Langsung ke konten utama

Protes, Walhi Dirikan Dua Baliho di Depan Istana

JAKARTA,- Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) dan sejumlah organisasi yang peduli terhadap lingkungan mendirikan dua baliho di depan Istana Negara Jakarta, Senin (25/2).

Aksi itu merupakan protes menolak diberlakukannya Peraturan Pemerintah nomor 2 tentang penerimaan negara bukan pajak yang berasal dari penggunaaan kawasan hutan untuk kepentingan pembangunan di luar kegiatan kehutanan.

Media relations WALHI, Musfarayani, mengatakan bahwa aksi yang digelar hari ini berupa aksi damai. "Hari ini kita aksi damai saja, kita memasang dua baliho yang menghadap ke istana negara dan nanti teman-teman dari sawit watch akan menyelenggarakan konferensi pers. Ke depan juga akan ada rencana dialog dengan Menhut di Kompas," ujarnya.

Dua baliho yang didirikan tersebut berisi protes terhadap peraturan pemerintah yang mengijinkan pembukaan hutan lindung dan hutan produksi untuk kegiatan tambang, infrastruktur telekomunikasi, dan jalan tol dengan tarif sewa seharga Rp120 sampai Rp300 per meter persegi per tahun untuk hutan produksi.

Dua baliho yang didirikan tersebut berbunyi "Bung! Ongkos Politik Anda menciptakan Bencana Ekologis" dan satu lagi berbunyi "Obral Murah: Rp.300/meter2, Hutan Lindung = Pisang Goreng."

Mereka juga membawa papan kecil bergambarkan kalung dan cincin emas bertuliskan "Hutan Lindung Berakhir di Etalase Toko Perhiasan."(Kompas)

Komentar

Pos populer dari blog ini

ACARA GREEN FESTIVAL 2008

Jalan Masuk

Acara Green Festival 2008 sendiri akan mengambil tempat di Parkir Timur Senayan. Dari layout gambar yang dirilis panitia, pintu masuk Greenfest berada di sisi utara Parkir Timur Senayan, sedangkan panggung utama berada di ujung selatannya (membelakangi jalan raya Sudirman).


Untuk mempermudah akses masuk ke Green Festival, Anda disarankan masuk ke komplek Senayan melalui Century Atlit (Jl Pintu 1) atau TVRI (Jl Gerbang Pemuda) untuk selanjutnya langsung menuju Parkir Timur Senayan.

Pentas Musik
- T ai ko Jepang (alat tabuh): Jumat 16.10
- Choir Kid Purwacaraka: Jumat 16.25
- Capoeira: Jumat 19.05
- Nugie: Jumat 20.10
- Letto: Jumat 20.45
- SD Citra Indonesia : Sabtu 10.30
- Dwiki & The Next Gen: Sabtu 13.25
- SD & SMA Harapan Bangsa: Sabtu 14.25
- Nabila & Smart: Sabtu 15.45
- Ulli Sigar Rusady & Super Bintang: Sabtu 19.05
- Maliq & d'Essentials: Sabtu 19.25
- Marcell: Sabtu 20.15
- Ta ta loe: Minggu 10.30 & 17.00
- Bina Vokalia: Minggu 1…

Mencumbu Wisata Air Terjun Moramo

Pepohonan rimbun tumbuh subur disepanjang jalan. Sebagain telah berumur dan berukuran besar.  Batu dan pohon-pohon berbalur lumut begitu mudah dijumpai.

Potensi Tambang Sulawesi Tenggara dalam Kepungan Investor

Gambar kegiatan eksplorasi tambang nikel di Pulau Lemo, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. foto: yoshasrul

Sektor pertambangan provinsi Sulawesi Tenggara cukup potensial dan menjadi perhatian investor nasional maupun asing yang bergerak di bidang pertambangan. Sulawesi Tenggara memiliki kandungan tambang yang sangat potensial dan telah banyak perusahaan yang telah melakukan eksplorasi utamanya kabupaten Buton, Konawe, Konawe Utara, dan kabupaten lain di Sulawesi Tenggara. Hal ini membuktikan bahwa Sulawesi Tenggara memilki potensi pertambangan yang dapat diandalkan, namun belum dioptimalkan pemanfaatannya.

Potensi pertambangan yang dimiliki oleh Sulawesi Tenggara diantaranya adalah Tambang aspal di Kabupaten Buton, Tambang nikel di kabupaten Kolaka, Konawe Utara dan Konawe, potensi tambang marmer, batu granit dan krom tersebar di beberapa kabupaten di Sulawesi Tenggara dan untuk potensi tambang minyak di Kabupaten Buton Utara dan Buton. Khusus untuk tambang aspal, beberapa perusahaan …