Langsung ke konten utama

Warga Jakarta Dinilai Suka Buang Sampah ke Sungai


Ketgam : Tumpukan sampah di Kali Muara Karang tak hanya mempercepat penyempitan sungai tapi juga menjadi sumber berbagai jenis penyakit, foto Marwan Azis


Jakarta,Greenpress-Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo sepertinya tak mau disalahkan sendiri terhadap banjir yang melanda Jakarta saat ini. Menurutnya, pihaknya telah berusaha membuat dan memperbaiki drainase, tapi banyak warga yang membuang sampah terutama di bantaran kali akibatnya selokan menjadi tersumbat.


”Sistem drainase belum berjalan efektif karena begitu banyak sampah. Semua sarana sebenarnya bisa berfungsi tapi ulang manusia membuang sampah ke kali sehingga sarana tidak bisa berfungsi maksimal,”kata Fauzi Bowo kemarin malam (1/2) saat melakukan pemantuan banjir di Pintu Air Manggarai sekitar pukul 19.00 WIB.

Dalam kunjungan tersebut Fauzi didampingi sejumlah pejabat teras Pemerintah Daerah DKI Jakarta. Usai memantau kondisi pintu air Manggarai, Fauzi langsung mengadakan wawancara dengan sejumlah wartawan.

Dikatakan, agar banjir tidak melebar kemana-mana, air Kali Ciledug telah dipompa kemudian salurkan ke Banjir Kanal Barat. ”Nah kalau di pintu Manggarai salah ngatur maka akan berakibat fatal bagi Jakarta,”katanya.

”Saya mendapat informasi akibat curah hujan tinggi di Pintu Katulampak mencapai 80 sentimeter begitipun juga di Pintu Air Depok, air naik cukup tinggi, 6 jam kemudian air akan kembali naik,”tambahnya.

Pihaknya telah menyediakan posko kesehatan dan penampungan korban banjir di sejumlah kelurahan daerah yang masuk kategori banjir.”Posko yang paling besar yaitu eks Bioskop Nusantara, Kantor Kompleks Dinas Pekerjaan Umum dan belakang Harian Suara Pembaharuan. Ini sudah siap sejak bulan September , tapi perlu respon yang baik dari warga,”ujarnya.

Menurut Fauzi, air diperkirakan akan naik pada tanggal 6 hingga 7 Pebruari 2008, menginggat intensitas curah hujan belakangan cukup tinggi.”Ini yang perlu diantisipasi,”ujarnya.

Pemda DKI lanjut Fauzi, berencana memulihkan lingkungan Kali Ciliwung. ”Tapi bukan dalam artian menggusur seperti yang biasa ditulis wartawan, tapi memindahkan warga ke rumah susun yang rencana akan dibangun lokasinya tidak jauh dari Kali Ciliwung, tapi bagian bawa (lantai dasar) rumah susun itu akan dikosongkan,”jelas Gubernur yang dikenal sebagai ahli tata kota ini.

Banjir Rob

Sementara untuk penanganan banjir rob yang beberapa waktu lalu merendam Muara Karang dan Muara Baru Jakarta Utara, saat tengah membuat tanggul serta berencana membuat bendungan pengaman agar laut tidak lagi merendam pemukiman warga.”Ini bukan solusi jangka panjang, tapi merupakan solusi jangka pendek,”ujarnya.


Sayangnya Fauzi tak menjelaskan secara detail rencana program jangka panjang penanganan banjir rob Jakarta.”Ini sementara kita pikirkan,”kilahnnya sambil berlalu. (Marwan Azis).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Potensi Tambang Sulawesi Tenggara dalam Kepungan Investor

Gambar kegiatan eksplorasi tambang nikel di Pulau Lemo, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. foto: yoshasrul

Sektor pertambangan provinsi Sulawesi Tenggara cukup potensial dan menjadi perhatian investor nasional maupun asing yang bergerak di bidang pertambangan. Sulawesi Tenggara memiliki kandungan tambang yang sangat potensial dan telah banyak perusahaan yang telah melakukan eksplorasi utamanya kabupaten Buton, Konawe, Konawe Utara, dan kabupaten lain di Sulawesi Tenggara. Hal ini membuktikan bahwa Sulawesi Tenggara memilki potensi pertambangan yang dapat diandalkan, namun belum dioptimalkan pemanfaatannya.

Potensi pertambangan yang dimiliki oleh Sulawesi Tenggara diantaranya adalah Tambang aspal di Kabupaten Buton, Tambang nikel di kabupaten Kolaka, Konawe Utara dan Konawe, potensi tambang marmer, batu granit dan krom tersebar di beberapa kabupaten di Sulawesi Tenggara dan untuk potensi tambang minyak di Kabupaten Buton Utara dan Buton. Khusus untuk tambang aspal, beberapa perusahaan …

Jurnalistik Lingkungan : Tantangan dan Kiat

Oleh : IGG Maha Adi
___________________________________________

Lingkungan hidup
• Seluruh benda, daya, keadaan dan makhluk hidup, yang memengaruhi perikehidupan dan kesejahteraan makhluk hidup. (UU No.23/1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup)
• Memengaruhi  Berinteraksi

Jurnalistik Lingkungan
• Kegiatan pemberitaan [mengumpulkan, memproses dan menerbitkan informasi yang bernilai berita] masalah-masalah lingkungan hidup.

Berita Lingkungan
Berita lingkungan hidup memiliki beberapa ciri, antara lain:
• menunjukkan interaksi saling memengaruhi antar- komponen lingkungan
• berorientasi dampak lingkungan
• pemberitaan dapat dari level gen hingga level biosfer

Apa Itu Berita Lingkungan ?
• Berita lingkungan hidup sering tidak dapat dibedakan dari berita-berita masalah sosial seperti kesehatan, kemiskinan, bahkan kriminalitas. Masalah dampak lingkungan hampir selalu berkaitan dengan persoalan lain yang kompleks.
• Patokan yang fleksibel diperlukanKisi-kisi: int…

Bakau di Teluk Kendari Terus Menyusut

Masa kejayaan hutan bakau di sepanjang TelukKendari perlahan mulai redup, seiring maraknya pembangunan pemukiman di sekitarnya.