Langsung ke konten utama

Konferensi PBB Diakhiri Langkah Baru Perlindungan Hayati

Berlin - Konferensi besar PBB mengenai keragaman hayati di Bonn, Jumat, dengan langkah baru untuk melindungi beragam spesies di Bumi.

Di antara hasil pertemuan dua-pekan tersebut ialah gagasan yang diumumkan oleh beberapa negara seperti Indonesia, Malaysia, Republik Demokratik Kongo, Bosni dan Brazil untuk menyediakan puluh juta hektare bagi pelerstarian alam.

Negara tuan rumah Jerman telah meluncurkan satu gagasan untuk membuat "Life Web", yang berlandaskan Internet, untuk menghubungkan semua negara yang menawarkan daerah terlindung dengan negara yang siap mendanai semua itu.

Meskipun konferensi itu gagal menetapkan peraturan untuk memberi ganti rugi kepada negara berkembang untuk sumber daya genetika yang diambil oleh negara kaya untuk digunakan membuat obat dan kosmetik, pertemuan tersebut telah menghasilkan satu rencana bagi perundingan kesepakatan yang diperkirakan akan dicapai pada konferensi selanjutnya keragaman hayati PBB di kota Nagoya, Jepang, pada 2010.

Semua peserta juga sepakat untuk mengambil sikap yang lebih pasti mengenai bio-energi pada babak selanjutnya pembicaraan di Nagoya dan menyerukan pembangunan kerangka-kerja kebijakan yang sehat mengenai bio-energi --yang produksi massalnya mungkin mempengaruhi lahan hutan dan pertanian.

Sebanyak 191 negara yang hadir juga menyepakati larangan de fakto atas praktek penyemaian samudra dengan bahan gizi guna mendorong pertumbuhan ganggang dengan harapan itu dapat menyerap karbon dioksida. Penentang gagasan tersebut telah menyatakan proses yang tak banyak diujicoba itu memiliki resiko yang tak diketahui yang dapat merusak kehidupan maritim.

Konferensi tersebut juga memperoleh jaminan dukungan dana bagi perlindungan hutan. Jerman menyampaikan komitmen sebesar 500 juta euro (sekitar 775 juta dolar AS) selama empat tahun ke depan bagi tujuan tersebut dan sebanyak 500 juta euro lagi setiap tahun setelah itu.

Norwegia juga mengumumkan rencana untuk mengeluarkan 600 juta euro bagi pelestarian hutan setiap tahun selama tiga tahun mendatang.

Tugas utama pertemuan ke-9 mengenai Konferensi Semua Pihak bagi Konvensi PBB tentang Keragaman Biologi (CBD) ialah untuk mengkaji sasaran yang ditetapkan pada Peremuan Puncak Bumi 2002, yang menyerukan diperlambatnya kehilangan keragaman biologi hingga 2010.

Menurut Ahmed Djoglaf, Sekretaris Pelaksana CBD, dunia kehilangan spesies hewan dan tanaman dengan kecepatan antara 100 dan 1.000 kali tingkat kepunahan alamiah.

Kehilangan spesies tersebut menghilangkan sumber daya genetika yang diperlukan bagi kemajuan medis, guna menjamin pasokan makanan yang aman, dan menjamin bahwa ekosistem dunia dapat menyediakan fungsi yang diperlukan yang penting bagi kehidupan, katanya.

"Kita berada kurang dua tahun dari 2010, tahun para Kepala Negara dan Pemerintah bertekad untuk dijadikan sasaran bagi pengurangan besar angka kehilangan keragaman biologi. Kesepakatan itu --Bonn Biodiversity Compact-- kalau diterapkan secara sungguh-sungguh oleh semua pemegang saham, akan membantu kita mencapai sasaran kita," katanya seperti dilansir Antara.

Namun banyak pengeritik menyatakan pertemuan itu telah gagal menghasilkan peta jalan yang jelas untuk mencapai sasaran 2010.

"Saya khawatir mengenai masa depan konvensi tersebut kecuali sesuatu yang agak dramatis terjadi," kata Gordon Shepard, Direktur Kebijakan Dana Suaka Alam Dunia (WWF) dikutip Xinhua. (Ant)
(*)

Komentar

Pos populer dari blog ini

Potensi Tambang Sulawesi Tenggara dalam Kepungan Investor

Gambar kegiatan eksplorasi tambang nikel di Pulau Lemo, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. foto: yoshasrul

Sektor pertambangan provinsi Sulawesi Tenggara cukup potensial dan menjadi perhatian investor nasional maupun asing yang bergerak di bidang pertambangan. Sulawesi Tenggara memiliki kandungan tambang yang sangat potensial dan telah banyak perusahaan yang telah melakukan eksplorasi utamanya kabupaten Buton, Konawe, Konawe Utara, dan kabupaten lain di Sulawesi Tenggara. Hal ini membuktikan bahwa Sulawesi Tenggara memilki potensi pertambangan yang dapat diandalkan, namun belum dioptimalkan pemanfaatannya.

Potensi pertambangan yang dimiliki oleh Sulawesi Tenggara diantaranya adalah Tambang aspal di Kabupaten Buton, Tambang nikel di kabupaten Kolaka, Konawe Utara dan Konawe, potensi tambang marmer, batu granit dan krom tersebar di beberapa kabupaten di Sulawesi Tenggara dan untuk potensi tambang minyak di Kabupaten Buton Utara dan Buton. Khusus untuk tambang aspal, beberapa perusahaan …

Negara Kepulauan Tuntut Amandemen Protokol Kyoto

Tuvalu, salah satu negara kepulauan yang rentan terhadap dampak perubahan iklim. Foto : Google.

Kopenhagen, BL-Di tengah negosiasi yang alot COP 15 UNFCCC di Kopenhagen, Tuvalu dan sejumlah negara kepulauan menuntut Amandemen Protokol Kyoto dalam pertemuan Conference of the Parties serving as the Meeting of the Parties to the Kyoto Protocol (CMP) di Bella Center kemarin.

Pertemuan itu membahas amandemen annex B, sebagai bagian dari periode kedua dari komitmen Protokol Kyoto. Tuvalu, salah satu negara kepulauan Pacific yang mendukung pelaksanaan mengusulkan amandemen target menjaga tingkat kenaikan suhu bumi di bawah atau tak lebih dari 1,5 derajat selsius dan konsentrasi gas rumah kaca tak lebih dari 350 ppm. Lebih tinggi dari kesepakatan sebelumnya, yang hanya 2 derajat celcius.

Hal tersebut dilaporkan Siti Maemunah dari Jatam yang juga turut hadir dalam COP 15 UNFCCC. Menurut Maemuna, Tuvalu adalah salah satu negara kepulauan di Asia pasifik yang harus lintang pukang bertahan hidup aki…

ACARA GREEN FESTIVAL 2008

Jalan Masuk

Acara Green Festival 2008 sendiri akan mengambil tempat di Parkir Timur Senayan. Dari layout gambar yang dirilis panitia, pintu masuk Greenfest berada di sisi utara Parkir Timur Senayan, sedangkan panggung utama berada di ujung selatannya (membelakangi jalan raya Sudirman).


Untuk mempermudah akses masuk ke Green Festival, Anda disarankan masuk ke komplek Senayan melalui Century Atlit (Jl Pintu 1) atau TVRI (Jl Gerbang Pemuda) untuk selanjutnya langsung menuju Parkir Timur Senayan.

Pentas Musik
- T ai ko Jepang (alat tabuh): Jumat 16.10
- Choir Kid Purwacaraka: Jumat 16.25
- Capoeira: Jumat 19.05
- Nugie: Jumat 20.10
- Letto: Jumat 20.45
- SD Citra Indonesia : Sabtu 10.30
- Dwiki & The Next Gen: Sabtu 13.25
- SD & SMA Harapan Bangsa: Sabtu 14.25
- Nabila & Smart: Sabtu 15.45
- Ulli Sigar Rusady & Super Bintang: Sabtu 19.05
- Maliq & d'Essentials: Sabtu 19.25
- Marcell: Sabtu 20.15
- Ta ta loe: Minggu 10.30 & 17.00
- Bina Vokalia: Minggu 1…