Langsung ke konten utama

Dianggap Hama Sawit, Orangutan Kian Terancam


JAKARTA,- Perluasan lahan perkebunan sawit di Kalimantan Tengah telah menjadi ancaman serius bagi populasi orangutan di Tanah Air. Tak hanya habitat asli primata itu yang makin tergusur, orangutan pun dianggap hama sehingga kematiannya bukan hanya karena kelaparan, tapi juga akibat diburu dan dibunuh karyawan perkebunan.

Meski tak mengungkapkan jumlah orangutan yang mati akibat dibunuh, namun data sejak tahun 2004-2008 memperlihatkan tak kurang dari 11.000 orangutan telah mati. Bahkan, sebuah investigasi lapangan yang dilakukan Center for Orang Utan Protection (COP) menemukan fakta yang mencengangkan. Seluruh orangutan di Sampit tewas setelah PT Globalindo Alam Perkasa menggunduli hutan di kawasan yang merupakan areal konsesi PT Agro Bukit tersebut.

Kejadian yang sama memilukannya pun terjadi di areal konsesi PT Bumitama Guna Karya Agro, anak perusahaan IOI Group Malaysia, yang beroperasi di Kecamatan Antang Kalang, Kabupaten Kota Waringin Timur. "Padahal, orangutan dilindungi oleh pemerintah dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990. Tapi Departemen Kehutanan nyaris tidak mampu berbuat apa pun untuk melindungi orangutan yang berada di luar kawasan konservasi," kata Executive Director COP Hardi Baktiantoro di Jakarta seperti dilansir Kompas, Rabu (7/5).

Ketidakberdayaan pemerintah itu mengakibatkan praktik-praktik kejahatan dan kekejaman terhadap orangutan yang berada di luar kawasan konservasi dianggap tidak melanggar hukum. Di Kalteng terdapat sejumlah kawasan konservasi, antara lain Seruyan, Kepinyan, Tanjung Keluang, Kahayan Kapuas.

Karena itu, COP pun mendesak pemerintah segera menghentikan pembabatan hutan untuk perkebunan kelapa sawit di Kalteng. "Sudah seharusnya Dephut bertindak proaktif melindungi orangutan meskipun berada di luar kawasan konservasi," tegas Hardi. (KOMPAS/ PRIYAMBODO)

Komentar

tanakwagu mengatakan…
semoga haiwanunik ini dapat diperlihara, supaya keseimbangan ekosistem bumi tidak terancam.

p/s: please join nature community http://nature.forummotion.com to show your support.

ikhlas
thanks.

Pos populer dari blog ini

Potensi Tambang Sulawesi Tenggara dalam Kepungan Investor

Gambar kegiatan eksplorasi tambang nikel di Pulau Lemo, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. foto: yoshasrul

Sektor pertambangan provinsi Sulawesi Tenggara cukup potensial dan menjadi perhatian investor nasional maupun asing yang bergerak di bidang pertambangan. Sulawesi Tenggara memiliki kandungan tambang yang sangat potensial dan telah banyak perusahaan yang telah melakukan eksplorasi utamanya kabupaten Buton, Konawe, Konawe Utara, dan kabupaten lain di Sulawesi Tenggara. Hal ini membuktikan bahwa Sulawesi Tenggara memilki potensi pertambangan yang dapat diandalkan, namun belum dioptimalkan pemanfaatannya.

Potensi pertambangan yang dimiliki oleh Sulawesi Tenggara diantaranya adalah Tambang aspal di Kabupaten Buton, Tambang nikel di kabupaten Kolaka, Konawe Utara dan Konawe, potensi tambang marmer, batu granit dan krom tersebar di beberapa kabupaten di Sulawesi Tenggara dan untuk potensi tambang minyak di Kabupaten Buton Utara dan Buton. Khusus untuk tambang aspal, beberapa perusahaan …

ACARA GREEN FESTIVAL 2008

Jalan Masuk

Acara Green Festival 2008 sendiri akan mengambil tempat di Parkir Timur Senayan. Dari layout gambar yang dirilis panitia, pintu masuk Greenfest berada di sisi utara Parkir Timur Senayan, sedangkan panggung utama berada di ujung selatannya (membelakangi jalan raya Sudirman).


Untuk mempermudah akses masuk ke Green Festival, Anda disarankan masuk ke komplek Senayan melalui Century Atlit (Jl Pintu 1) atau TVRI (Jl Gerbang Pemuda) untuk selanjutnya langsung menuju Parkir Timur Senayan.

Pentas Musik
- T ai ko Jepang (alat tabuh): Jumat 16.10
- Choir Kid Purwacaraka: Jumat 16.25
- Capoeira: Jumat 19.05
- Nugie: Jumat 20.10
- Letto: Jumat 20.45
- SD Citra Indonesia : Sabtu 10.30
- Dwiki & The Next Gen: Sabtu 13.25
- SD & SMA Harapan Bangsa: Sabtu 14.25
- Nabila & Smart: Sabtu 15.45
- Ulli Sigar Rusady & Super Bintang: Sabtu 19.05
- Maliq & d'Essentials: Sabtu 19.25
- Marcell: Sabtu 20.15
- Ta ta loe: Minggu 10.30 & 17.00
- Bina Vokalia: Minggu 1…

Negara Kepulauan Tuntut Amandemen Protokol Kyoto

Tuvalu, salah satu negara kepulauan yang rentan terhadap dampak perubahan iklim. Foto : Google.

Kopenhagen, BL-Di tengah negosiasi yang alot COP 15 UNFCCC di Kopenhagen, Tuvalu dan sejumlah negara kepulauan menuntut Amandemen Protokol Kyoto dalam pertemuan Conference of the Parties serving as the Meeting of the Parties to the Kyoto Protocol (CMP) di Bella Center kemarin.

Pertemuan itu membahas amandemen annex B, sebagai bagian dari periode kedua dari komitmen Protokol Kyoto. Tuvalu, salah satu negara kepulauan Pacific yang mendukung pelaksanaan mengusulkan amandemen target menjaga tingkat kenaikan suhu bumi di bawah atau tak lebih dari 1,5 derajat selsius dan konsentrasi gas rumah kaca tak lebih dari 350 ppm. Lebih tinggi dari kesepakatan sebelumnya, yang hanya 2 derajat celcius.

Hal tersebut dilaporkan Siti Maemunah dari Jatam yang juga turut hadir dalam COP 15 UNFCCC. Menurut Maemuna, Tuvalu adalah salah satu negara kepulauan di Asia pasifik yang harus lintang pukang bertahan hidup aki…