Langsung ke konten utama

Greenpeace: PS3, Wii, dan XBox Mengandung Racun

SINGAPURA,- Tiga mesin video game paling populer saat ini mengandung bahan beracun yang berbahaya bagi tubuh manusia. Pernyataan keras yang dikeluarkan Greenpeace itu mendesak produsen perangkat-perangkat tersebut untuk meninggalkan bahan kimia yang tidak ramah lingkungan dan manusia.

Hasil tes yang dilakukan Greenpeace menunjukkan bahwa Sony Play Station 3, Nintendo Wii, maupun Microsoft XBox 360 masih mengandung polivinil klorida, phtalate, beryllium, dan bromine. Zat-zat kimia tersebut dapat menyebabkan gangguna otak dan mengganggu pertumbuhan organ seksual.

Greenpeace menyatakan tidak ada alasan bagi para produsen untuk tetap menggunakan bahan-bahan tersebut. Sebab, sudah ada standar teknologi agar produsen dapat mendesain produk tanpa bahan berbahaya dan membuat konsol game yang bersih.

Namun, ketiga perusahaan yang mendapat kritik tajam Greenpeace menolak tuduhan tersebut. Sony, Nintendo, dan Microsoft tetap bersikukuh bahwa produknya masih memenuhi standar industri.

"Selain memenuhi standar tersebut, Sony juga memiliki konsisitensi secara global untuk mengelola zat-zat kimia yang dipakai dalam suku cadang dan material," demikian tanggapan Sony Computer Entertanment Inc.

Jurubicara Nintendo mengatakan pihaknya tidak bisa mengomentari hasil tes Greenpeace. Nintendo hanya menyatakan bahwa produk yang dijual ke pasaran telah memenuhi standar industri yang ditetapkan di setiap negara.

Sementara Microsoft menyatakan bahwa pihaknya sudah mengikuti panduan dan regulasi yang telah ditetapkan untuk terus menurunkan penggunaan zat-zat berbahaya pada produk-produk elektronik.

Penggunaan zat kimia pada konsol game pantas mendapat perhatian tinggi. Sebab, industri video game tengah tumbuh pesat dan menjadi bisnis miliaran dollar AS. Artinya, jumlah perangkat atau konsol video game yang tersebar juga semakain banyak.
(Ant)


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Potensi Tambang Sulawesi Tenggara dalam Kepungan Investor

Gambar kegiatan eksplorasi tambang nikel di Pulau Lemo, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. foto: yoshasrul

Sektor pertambangan provinsi Sulawesi Tenggara cukup potensial dan menjadi perhatian investor nasional maupun asing yang bergerak di bidang pertambangan. Sulawesi Tenggara memiliki kandungan tambang yang sangat potensial dan telah banyak perusahaan yang telah melakukan eksplorasi utamanya kabupaten Buton, Konawe, Konawe Utara, dan kabupaten lain di Sulawesi Tenggara. Hal ini membuktikan bahwa Sulawesi Tenggara memilki potensi pertambangan yang dapat diandalkan, namun belum dioptimalkan pemanfaatannya.

Potensi pertambangan yang dimiliki oleh Sulawesi Tenggara diantaranya adalah Tambang aspal di Kabupaten Buton, Tambang nikel di kabupaten Kolaka, Konawe Utara dan Konawe, potensi tambang marmer, batu granit dan krom tersebar di beberapa kabupaten di Sulawesi Tenggara dan untuk potensi tambang minyak di Kabupaten Buton Utara dan Buton. Khusus untuk tambang aspal, beberapa perusahaan …

Jurnalistik Lingkungan : Tantangan dan Kiat

Oleh : IGG Maha Adi
___________________________________________

Lingkungan hidup
• Seluruh benda, daya, keadaan dan makhluk hidup, yang memengaruhi perikehidupan dan kesejahteraan makhluk hidup. (UU No.23/1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup)
• Memengaruhi  Berinteraksi

Jurnalistik Lingkungan
• Kegiatan pemberitaan [mengumpulkan, memproses dan menerbitkan informasi yang bernilai berita] masalah-masalah lingkungan hidup.

Berita Lingkungan
Berita lingkungan hidup memiliki beberapa ciri, antara lain:
• menunjukkan interaksi saling memengaruhi antar- komponen lingkungan
• berorientasi dampak lingkungan
• pemberitaan dapat dari level gen hingga level biosfer

Apa Itu Berita Lingkungan ?
• Berita lingkungan hidup sering tidak dapat dibedakan dari berita-berita masalah sosial seperti kesehatan, kemiskinan, bahkan kriminalitas. Masalah dampak lingkungan hampir selalu berkaitan dengan persoalan lain yang kompleks.
• Patokan yang fleksibel diperlukanKisi-kisi: int…

Otto Soemarwoto, Guru Besar Pro Lingkungan & NKRI

Guru besar emeritus Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung, ini seorang tokoh yang pro lingkungan hidup dan pro Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Doktor dalam Plant Physiology, Universitas California, Berkeley, AS, kelahiran Purwokerto, Jawa Tengah, 19 Februari 1926, ini mengatakan setiap proyek harus bertujuan untuk memperkuat NKRI dan lingkungan hidup.


Prof Dr Otto Soemarwoto yang dikenal rendah hati dan sederhana, itu mengatakan selama ini banyak kegiatan pembangunan yang mengabaikannya. Dia memberi contoh, pembangunan transportasi yang lebih banyak diarahkan pada transportasi darat. Padahal Indonesia adalah negara kelautan. Akibatnya, laut belum menjadi penghubung, melainkan pemisah.

Menurut suami dari Idjah Natadipraja MA dan ayah dari Gatot Soemarwoto, Rini Soemarwoto dan Bambang Soemarwoto, itu pembangunan juga masih bersifat Jawa-sentris sehingga menimbulkan iri hati dan berujung kehendak untuk memisahkan diri. Menurutnya, sekitar 80 persen pembangunan jalan tol ada di…