Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November 7, 2007

Pemerintah Kurang Peduli Pada Masyarakat Miskin

Terungkap pada Pelatihan Advokasi Anggaran Publik bagi Wartawan

Kendari, Kepres- Dalam pengelolaan anggaran publik APBD di Sulawesi Tenggara (Sultra), pemerintah daerah cenderung menunjukkan kurang berpihaknya pemerintah pada kepentingan masyarakat miskin.

Hal itu diungkapkan koordinator Green Press Sultra Yoshasrul, dalam kegiatan pelatihan advokasi anggaran publik bagi wartawan, di Taman Srigading Jln By Pass Wuawua, Sabtu (3/11) lalu.

(foto : Marwan Azis)
Menurutnya, hampir keseluruhan penggunaan anggaran masih bertumpu pada anggaran yang menggemukkan kantong-kantong para pejabat di daerah, yang kesemuanya itu jauh dari harapan masyarakat yang mendambakan adanya pengelolaan pemerintah yang bersih.

" Kondisi tersebut menunjukkan kekurangpekaan elit-elit pemerintah terhadap penderitaan rakyat," ujar Yoshasrul yang akrab disapa Yos.

Sementara koordinator program Driving Change Yayasan Pengembangan Studi Hukum dan Kebijakan (YPSHK) Sultra, Supriadin pada kesempatan itu mengun…

Aksi Bersama Kurangi Emisi

Jakarta,Greenblog-Ratusan aktivis lingkungan dan karyawan Perhutani serta pelajar yang tergabung dalam Aliansi Peduli Hutan dan Perubahan Iklim menggelar aksi pembagian pohon di Bundaran Hotel Indonesia (HI) Jakarta (6/11).

Mereka terdiri atas Perhutani, Konphalindo, Skephi, HiMaBio-Reflesia, Pemuda Muhammadyah, Klub Peduli Orang Utan, Women, Pelajar Sekolah Menengah. Aksi tersebut dimulai sekitar pukul 10.00 WIB.

Dalam aksinya, mereka berorasi secara bergantian diatas mobil saund system. Hendro dari Skephi dalam orasinya mengatakan, pemanasan global telah berdampak pada perubahan iklim global dan telah mengancam kehidupan umat manusia seperti naiknya intensitas bencana alam, kenaikan permukaan laut, rusaknya keaneragaman hayati, penurunan ketersedian sumber air bersih, musim kemarau yang lebih panjang telah mengancam ketahanan pangan.

“Saat ini kondisi iklim dunia sudah tidak teratur, akibatnya petani di daerah sudah tidak bias menanam sesuai waktu tanam, karena iklim sudah kacau.…