Langsung ke konten utama

Otto Soemarwoto, Pakar Lingkungan Indonesia Wafat


Bangsa Indonesia kembali orang terbaiknya, Pakar lingkungan Indonesia Profesor Doktor Otto Soemarwoto tutup usia dalam umur 82 tahun di Rumah Sakit Internasional Santosa, Bandung, pukul 00.05 dini hari tadi (1/4).


Prof Dr Ir Otto Soemarwoto lahir di Purwokerto, 19 Februari 1926, ia seorang yang sangat berjasa dalam pelestarian lingkungan Indonesia, selama hidupnya Otto telah banyak menghasilkan karyanya dalam bentuk buku-buku lingkungan.

Otto menyelesaikankan SI-nya di Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan gelar dalam bidang pertanian (1954) dan Universitas California di Berkeley (1960), ia kemudian menjadi guru besar termuda di UGM saat mulai menjabat pada tahun 1960. Dari 1964-1972, ia menjadi Direktur Lembaga Biologi Nasional. Tahun 1972, ia merintis Pusat Penelitian Sumber Daya Alam dan Lingkungan dan bekerja di lembaga tersebut dari 1972 hingga 1992.

Selain itu, ia juga menjabat sebagai Direktur Lembaga Ekologi Nasional dari tahun 1972 hingga 1991. Pada tahun 1993, ia bergabung dengan Business Council for Sustainable Development yang diketuai Bob Hasan. Di tahun yang sama ia menerima gelar Doktor Honoris Causa dari Universitas Pertanian Wageningen (Belanda). Otto kemudian menjabat sebagai Guru Besar (Emeritus) Lingkungan Universitas Padjadjaran di Bandung.

Otto Soemarwoto meninggal dunia pada tanggal 1 April 2008 karena sakit di Rumah Sakit Sentosa, Bandung. Penerima gelar Bintang Mahaputra Utama pada tahun 1981 tersebut meninggalkan seorang istri dan empat orang anak. (Marwan Azis dari berbagai sumber)

Komentar

Pos populer dari blog ini

ACARA GREEN FESTIVAL 2008

Jalan Masuk

Acara Green Festival 2008 sendiri akan mengambil tempat di Parkir Timur Senayan. Dari layout gambar yang dirilis panitia, pintu masuk Greenfest berada di sisi utara Parkir Timur Senayan, sedangkan panggung utama berada di ujung selatannya (membelakangi jalan raya Sudirman).


Untuk mempermudah akses masuk ke Green Festival, Anda disarankan masuk ke komplek Senayan melalui Century Atlit (Jl Pintu 1) atau TVRI (Jl Gerbang Pemuda) untuk selanjutnya langsung menuju Parkir Timur Senayan.

Pentas Musik
- T ai ko Jepang (alat tabuh): Jumat 16.10
- Choir Kid Purwacaraka: Jumat 16.25
- Capoeira: Jumat 19.05
- Nugie: Jumat 20.10
- Letto: Jumat 20.45
- SD Citra Indonesia : Sabtu 10.30
- Dwiki & The Next Gen: Sabtu 13.25
- SD & SMA Harapan Bangsa: Sabtu 14.25
- Nabila & Smart: Sabtu 15.45
- Ulli Sigar Rusady & Super Bintang: Sabtu 19.05
- Maliq & d'Essentials: Sabtu 19.25
- Marcell: Sabtu 20.15
- Ta ta loe: Minggu 10.30 & 17.00
- Bina Vokalia: Minggu 1…

Mencumbu Wisata Air Terjun Moramo

Pepohonan rimbun tumbuh subur disepanjang jalan. Sebagain telah berumur dan berukuran besar.  Batu dan pohon-pohon berbalur lumut begitu mudah dijumpai.

Potensi Tambang Sulawesi Tenggara dalam Kepungan Investor

Gambar kegiatan eksplorasi tambang nikel di Pulau Lemo, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. foto: yoshasrul

Sektor pertambangan provinsi Sulawesi Tenggara cukup potensial dan menjadi perhatian investor nasional maupun asing yang bergerak di bidang pertambangan. Sulawesi Tenggara memiliki kandungan tambang yang sangat potensial dan telah banyak perusahaan yang telah melakukan eksplorasi utamanya kabupaten Buton, Konawe, Konawe Utara, dan kabupaten lain di Sulawesi Tenggara. Hal ini membuktikan bahwa Sulawesi Tenggara memilki potensi pertambangan yang dapat diandalkan, namun belum dioptimalkan pemanfaatannya.

Potensi pertambangan yang dimiliki oleh Sulawesi Tenggara diantaranya adalah Tambang aspal di Kabupaten Buton, Tambang nikel di kabupaten Kolaka, Konawe Utara dan Konawe, potensi tambang marmer, batu granit dan krom tersebar di beberapa kabupaten di Sulawesi Tenggara dan untuk potensi tambang minyak di Kabupaten Buton Utara dan Buton. Khusus untuk tambang aspal, beberapa perusahaan …