Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember 11, 2007

KTT Menkeu Tak Bahas Penghapusan Utang

Konferensi Tingkat Tinggi Menteri Keuangan (Menkeu) yang digelar di Bali Intercontinetal Hotel, Selasa (11/12), berakhir anti klimaks saat ditutup petang ini. Selaku tuan rumah, Menkeu Sri Mulyani menyatakan pertemuan yang dihadiri 36 negara serta 13 lembaga keuangan internasional itu, tak membicarakan secara khusus tentang penghapusan utang negara berkembang.

“Dalam pembicaraan tadi, kami tak membahas penghapusan utang. Kami lebih memfokuskan pembahasan pada masalah adaptasi dan mitigasi,” kata Sri Mulyani dalam jumpa persnya petang ini. Dalam jumpa pers itu, Sri Mulyani didampingi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Paskah Suzetta dan Deputi Menkeu untuk urusan Fiskal, Anggito Abimanyu.

Menurut Sri Mulyani, Indonesia sendiri tengah melakukan pembicaraan bilateral dengan Amerika Serikat (AS) untuk membahas pengalihan utang ke dana deforestisasi dalam bentuk debt natural swept. Namun pembicaraan baru sebatas penjajagan dan belum memutuskan apa-apa.

Sri Mulyani mengungkapkan,…

Emil Salim Bantah Minta REDD

Nusa Dua,Greenpress-Emil Salim, ketua delegasi Indonesia dalam COP 13 Bali, membantah ia minta REDD kepada negara donor. Baik REDD, bantuan adaptasi dan CDM murni atas permintaan delegasi Indonesia.

Bersama dengan James Griffith, anggota World Business Council for Sustainable Development, Emil Salim membahas kemungkinan lahan gambut di Riau dijadikan proyek REDD.

“Hutan gambut di Riau harus dijaga jangan sampai melepaskan karbon. Tak akan ada lagi pembukaan lahan gambut lagi,” jelas Emil.

“Kita menunggu proses REDD di Bali. Ini merupakan peluang Indonesia untuk ikut serta mengurangi emisi bagi masyarakat dan pemerintah,” tambahnya.

Di lain pihak, James menjelaskan apa yang diperlukan bagi Indonesia buat hutannya, yaitu manajemen yang aktif dan bertanggungjawab. Dengan mengelola hutannya, Indonesia akan menjaga satwa liar, mengurangi pengurangan emisi dunia dan meningkatkan lapangan kerja dengan banyaknya perusahaan yang berdiri.

Dalam penjelasan Emil di ruang paviliun Indonesia, Hotel…

Protokol Kyoto Berusia 10 Tahun

Nusa Dua, Greenpress-Kerangka kerjasama tentang perubahan iklim yang terkenal dengan nama "Protokol Kyoto" hari Selasa (11/12) genap berusia 10 tahun. Bersamaan dengan momentum itu, di Nusa Dua, Bali, kini ribuan orang berkumpul dalam negosiasi sidang UNFCCC (Konferensi PBB tentang Perubahan Iklim), membahas tindakan yang dapat dilakukan untuk mencegah suhu permukaan Bumi naik dua derajat Celcius, mencegah Bumi benar-benar hancur akibat perubahan iklim.

Namun pada hari ketika Protokol Kyoto berusia 10 tahun, sebagian pihak menyebutnya sebagai hari antara "perayaan" dan "pemakaman".

Sejak disepakati oleh ratusan pemimpin negara dunia di kota bersejarah Kyoto, Jepang, protokol mengarahkan agar negara-negara maju yang tergabung dalam Anex I melakukan reduksi emisi karbon lima persen hingga tahun 2012, sementara negara berkembang tidak diwajibkan untuk melakukan hal serupa.

Tapi hingga mendekati tenggat waktu yang ditentukan, target reduksi emisi negara maju j…

Aksi Massa Gempur Pertemuan World Bank

Gempuran aksi kembali menerpa acara Konferensi PBB di Nusa Dua, Bali. Hari ini, Selasa (11/12) sekitar pukul 15.00 WIT , gelombang aksi mewarnai pertemuan World Bank (Bank Dunia) di Grand Hyaat, Nusa Dua, Bali.

Aksi massa gabungan dari beberapa NGO’s baik local maupun internasional ini digelar di Hotel Grand Hyaat tepatnya di Karang Asem Ballroom. Sekitar 60 orang peserta aksi ini membentuk lingkaran sambil meneriakkan “ Carbon Trade is Genoside” dan “ World Bank HandsOff Of Forest”.

Di tengah ketatnya penjagaan aparat keamanan, aksi yang dilakukan oleh kelompok Climate Justice Movement ini tetap bisa berjalan. Aksi ini berlangsung setelah Ibu Negara RI, Ani Yudhoyono meninggalkan hotel Grand Hyaat.

“ Kelompok Climate Justice Movement terdiri dari beberapa NGO’s seperti Walhi (Wahana Lingkungan Hidup), FOE Internasional (Friends Of Earth), Sarekat Hijau Indonesia, Debt Watch, SPI (Solidaritas Perempuan Indonesia), AMAN serta Urban Group,” ujar Musfarayani, Aktivis Walhi.

Menurut Long…

Greenpeace Kampanyekan Efisiensi Konsumsi Energi di Bali

Bali, Greenpress-Organisasi pembela lingkungan Greenpeace terus mengkampanyekan
agar pemerintah dan masyarakat melakukan efisiensi energi.

Untuk mendorong ifisiensi penggunaan energi, Greenpeace bersama Bali Tourism Board menyelenggarakan dialog Efisiensi Penggunaan Energi di Pariwisata Bali yang berlangsung di Kapal Rainbow Warrior milik Greeenpeace yang bersandar di Pelabuhan Benoa, Bali (11/12).

Dialog tersebut dibuka langsung Menteri Lingkungan Hidup, Rachmat Witoelar serta dihadiri oleh Ketua BTB ( Bali Tourism Board), I Gede Bagus Yudhara dan Direktur Eksekutif Greenpeace Internasional, Gerd Leipold beserta Direktur Eksekutif Greenpeace Asia Tenggara, Emmy Hafidz.

Menurut, Emmy Hafidz, kegiatan tersebut bertujuan untuk mengurangi pemborosan energi yang digunakan oleh hotel-hotel di Bali untuk pemenuhan sumber daya listriknya.

Seperti yang diketahui pasca Bom Bali I dan II, pihak pariwisata Bali berusaha memulihkan kembali citra Bali sebagai daerah pariwisata internasional. Berba…

Kartu Pers UNFCCC Tak Berlaku di Bali Intercontinental

Nusa Dua, Greenpress-Pertemuan tingkat tinggi menteri keuangan 10-11 Desember 2007 di Bali Intercontinental, Jimbaran, Bali, berlangsung ketat. Walau acara ini merupakan bagian dari Konferensi PBB untuk Perubahan Iklim (UNFCCC), kartu pass wartawan yang dikeluarkan UNFCCC, Selasa (11/12) dinyatakan tak berlaku di sini.

Akibatnya, banyak wartawan harus melakukan registrasi ulang. Prosedur baru ini jelas merepotkan. Apalagi setiap jurnalis harus mengambil foto terlebih dulu. Lalu dicetak secara manual ditempat panitia. Hanya wartawan yang biasa mangkal di Departemen Keuangan yang tahu prosedur tersebut.

Beberapa wartawan yang tak tahu amat terkejut saat dicegat pasukan pengamanan presiden (paspamres). “Maaf. Menurut panitia kartu UNFCCC tidak berlaku disini,” kata seorang anggota pasukan pengamanan presiden (Paspampres) seperti yang dilansir situs CSO Forum.

Alhasil, dari tiga wartawan televisi nasional, hanya dua orang yang diperbolehkan masuk. Alasannya, dua orang tadi memiliki kartu…

Kanada & Jepang Akan Ganjal Perundingan UNFCCC

Nusa Dua, Greenpress-Jalan negosiasi Konferensi Perubahan Iklim (UNFCCC) yang saat ini berlangsung di Bali semakin tidak jelas arahnya bahkan sebuah dokumen terbaru yang telah dibocorkan menunjukan bahwa Kanada akan mengganjal perundingan UNFCC. Hal yang sama ternyata juga akan dilakukan oleh Jepang.

Hal itulah yang mendorong Greenpeace menyerukan pemerintah-pemerintah dunia untuk bertindak bersama jika ingin berhasil dalam pertemuan ini. ”Kita masih menunggu kepemimpinan dari pemerinahan baru Australia yang belum nampak hingga saat ini,” ujar Direktur Eksekutif Greenpeace Asia Tenggara Emmy Hafild di Bali (10/12) seperti yang dikutip situs CSO Forum

Dalam akhir pekan ini, diharapkan telah muncul kesepakatan yang mengakui bahawa masih memungkinkan untuk menjaga suhu dunia di bawah 2 derajat celcius. ”Celakanya, kepemimpinan yang diperlukan untuk ini belum terlihat,” tegasnya.

Greenpeace juga menyerukan agar menteri keuangan yang saat ini tengah mengadakan pertemuan di Bali bersedia me…

Click of The Week #29: Marwan Azis

December 6th, 2007 ·

When we read a newspaper, we are bombarded with news on politics, economy, business, crimes and sports. We don’t find articles on environment too often, unless the issue is really high profile and involving big names.

That’s why I’m going to give a nod to Marwan Azis, a self-proclaimed freelance environment journalist, by choosing his blogs as Click of the Week. Perhaps I should say Clicks of the Week since he is taking care of three blogs: petualanganku.multiply.com; etalasehijau.blogspot.com and greenpressnetwork.blogspot.com.

The first two blogs are his personal blogs where he posted his work on various environmental issues. While the third one is the official blog for an organization for environment journalists, the Green Press Network, where Marwan acts as the editor. Green Press Network adopts citizen journalism principle where Marwan invites everyone who read his blog to submit environmental-related articles to be posted in his blog.

Obviously, Marwan is pa…