dalam forum ini,”kata penggiat CSF ini, saat memandu acara Nasional NGO Strategic Meeting.

Dikatakan, hingga saat ini sudah 50 organisasi yang konsen di isu lingkungan yang bergabung dalam mailing list CSF yang membahas mengenai perubahan iklim yang juga memiliki tujuan yang sama dengan CSF untuk keadilan iklim.

Lebih jauh Annida mengatakan, dalam menuntut dan memperjuangkan keadilan iklim dalam UNFCCC (United Nations Framework Convention on Climate Change), CSF telah membagi diri menjadi tiga tim yaitu tim substansi, tim kampanye, dan tim sekretariat.

Dari tim-tim tersebut diharapkan akan bekerja maksimal dalam menyambung dan menegosiasikan suara masyarakat dalam acara UNFCCC.”Kita ingin menyadar tahukan terhadap perubahan iklim baik itu di tingkat komunitas maupun di tingkat CSO nasional maupun internasional,”tuturnya.

Setidaknya beberapa tuntutan CSF paling mendasar untuk keadilan iklim antara lain, negara maju harus melakukan pengurangan emisi secara drastis serta penghapusan utang dimasa lalu yang selama ini dipakai menjadi prasyarat perumusan modalitas pembiayaan solusi bencana dan krisis lingkungan.

Selama momentum Conferensi of the Parties (COP) 13, CSF akan menggelar berbagai kegiatan yang bertempat di kompleks UNFCCC dan Kampung CSOF kampung CSO Forum berupa kegiatan seminar, worshop, pameran merefleksikan CSF terhadap perubahan iklim. (Marwan Azis).


Catatan redaksi :
Pemberitaan ini terselenggara atas kerjasama : Perkumpulan Skala, Green Press, LATIN dan Kemitraan.
Share on Google Plus

About Editor

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar: