Langsung ke konten utama

Seruan : Lawan Sensor Blog


Sudah satu minggu ini para blogger Indonesia dihantui rasa was-was, karena Pemerintah RI melakukan sensor blog terhadap blog-blog social seperti Youtube dan Multiply, dengan dalih menertibkan penyebaran film porno dan film fitna, namun sayangnya penertiban blog itu tak memilih conten atau isi blog, tapi digeneralisir semua, padahal banyak blogger yang menyungguhkan informasi positif yang mencerahkan seperti blog lingkungan hidup, blog berita, kemanusian, religi dan lain-lain.

Kejadian ini membuat blogger Indonesia yang selama ini menggunakan blog free merasa was-was, karena makin nggak jelas jaminan keberlanjutan blog mereka. Namun sebaliknya ini menguntungkan bagi para penyedia hosting dan domain karena mungkin akan banyak blogger yang beralih mendaftar diri ke situs blog komersil.

Komunitas blogger Indonesia mesti bersatu mengadvokasi pemerintah agar tidak lagi mensensor aktivitas blog, mengingat keberadaan blog juga turut mencerdaskan publik lewat sharing informasi antar blogger yang bisa diakses oleh publik secara gratis serta mendorong terciptanya publik untuk menjadi citizen journalist.

Kalau hal tersebut dibiarkan, mungkin wordpress dan blogspot juga akan bernasib sama dengan Youtube dan Multply, karenanya perlu ada agenda bersama untuk melawan sensor blog.“Bersatulah Blogger Indonesia Lawan Sensor Blog”. (Marwan Azis)

Komentar

Anonim mengatakan…
trully agree, sangat disayangkan di dalamnya juga banyak terdapat komunitas yang bertujuan baik dan menjadikannya sebagai salah satu komunikasi media.

too bad n im in...
asalcoret mengatakan…
“Bersatulah Blogger Indonesia Lawan Sensor Blog”
Sudah Kah Kita Merdeka ?

Pos populer dari blog ini

Potensi Tambang Sulawesi Tenggara dalam Kepungan Investor

Gambar kegiatan eksplorasi tambang nikel di Pulau Lemo, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. foto: yoshasrul

Sektor pertambangan provinsi Sulawesi Tenggara cukup potensial dan menjadi perhatian investor nasional maupun asing yang bergerak di bidang pertambangan. Sulawesi Tenggara memiliki kandungan tambang yang sangat potensial dan telah banyak perusahaan yang telah melakukan eksplorasi utamanya kabupaten Buton, Konawe, Konawe Utara, dan kabupaten lain di Sulawesi Tenggara. Hal ini membuktikan bahwa Sulawesi Tenggara memilki potensi pertambangan yang dapat diandalkan, namun belum dioptimalkan pemanfaatannya.

Potensi pertambangan yang dimiliki oleh Sulawesi Tenggara diantaranya adalah Tambang aspal di Kabupaten Buton, Tambang nikel di kabupaten Kolaka, Konawe Utara dan Konawe, potensi tambang marmer, batu granit dan krom tersebar di beberapa kabupaten di Sulawesi Tenggara dan untuk potensi tambang minyak di Kabupaten Buton Utara dan Buton. Khusus untuk tambang aspal, beberapa perusahaan …

Jurnalistik Lingkungan : Tantangan dan Kiat

Oleh : IGG Maha Adi
___________________________________________

Lingkungan hidup
• Seluruh benda, daya, keadaan dan makhluk hidup, yang memengaruhi perikehidupan dan kesejahteraan makhluk hidup. (UU No.23/1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup)
• Memengaruhi  Berinteraksi

Jurnalistik Lingkungan
• Kegiatan pemberitaan [mengumpulkan, memproses dan menerbitkan informasi yang bernilai berita] masalah-masalah lingkungan hidup.

Berita Lingkungan
Berita lingkungan hidup memiliki beberapa ciri, antara lain:
• menunjukkan interaksi saling memengaruhi antar- komponen lingkungan
• berorientasi dampak lingkungan
• pemberitaan dapat dari level gen hingga level biosfer

Apa Itu Berita Lingkungan ?
• Berita lingkungan hidup sering tidak dapat dibedakan dari berita-berita masalah sosial seperti kesehatan, kemiskinan, bahkan kriminalitas. Masalah dampak lingkungan hampir selalu berkaitan dengan persoalan lain yang kompleks.
• Patokan yang fleksibel diperlukanKisi-kisi: int…

Negara Kepulauan Tuntut Amandemen Protokol Kyoto

Tuvalu, salah satu negara kepulauan yang rentan terhadap dampak perubahan iklim. Foto : Google.

Kopenhagen, BL-Di tengah negosiasi yang alot COP 15 UNFCCC di Kopenhagen, Tuvalu dan sejumlah negara kepulauan menuntut Amandemen Protokol Kyoto dalam pertemuan Conference of the Parties serving as the Meeting of the Parties to the Kyoto Protocol (CMP) di Bella Center kemarin.

Pertemuan itu membahas amandemen annex B, sebagai bagian dari periode kedua dari komitmen Protokol Kyoto. Tuvalu, salah satu negara kepulauan Pacific yang mendukung pelaksanaan mengusulkan amandemen target menjaga tingkat kenaikan suhu bumi di bawah atau tak lebih dari 1,5 derajat selsius dan konsentrasi gas rumah kaca tak lebih dari 350 ppm. Lebih tinggi dari kesepakatan sebelumnya, yang hanya 2 derajat celcius.

Hal tersebut dilaporkan Siti Maemunah dari Jatam yang juga turut hadir dalam COP 15 UNFCCC. Menurut Maemuna, Tuvalu adalah salah satu negara kepulauan di Asia pasifik yang harus lintang pukang bertahan hidup aki…