Langsung ke konten utama

Al Gore Hadiri "Miss International Earth" di Bali

Denpasar- Aktivis lingkungan Al Gore, mantan Wakil Presiden Amerika Serikat, dijadwalkan menghadiri pemilihan putri bumi atau "Miss International Earth 2008" di Bali, pertengahan November mendatang.

"Al Gore kita harapkan bisa hadir bersama putri bumi dari berbagai negara, termasuk Indonesia, yang akan bersaing menjadi yang terbaik," kata Ketua Yayasan Putri Bumi Indonesia, Adilwan Astrawinata menjawab ANTARA News di Denpasar, Minggu.

Disebutkan bahwa jumlah negara yang telah mengikuti program pelestarian lingkungan melalui pemilihan putri bumi yang bertindak sebagai juru kampanye, terus bertambah, kini mencapai 149 negara.

Indonesia baru untuk kedua kalinya melakukan pemilihan putri bumi yang berakhir Minggu (10/8) dini hari di panggung terbuka Arda Chandra Taman Budaya Denpasar, dengan menetapkan lima orang yang terbaik dari 22 finalis yang telah menjalani serangkaian tahapan seleksi.

Hedhy Kurniati (20) terpilih sebagai putri bumi atau "Miss Indonesia Earth 2008", didampingi Marcella Hervika (20) sebagai putri udara (air), Paramita Mentari (20) putri air (water), Risqina Kautsarrany (25) putri api (fire) dan Fitri Yuliani (21) sebagai putri ekoturisme.

Penetapan kelima pemenang itu juga melibatkan putri bumi Jessi Nicole Trisco (23) asal Kanada, sebagai penyandang gelar "Miss International Water 2007", anggota DPR RI Setya Novanto, dan delapan juri dari berbagai profesi.

Menurut Adilwan, kehadiran Al Gore yang dikenal gencar mengkampanyekan upaya menghambat perubahan iklim, diharapkan bisa membuat gaung pemilihan putri bumi itu semakin meluas, diketahui masyarakat di berbagai penjuru dunia.

Dengan demikian nantinya akan memudahkan pelaksanaan tugas juru kampanye yang dilakukan putri-putri dari berbagai negara tersebut yang mampu tampil cantik walaupun hanya bersolek sederhana.

"Jika program ini dikenal luas, tentu kehadiran putri bumi dimanapun akan mudah memperoleh sambutan masyarakat," ucapnya didampingi Ramon S Monzon dari pihak penyelenggara pemilihan putri bumi internasional dan putri bumi Philipina.

Pemilihan putri bumi internasional tersebut diharapkan juga semakin menyemarakkan kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali dan Indoensia pada umumnya, sehingga mendukung program tahun kunjungan wisata 2008.(Ant)


Komentar

Pos populer dari blog ini

Potensi Tambang Sulawesi Tenggara dalam Kepungan Investor

Gambar kegiatan eksplorasi tambang nikel di Pulau Lemo, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. foto: yoshasrul

Sektor pertambangan provinsi Sulawesi Tenggara cukup potensial dan menjadi perhatian investor nasional maupun asing yang bergerak di bidang pertambangan. Sulawesi Tenggara memiliki kandungan tambang yang sangat potensial dan telah banyak perusahaan yang telah melakukan eksplorasi utamanya kabupaten Buton, Konawe, Konawe Utara, dan kabupaten lain di Sulawesi Tenggara. Hal ini membuktikan bahwa Sulawesi Tenggara memilki potensi pertambangan yang dapat diandalkan, namun belum dioptimalkan pemanfaatannya.

Potensi pertambangan yang dimiliki oleh Sulawesi Tenggara diantaranya adalah Tambang aspal di Kabupaten Buton, Tambang nikel di kabupaten Kolaka, Konawe Utara dan Konawe, potensi tambang marmer, batu granit dan krom tersebar di beberapa kabupaten di Sulawesi Tenggara dan untuk potensi tambang minyak di Kabupaten Buton Utara dan Buton. Khusus untuk tambang aspal, beberapa perusahaan …

ACARA GREEN FESTIVAL 2008

Jalan Masuk

Acara Green Festival 2008 sendiri akan mengambil tempat di Parkir Timur Senayan. Dari layout gambar yang dirilis panitia, pintu masuk Greenfest berada di sisi utara Parkir Timur Senayan, sedangkan panggung utama berada di ujung selatannya (membelakangi jalan raya Sudirman).


Untuk mempermudah akses masuk ke Green Festival, Anda disarankan masuk ke komplek Senayan melalui Century Atlit (Jl Pintu 1) atau TVRI (Jl Gerbang Pemuda) untuk selanjutnya langsung menuju Parkir Timur Senayan.

Pentas Musik
- T ai ko Jepang (alat tabuh): Jumat 16.10
- Choir Kid Purwacaraka: Jumat 16.25
- Capoeira: Jumat 19.05
- Nugie: Jumat 20.10
- Letto: Jumat 20.45
- SD Citra Indonesia : Sabtu 10.30
- Dwiki & The Next Gen: Sabtu 13.25
- SD & SMA Harapan Bangsa: Sabtu 14.25
- Nabila & Smart: Sabtu 15.45
- Ulli Sigar Rusady & Super Bintang: Sabtu 19.05
- Maliq & d'Essentials: Sabtu 19.25
- Marcell: Sabtu 20.15
- Ta ta loe: Minggu 10.30 & 17.00
- Bina Vokalia: Minggu 1…

Negara Kepulauan Tuntut Amandemen Protokol Kyoto

Tuvalu, salah satu negara kepulauan yang rentan terhadap dampak perubahan iklim. Foto : Google.

Kopenhagen, BL-Di tengah negosiasi yang alot COP 15 UNFCCC di Kopenhagen, Tuvalu dan sejumlah negara kepulauan menuntut Amandemen Protokol Kyoto dalam pertemuan Conference of the Parties serving as the Meeting of the Parties to the Kyoto Protocol (CMP) di Bella Center kemarin.

Pertemuan itu membahas amandemen annex B, sebagai bagian dari periode kedua dari komitmen Protokol Kyoto. Tuvalu, salah satu negara kepulauan Pacific yang mendukung pelaksanaan mengusulkan amandemen target menjaga tingkat kenaikan suhu bumi di bawah atau tak lebih dari 1,5 derajat selsius dan konsentrasi gas rumah kaca tak lebih dari 350 ppm. Lebih tinggi dari kesepakatan sebelumnya, yang hanya 2 derajat celcius.

Hal tersebut dilaporkan Siti Maemunah dari Jatam yang juga turut hadir dalam COP 15 UNFCCC. Menurut Maemuna, Tuvalu adalah salah satu negara kepulauan di Asia pasifik yang harus lintang pukang bertahan hidup aki…