Langsung ke konten utama

Seminar Lingkungan Hidup di Makassar, Hadirkan Menteri Kelautan RI


Makassar-Greenpress. Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi dan Manajemen (STIEM) Bongaya,Makassar, akan menghadirkan Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Freddy Numbery, Kamis (17/4).

Freddy dijadwalkan akan menjadi narasumber Seminar Nasional Lingkungan Hidup bertema Pemanfaatan Potensi Sumber Daya Alam (SDA) Wilayah Laut dan Pesisir Secara Optimal yang Berwawasan Lingkungan di Hotel Horison, Makassar.

Selain Freddy, juga akan hadir sebagai narasumber Pakar Lingkungan Hidup yang juga mantan Menteri Lingkungan Hidup Emil Salim dan Pemerhati Wilayah Pesisir dan Ekosistem Laut Ir Bachrianto Bachtiar.

Bachrianto juga menjadi salah satu presentator dalam KTT Lingkungan Hidup di Bali beberapa waktu lalu. Ketua Panitia Andi Syamsul Hasbi, mengatakan, pihaknya menargetkan sekitar 200-an peserta dari mahasiswa pecinta alam Se-Indonesia, pelajar sekolah menengah, kelompok pecinta alam, maupun masyarakat umum dan akademisi.

Untuk mengikuti kegiatan ini cukup membayar kontribusi senilai Rp 75 ribu per peserta. "Tapi itu sudah termasuk seluruh biaya rangkaian kegiatan tidak hanya seminar, namun, tiga kegiatan lainnya," kata Koordinator Divisi Mapala STIEM Mappaoddang ini,seperti dikutip Tribun.

Selain seminar, penyelenggara juga akan menggelar kegiatan bertema Mengenal Mencintai, dan Menjaga Kelestarian Alam Serta Ekosistem Laut Guna Menunjang Pembangunan Nasional yang dipusatkan di Kabupaten Bulukumba.

Di antaranya Penghijauan Pesisir di Kecamatan Ujungloe, Jelajah Pesisir yang akan menempuh rute Tanah Biru hingga Tanjung Bira, serta wisata snorkling di Pulau Liukang di dekat Tanjung Bira, Bulukumba.(Andi Ahmad)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Potensi Tambang Sulawesi Tenggara dalam Kepungan Investor

Gambar kegiatan eksplorasi tambang nikel di Pulau Lemo, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. foto: yoshasrul

Sektor pertambangan provinsi Sulawesi Tenggara cukup potensial dan menjadi perhatian investor nasional maupun asing yang bergerak di bidang pertambangan. Sulawesi Tenggara memiliki kandungan tambang yang sangat potensial dan telah banyak perusahaan yang telah melakukan eksplorasi utamanya kabupaten Buton, Konawe, Konawe Utara, dan kabupaten lain di Sulawesi Tenggara. Hal ini membuktikan bahwa Sulawesi Tenggara memilki potensi pertambangan yang dapat diandalkan, namun belum dioptimalkan pemanfaatannya.

Potensi pertambangan yang dimiliki oleh Sulawesi Tenggara diantaranya adalah Tambang aspal di Kabupaten Buton, Tambang nikel di kabupaten Kolaka, Konawe Utara dan Konawe, potensi tambang marmer, batu granit dan krom tersebar di beberapa kabupaten di Sulawesi Tenggara dan untuk potensi tambang minyak di Kabupaten Buton Utara dan Buton. Khusus untuk tambang aspal, beberapa perusahaan …

Jurnalistik Lingkungan : Tantangan dan Kiat

Oleh : IGG Maha Adi
___________________________________________

Lingkungan hidup
• Seluruh benda, daya, keadaan dan makhluk hidup, yang memengaruhi perikehidupan dan kesejahteraan makhluk hidup. (UU No.23/1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup)
• Memengaruhi  Berinteraksi

Jurnalistik Lingkungan
• Kegiatan pemberitaan [mengumpulkan, memproses dan menerbitkan informasi yang bernilai berita] masalah-masalah lingkungan hidup.

Berita Lingkungan
Berita lingkungan hidup memiliki beberapa ciri, antara lain:
• menunjukkan interaksi saling memengaruhi antar- komponen lingkungan
• berorientasi dampak lingkungan
• pemberitaan dapat dari level gen hingga level biosfer

Apa Itu Berita Lingkungan ?
• Berita lingkungan hidup sering tidak dapat dibedakan dari berita-berita masalah sosial seperti kesehatan, kemiskinan, bahkan kriminalitas. Masalah dampak lingkungan hampir selalu berkaitan dengan persoalan lain yang kompleks.
• Patokan yang fleksibel diperlukanKisi-kisi: int…

Menikmati Harmoni Alam Rawa Aopa Watumohai

Menikmati perjalanan  dibawah guyuran hujan lebat menjadi sensasi tersendiri saat menjelajahi  Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai ( TNRAW) Sulawesi Tenggara. Butiran-butiran hujan berjatuhan  membentuk harmoni alam.