Langsung ke konten utama

Dzikir dan Doa Sambut Tahun 2008

Jakarta, Greenpress- Dalam malam pergantian tahun 2007 ke 2008, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Ibu Negara, Senin (31/12) malam melakukan Dzikir dan Doa sambut 2008, bersama jamaah Majelis Dzikir SBY Nurusalam, di Masjid Baiturrahim, di kompleks istana,Jakarta.

Acara tersebut dihadiri sekitar 2 ribu jamaah dari seluruh Indonesia ini untuk memohon kepada Allah SWT agar bangsa Indonesia diberi keselamatan dan kesejahteraan.

Usai berdzikir dan berdoa bersama jamaah, Presiden SBY mengajak kepada seluruh masyarakat untuk melihat masa lalu, dan memetik pelajaran agar mawas diri. Lakukan introspeksi, yang kurang diperrbaiki, yang baik dipertahankan. "Yang penting, mari kita melangkah ke tahun 2008 dengan penuh optimisme dengan rasa percaya diri. Percayalah, bahwa arah pembangunan di negeri ini, langkah-langkah yang kita lakukan itu telah benar, walaupun memang masih banyak masalah yang harus kita selesaikan, bidang ekonomi, sosial , hukum, kerjasama internasional, keamanan, dan sebagainya," kata SBY sebagaimana yang dilansir situs resmi Presiden RI.

"Kalau kita dengan jernih melihat masa depan, kemudian kita lebih bersatu, lebih kompak dan dengan kerja keras, sekali lagi saya yakin bahwa Insya Allah tahun depan akan lebih baik dari tahun ini," tegas SBY.

Sementara itu Prof. Dr.Nazaruddin Umar dalam tausyiah memasuki 2008 menekankan pentingnya menjelang memasuki tahun 2008 kita bersyukur kepada Allah SWT dan melakukan muhasabah atau introspeksi diri, apa saja yang pernah dilakukan dimasa lampau, tanpa harus menghabiskan seluruh energi seolah -olah meratapi masa lampau kita yang tidak berhasil. "Dalam Al Quran disebutkan, pelajaran masa lampau penting, tapi bukan segala- galanya. Masa lampau itu penting untuk mempersiapkan masa depan," kata Nazaruddin Umar.

Acara dimulai usai shalat Magrib, diawali doa syukur oleh Ustadz Abu Salam, lalu Dzikir dan Doa dipimpin Habib Abdulrahman M. Al Habsyi. Tampak hadir Mensesneg Hatta Rajasa, Menlu Hassan Wirajuda, Mentan Anton Apriyantono, Menkominfo M. Nuh, Meneg PDT Lukman Edy, dan Jubir Presiden Dino Patti Djalal. (Marwan Azis)

Komentar

faisol mengatakan…
terima kasih sharing info/ilmunya...
saya membuat tulisan tentang "Berdzikir Membuat Hati Tetram, Benarkah?"
silakan berkunjung ke:

http://achmadfaisol.blogspot.com/2008/08/berdzikir-membuat-hati-tentram-benarkah.html

(link di atas adalah tulisan ke-1 dr 5 buah link berdzikir membuat hati tentram)

salam,
achmad faisol
http://achmadfaisol.blogspot.com/

Pos populer dari blog ini

Potensi Tambang Sulawesi Tenggara dalam Kepungan Investor

Gambar kegiatan eksplorasi tambang nikel di Pulau Lemo, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. foto: yoshasrul

Sektor pertambangan provinsi Sulawesi Tenggara cukup potensial dan menjadi perhatian investor nasional maupun asing yang bergerak di bidang pertambangan. Sulawesi Tenggara memiliki kandungan tambang yang sangat potensial dan telah banyak perusahaan yang telah melakukan eksplorasi utamanya kabupaten Buton, Konawe, Konawe Utara, dan kabupaten lain di Sulawesi Tenggara. Hal ini membuktikan bahwa Sulawesi Tenggara memilki potensi pertambangan yang dapat diandalkan, namun belum dioptimalkan pemanfaatannya.

Potensi pertambangan yang dimiliki oleh Sulawesi Tenggara diantaranya adalah Tambang aspal di Kabupaten Buton, Tambang nikel di kabupaten Kolaka, Konawe Utara dan Konawe, potensi tambang marmer, batu granit dan krom tersebar di beberapa kabupaten di Sulawesi Tenggara dan untuk potensi tambang minyak di Kabupaten Buton Utara dan Buton. Khusus untuk tambang aspal, beberapa perusahaan …

Negara Kepulauan Tuntut Amandemen Protokol Kyoto

Tuvalu, salah satu negara kepulauan yang rentan terhadap dampak perubahan iklim. Foto : Google.

Kopenhagen, BL-Di tengah negosiasi yang alot COP 15 UNFCCC di Kopenhagen, Tuvalu dan sejumlah negara kepulauan menuntut Amandemen Protokol Kyoto dalam pertemuan Conference of the Parties serving as the Meeting of the Parties to the Kyoto Protocol (CMP) di Bella Center kemarin.

Pertemuan itu membahas amandemen annex B, sebagai bagian dari periode kedua dari komitmen Protokol Kyoto. Tuvalu, salah satu negara kepulauan Pacific yang mendukung pelaksanaan mengusulkan amandemen target menjaga tingkat kenaikan suhu bumi di bawah atau tak lebih dari 1,5 derajat selsius dan konsentrasi gas rumah kaca tak lebih dari 350 ppm. Lebih tinggi dari kesepakatan sebelumnya, yang hanya 2 derajat celcius.

Hal tersebut dilaporkan Siti Maemunah dari Jatam yang juga turut hadir dalam COP 15 UNFCCC. Menurut Maemuna, Tuvalu adalah salah satu negara kepulauan di Asia pasifik yang harus lintang pukang bertahan hidup aki…

ACARA GREEN FESTIVAL 2008

Jalan Masuk

Acara Green Festival 2008 sendiri akan mengambil tempat di Parkir Timur Senayan. Dari layout gambar yang dirilis panitia, pintu masuk Greenfest berada di sisi utara Parkir Timur Senayan, sedangkan panggung utama berada di ujung selatannya (membelakangi jalan raya Sudirman).


Untuk mempermudah akses masuk ke Green Festival, Anda disarankan masuk ke komplek Senayan melalui Century Atlit (Jl Pintu 1) atau TVRI (Jl Gerbang Pemuda) untuk selanjutnya langsung menuju Parkir Timur Senayan.

Pentas Musik
- T ai ko Jepang (alat tabuh): Jumat 16.10
- Choir Kid Purwacaraka: Jumat 16.25
- Capoeira: Jumat 19.05
- Nugie: Jumat 20.10
- Letto: Jumat 20.45
- SD Citra Indonesia : Sabtu 10.30
- Dwiki & The Next Gen: Sabtu 13.25
- SD & SMA Harapan Bangsa: Sabtu 14.25
- Nabila & Smart: Sabtu 15.45
- Ulli Sigar Rusady & Super Bintang: Sabtu 19.05
- Maliq & d'Essentials: Sabtu 19.25
- Marcell: Sabtu 20.15
- Ta ta loe: Minggu 10.30 & 17.00
- Bina Vokalia: Minggu 1…