Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober 9, 2007

Stop Merokok

Stop merokok,bukan karena asapnya, tetapi karena proses pembuatannya. ..
Bagi perokok silakan baca...bagi yang bukan perokok gak salah juga kalao mau
baca.


Semua barang yang kita konsumsi memerlukan energi dalam proses pembuatannya.
Dari yang termudah seperti memakan strawberry yang kita petik sendiri sampai
kertas yang kita pakai sehari-hari. Seperti tanaman lainnya, strawberry
memerlukan waktu untuk tumbuh dan dalam perjalanannya memerlukan air, pupuk
dan tenaga manusia juga. Kertas mungkin memiliki rantai yang lebih panjang,
dari penanaman pohon, penebangan, lalu melalui semua proses yang ada di
pabrik yang memerlukan banyak sekali energi, sampai transportasi ke tempat
dimana kertas itu kita pakai, dan kita buang.

Paling tidak kalau kertas tadi dipakai untuk keperluan bisnis seperti
membuat kontrak, sales order, atau laporan manajemen, kertas tersebut
mendapat nilai lebih. Tetapi kalau kita bicara tentang rokok, maka nilainya
mungkin lebih banyak negatifnya daripada nilai tambahnya.…

Walhi Sultra Tuding Perusahaan Sawit penyebab Kebakaran Hutan

Kendari,RIC-Kebakaran melanda kawasan hutan Ranowuwue, Desa Paka Indah, Kecamatan Asera yang berbatasan dengan Kecamatan Langkikima. Luas kawasan hutan tersebut diperkirakan 700 Ha yang berada disekitar daerah aliran sungai (DAS) Lalindu kini telah habis terbakar.

Hasil pemantauan Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Sulawesi Tenggara (sutra) kawasan tersebut kini dikuasai oleh salah satu perusahaan perkebunan sawit yang telah lama mendapatkan izin dari Bupati Konawe yakni PT. Celebes yang menargetkan akan membangun perkebunan kelapa sawit seluas 12.000 Ha di wilayah konsesi yang membentang antara Desa Sambandete sampai ke Desa Paka Indah.


Informasi dari hasil audiens dengan DPRD Kabupaten Konawe pada tanggal 23 Juli 2005 bahwa perusahaan tersebut belum melakukan aktivitas karena menunggu proses peralihan kawasan hutan yang belum juga keluar.

Informasi tersebut menambah kecurigaan dari para aktifis Walhi di lapangan yang melihat langsung terjadinya kebakaran di kawasan hutan Ranowuwue. &quo…

Pemda Konawe Utara Diminta Tindak Tegas Perusahaan Sawit

Kendari,RIC-Maraknya pembakaran kawasan hutan di Kabupaten Konawe Utara membuat para aktifis lingkungan hidup di Sultra angkat suara. Mereka meminta intervensi pemerintah kabupaten konawe utara segera dilakukan. Jika perlu menindak tegas pemilik perusahaan sawit yang diduga sebagai penyebab kebakaran hutan di wilayah asera-wiwirano.

Keprihatinan ini disampaikan Sahrun Karim Deputy Direktur Walhi Sultra yang melihat tidak bergemingnya pemerintah sebagai pertanda buruk.

“Apabila pemerintah Kabupaten Konawe Utara tidak segera mengembil sikap tegas, maka akan memperparah kerusakan lingkungan. Kebakaran diakibatkan oleh pembakaran lahan untuk perkebunan sawit,"kata Sahrun Karim.

Menurut Sahrun sudah terdapat puluhan perusahaan yang mendapatkan persetujuan pengolahan pengembangan lahan perkebunan kelapa sawit yang dikeluarkan oleh Bupati Konawe selaku bupati induk.

Banyaknya perusahaan yang akan beroperasi tersebut akan menambah tekanan terhadap lingkungan hidup dan penghancuran keanek…