Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember 5, 2007

Resiko Sosial REDD

Oleh : Arif Aliad *

REDD (Reducing Emission from Deforestation and Degradation) menjadi salah satu tema pokok dalam Konferensi Perubahan Iklim ke-13 di Bali. Skema REDD diusulkan sebagai mekanisme kompensasi pengurangan emisi dari sector kehutanan. Idenya adalah Negara industri membayar kompensasi kepada Negara berkembang agar mau mengurangi emisi karbon akibat dari penggundulan (deforestasi dan degradasi) hutan.

Dalam konsep REDD, kompensasi akan diberikan kepada pemerintah, para pemegang ijin pengelolaan hutan (pengusaha HPH), pengusaha hutan tanaman industri, pengusaha kelapa sawit, dsb. yang tidak melakukan ekspansi yang menyebabkan terjadinya deforestasi dan degradasi hutan.

Potensi kompensasi yang akan diberikan cukup besar. Secara global, diperkirakan besar pasar karbon untuk REDD mencapai 15-50 miliar USD apabila diasumsikan besar potensi penurunan emisi dari REDD sekitar 50% dari tingkat emisi saat ini.

Oleh karena itu tidak heran apabila pembahasan REDD pada Konferensi P…

REDD, Skenario Pengalihan Tanggung Jawab

Oleh : Arif Aliad *i

REDD (Reducing Emission from Deforestation and Degradation) menjadi salah satu agenda utama yang dibicarakan dalam COP13. Ide dasarnya adalah Negara-negara maju membayar kepada Negara-negara berkembang agar mencegah terjadinya penggundulan hutan (deforestasi dan degradasi) yang terjadi di Negara berkembang. Dengan bayaran tersebut. maka negara maju terbebas dari kewajiban mengurangi emisi dan tetap dapat melakukan pencemaran seperti biasa.

Secara global, Bank Dunia memperkirakan bahwa untuk menurunkan angka deforestasi di Negara berkembang sebesar 20%, pencegahan deforestasi akan menelan dana antara 2 hingga 20 miliar dolar Amerika per tahun, dan harga dari penghentian deforestasi secara keseluruhan sebesar 100 miliar dolar Amerika tiap tahunnya.

Bagaimana dengan Indonesia ?

Dr. Sunaryo, Staf Ahli Menteri Kehutanan Bidang Kemitraan mengatakan kepada pers bahwa,”Luasan tutupan hutan yang potensial “diperdagangkan” terkait penyerapan emisi karbon mencapai 88 juta ha.…

Intrupsi Rakyat Ditengah Pentas NGO

Bali,Greenpress-Setelah usai lagu berjudul “bumiku yang dinyanyikan Nugi, suasana hening itu pecah oleh intrupsi salah satu peserta pertemuan sipil society bernama Barnia, warga Moko-moko Bengkulu tiba-tiba saja naik panggung dan mengambil alat pengeras suara.

Dalam intrupsinya, Barlian memprotes acara Civil Society Forum (CSF) yang cenderung didominasi pesta musik dan tari-tarian.” Ngapain kita konser disini, rakyat butuh agenda yang jelas. Jangan hanya menari dan menanyanyi di panggung,”ujarnya dengan nada keras.

Namun Barlia sangat menghargai para artis yang sudah menciptakan ribuan lagu lingkungan tetapi festival yang diselenggarakan CSF dinilainya tak layaknya seperti saat pemerintah menanam pohon yang sering kali menampilkan artis-artis.”Kami sangat menghargai artis-artis yang telah membuat ribuan judul lagu lingkungan,”kata Barian.

“Tapi tidak mengharapkan acara seperti ini. Kami datang keseni dengan harapan persoalan-persoalan lingkungan yang terjadi di daerah bisa dibahas dis…

Aktifis WALHI Segel Sepeda Medco

Foto : Marwan Azis


Bali, Greenpress-Konferensi Perubahan Iklim yang mestinya menjadi perhelatan akbar para pembela lingkungan baik dari unsur pemerintah dan LSM termasuk gerakan sipil society lainnya. Sayangnya acara yang berlangsung di Nusa Dua Bali kali ini dicenderai dengan kehadiran perusahan tambang dan kayu dianggap sebagai perusak lingkungan.

Salah satunya adalah Medco Energy, perusahaan tersebut turut mengambil bagian sebagai sponsor penyedian sepeda gratis yang digunakan ribuan peserta konferensi perubahan iklim.

Hal tersebut menuai protes dari sejumlah aktifis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Wahana Lingkungan Hidup Indonesia. Mereka menyita dan menyegel 2 sepeda gratis dengan cap Medco Energi, aksi segel sepeda itu berlangsung Selasa (4/12) pagi hari. Aksi dilanjutkan menjelang sore hari dimana 2 sepeda sehingga ada 4 sepeda bercap Medco kembali disegel sejumlah aktifis, penyegelan tersebut juga didukung oleh warga korban lumpur Sidoarjo.

Keempat sepeda itu disegel dan …