Langsung ke konten utama

Rektor UI Resmikan Jalur Sepeda Ramah Lingkungan Gratis

Depok - Untuk menerapkan pola hidup sehat, Universitas Indonesia (UI) mencanangkan penggunaan pemakaian sepada di lingkungan kampus sendiri, yaitu dengan meresmikan pemakaian jalur sepeda sepanjang 10 kilometer dari total rencana 20 kilometer.
"Jalur sepeda sangat penting untuk menerapkan pola hidup sehat di kalangan mahasiswa dan dosen," kata Rektor UI, Prof Gumilar Rusliwa Somantri, usai meresmikan jalur sepeda, di Depok, Minggu.

Ia mengatakan, jalur sepeda ini dibuat dengan konsep "green campus and world class campus" (kampus hijau yang bertaraf internasional). Program ini juga merupakan bukti kita dalam menyelesaikan permasalahan terkait dengan isu pemanasan global.

Menurut dia, jalur sepeda tersebut sampai saat ini pengerjaannya baru mencapai sekitar 50 persen atau 10 kilometer dari rencana total 20 kilometer. Penggunaan jalur sepeda tersebut, kata dia, didukung sejumlah pihak seperti perusahaan, industri dan sebagainya sudah mendukung program ini.

Jalur sepeda itu, kata dia, nantinya akan dilengkapi dengan stasiun, pos, tampat parkir, "water contain" (pengisian air minum), dan sepeda disiapkan sekitar 1.000 unit.

Sedangkan sepeda itu penggunaannya "free of charge" (gratis). Jadi mahasiswa menggunakan sepeda dengan "smart card".

"Dia dapat berhenti di halte tertentu dan bisa ganti sepeda," katanya.

Dikatakannya, polusi udara sudah terlalu berbahaya, sehingga UI mencoba melakukan pola hidup sehat seperti yang sudah dilakukan beberapa kampus di luar negeri.

Gumilar mengatakan, saat ini jumlah sepeda mencapai 300 unit, dari target sampai 2.000 unit sepeda yang disediakan secara bertahap.

Jalur yang dipergunakan untuk sepeda yaitu jalur selatan seperti asrama mahasiswa, latsarmil Menwa (Resimen Mahasiswa), Stasiun UI, Fisip, Psikologi, FIB (Fakultas Ilmu Budaya), masjid, rektorat, dan sebagainya.

Sepeda UI tersebut sengaja dirancang berwarna kuning sesuai warna almamater (yellow jacket). Seluruh sepeda diberi logo dan tulisan UI pada rangkanya. Di belakang sepeda dilengkapi nomor plat.

Beberapa pesan ramah lingkungan pun tertuliskan di belakang sepeda, dan salah satunya "Bebas Emisi, Lingkungan Berseri", "Selamatkan Bumi Dari Polusi". (Ant)

Komentar

Pos populer dari blog ini

ACARA GREEN FESTIVAL 2008

Jalan Masuk

Acara Green Festival 2008 sendiri akan mengambil tempat di Parkir Timur Senayan. Dari layout gambar yang dirilis panitia, pintu masuk Greenfest berada di sisi utara Parkir Timur Senayan, sedangkan panggung utama berada di ujung selatannya (membelakangi jalan raya Sudirman).


Untuk mempermudah akses masuk ke Green Festival, Anda disarankan masuk ke komplek Senayan melalui Century Atlit (Jl Pintu 1) atau TVRI (Jl Gerbang Pemuda) untuk selanjutnya langsung menuju Parkir Timur Senayan.

Pentas Musik
- T ai ko Jepang (alat tabuh): Jumat 16.10
- Choir Kid Purwacaraka: Jumat 16.25
- Capoeira: Jumat 19.05
- Nugie: Jumat 20.10
- Letto: Jumat 20.45
- SD Citra Indonesia : Sabtu 10.30
- Dwiki & The Next Gen: Sabtu 13.25
- SD & SMA Harapan Bangsa: Sabtu 14.25
- Nabila & Smart: Sabtu 15.45
- Ulli Sigar Rusady & Super Bintang: Sabtu 19.05
- Maliq & d'Essentials: Sabtu 19.25
- Marcell: Sabtu 20.15
- Ta ta loe: Minggu 10.30 & 17.00
- Bina Vokalia: Minggu 1…

Mencumbu Wisata Air Terjun Moramo

Pepohonan rimbun tumbuh subur disepanjang jalan. Sebagain telah berumur dan berukuran besar.  Batu dan pohon-pohon berbalur lumut begitu mudah dijumpai.

Potensi Tambang Sulawesi Tenggara dalam Kepungan Investor

Gambar kegiatan eksplorasi tambang nikel di Pulau Lemo, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. foto: yoshasrul

Sektor pertambangan provinsi Sulawesi Tenggara cukup potensial dan menjadi perhatian investor nasional maupun asing yang bergerak di bidang pertambangan. Sulawesi Tenggara memiliki kandungan tambang yang sangat potensial dan telah banyak perusahaan yang telah melakukan eksplorasi utamanya kabupaten Buton, Konawe, Konawe Utara, dan kabupaten lain di Sulawesi Tenggara. Hal ini membuktikan bahwa Sulawesi Tenggara memilki potensi pertambangan yang dapat diandalkan, namun belum dioptimalkan pemanfaatannya.

Potensi pertambangan yang dimiliki oleh Sulawesi Tenggara diantaranya adalah Tambang aspal di Kabupaten Buton, Tambang nikel di kabupaten Kolaka, Konawe Utara dan Konawe, potensi tambang marmer, batu granit dan krom tersebar di beberapa kabupaten di Sulawesi Tenggara dan untuk potensi tambang minyak di Kabupaten Buton Utara dan Buton. Khusus untuk tambang aspal, beberapa perusahaan …