Langsung ke konten utama

ILeggal Logging di Pangkep Sulit Diberantas

Hasil ileggal logging yang dimuat pada mobil truk.

Pangkep, Greenpress-Upaya Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Pangkep mengamankan kebijakan Bupati berdasarkan Perda tentang perlindungan kawasan hutan, hingga kini masih saja sulit dilaksanakan Dishutbun.

Hal itu terjadi lantaran dalam aksi illegal loging ini, masih dominan dibackup oknum aparat petugas pengamanan yang seharusnya tampil sebagai penegak hukum yang baik. Seperti terjadi, Rabu (30/7) lalu, upaya Polisi Kehutanan (Polhut) untuk menertibkan aksi illegal loging ini kembali tersandung lantaran keterlibatan oknum aparat pengamanan didalamnya.

Saat itu Polhut menahan sebuah truk yang mengangkut kayu berupa papan dan balok sebanyak 200 batang. Pengangkutan kayu ini dinilai illegal karena tidak dilengkapi dengan dokumen sah asal usul kayu tersebut. Yang ada hanya surat pengantar dari Kades Bonto Birao, Kec. Tondong Tallasa, Abd Kadir yang baru dilantik Bupati Pangkep dua pekan lalu.

Mustafa, salah seorang anggota Polhut yang ditemui di kantor Dishutbun Pangkep, Kamis (31/7) kemarin, mengatakan sebenarnya jajaran Polhut sedang patroli di sekitar Tondong Tallasa setelah mendapatkan informasi ada warga yang menebang pohon.

Namun yang ditemukan adalah truk memuat kayu dan batang pinang yang konon adalah milik Polresta untuk persiapan menyambut 17 Agustus mendatang. Akibatnya, kayu yang diduga illegal tersebut lolos dari penahanan Polhut lantaran ada oknum petugas yang mengaku ada batang pinang yang mau dibawa ke Mapolres.

Kini surat pengantar Kades Bonto Biroa tersebut, kata Mustafa, diserahkannya ke Kadishutbun untuk dilanjutkan ke Bupati. Sementara, Kasi Izin Dishutbun Pangkep, H Ahmad Bahtiar SP yang ditemui terpisah mengatakan, pihaknya baru mengeluarkan izin itupun hanya satu obyek dan baru akan ditinjau. "Kalau yang ditangkap Polhut itu, memang tidak ada izin dari Kehutanan, "akunya.

Kadishutbun Pangkep, Ir H Mas'ud Mahmud MS saat diklarifikasi terkait keterlibatan oknum petugas pengamanan dalam aksi pengangkutan kayu tersebut, mengatakan, pihaknya secara tegas tidak mentolerir pengangkutan yang tidak punya izin.

"Itu sudah masuk illegal. Kalau ada aparat terlibat diproses saja. Hanya saja pihak Polres bila melakukan operasi tidak pernah ada koordinasi dengan kami, seperti halnya kasus illegal loging di Balocci Baru, Kec. Balocci," tandas Mas'ud (Andi Ahmad)


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jurnalistik Lingkungan : Tantangan dan Kiat

Oleh : IGG Maha Adi
___________________________________________

Lingkungan hidup
• Seluruh benda, daya, keadaan dan makhluk hidup, yang memengaruhi perikehidupan dan kesejahteraan makhluk hidup. (UU No.23/1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup)
• Memengaruhi  Berinteraksi

Jurnalistik Lingkungan
• Kegiatan pemberitaan [mengumpulkan, memproses dan menerbitkan informasi yang bernilai berita] masalah-masalah lingkungan hidup.

Berita Lingkungan
Berita lingkungan hidup memiliki beberapa ciri, antara lain:
• menunjukkan interaksi saling memengaruhi antar- komponen lingkungan
• berorientasi dampak lingkungan
• pemberitaan dapat dari level gen hingga level biosfer

Apa Itu Berita Lingkungan ?
• Berita lingkungan hidup sering tidak dapat dibedakan dari berita-berita masalah sosial seperti kesehatan, kemiskinan, bahkan kriminalitas. Masalah dampak lingkungan hampir selalu berkaitan dengan persoalan lain yang kompleks.
• Patokan yang fleksibel diperlukanKisi-kisi: int…

Potensi Tambang Sulawesi Tenggara dalam Kepungan Investor

Gambar kegiatan eksplorasi tambang nikel di Pulau Lemo, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. foto: yoshasrul

Sektor pertambangan provinsi Sulawesi Tenggara cukup potensial dan menjadi perhatian investor nasional maupun asing yang bergerak di bidang pertambangan. Sulawesi Tenggara memiliki kandungan tambang yang sangat potensial dan telah banyak perusahaan yang telah melakukan eksplorasi utamanya kabupaten Buton, Konawe, Konawe Utara, dan kabupaten lain di Sulawesi Tenggara. Hal ini membuktikan bahwa Sulawesi Tenggara memilki potensi pertambangan yang dapat diandalkan, namun belum dioptimalkan pemanfaatannya.

Potensi pertambangan yang dimiliki oleh Sulawesi Tenggara diantaranya adalah Tambang aspal di Kabupaten Buton, Tambang nikel di kabupaten Kolaka, Konawe Utara dan Konawe, potensi tambang marmer, batu granit dan krom tersebar di beberapa kabupaten di Sulawesi Tenggara dan untuk potensi tambang minyak di Kabupaten Buton Utara dan Buton. Khusus untuk tambang aspal, beberapa perusahaan …

Pengerukan Pasir Sungai Pohara Kabupaten Konawe

Tampak pada gambar, bantaran sungai setiap harinya terkikis, akibat ulah perusahaan penambang pasir yang menggunakan mesin pompa air. Mesin tersebut sangatlah mempengaruhi bantaran sungai. foto: yoshasrul

Konawe, Greenpress-Aktifitas penambangan pasir ilegal di sungai pohara oleh warga setempat telah menyebabkan terjadinya degradasi lingkungan yang luar biasa. Sungai yang kian dalam menyebabkan badan tanah disepanjang sungai mengalami erosi yang hebat.

Warga yang bermukim di pinggiran Sungai Pohara, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara pun terancam bencana. Satu rumah masyarakat bahkan telah ambruk dan terbawah arus. Tubir sungai kian jauh masuk ke lahan pemukiman masyarakat. "Dalam tiga bulan tanah ini telah ambrol sejauh lima belas meter,"kata Dareman warga Desa Pohara, Kecamatan Sampara.


“Dengan adanya penambangan pasir yang menggunakan Pompa Pengisap Pasir di Ke 3 desa ini yaitu, desa Polua, Desa Amoare, Desa Andadowi, Kabupaten Konawe membawa dampak yang besar. Seperti yang…