Langsung ke konten utama

Kejari Limpahkan Kasus Korupsi Penanaman Pohon

Depok,- Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Depok, Jawa Barat melimpahkan kasus dugaan korupsi penanaman pohon senilai Rp473,9 juta yang menggunakan dana APBD 2006, ke Pengadilan Negeri (PN) Depok.


Kasus tersebut melibatkan Asep Suganda, yang saat ini menjabat sebagai Kabid Tata Bangunan, Dinas Tata Kota dan Bangunan (Distakotbang).

"Kasus AS sudah dilimpahkan ke pengadilan pada Selasa (12/8)," kata Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Depok, Triyono Haryanto, di Depok, Rabu.

Tersangka kasus korupsi penanaman ribuan pohon di Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciliwung tersebut telah menyerahkan diri ke Kejari Depok, pada Senin (28/4).

Saat itu, Asep sebagai pimpinan pelaksana kegiatan, pejabat pembuat komitmen dan kuasa pengguna anggaran (KPA) yang ditunjuk melalui surat keputusan (SK) Kepala Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup (DKLH) Kota Depok, Walim Herwandi.

Triyono mengatakan, telah menunjuk enam jaksa untuk menangani kasus Asep. Mereka adalah Rachmat Vidianto (Kepala Seksi Intelijen), Yudi Indra Gunawan (Kepala Seksi Pidana Khusus), Denny Ahmad (Kepala Sub Intelijen), Purnomo Datriadi (Kepala Sub Korupsi Pidana Khusus) serta Basuki (Kepala Sub Ekonomi Moneter Intelijen) dan Apreza Darul Putra (Jaksa fungsional).

Asep dikenai pasal primer ayat (2) dan ayat (3) UU No 20 tahun 2001 tentang pemberantasan korupsi dengan ancaman hukuman minimal 20 tahun.

Dikatakannya, tersangka Asep diduga menyelewengkan dana untuk penanaman 5.000 batang pohon di Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciliwung senilai Rp223,9 juta, serta Rp250 juta untuk penanaman 1.250 pohon di Taman Hutan Rakyat (Tahura).

Tindak pidana korupsi itu dilakukan ketika ia menjabat sebagai Kabid Pemulihan Lingkungan Hidup Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup (DKLH) Depok.

Dalam proyek itu, jumlah pohon yang ditanam tidak sesuai dengan yang ditentukan. Bahkan dari hasil investigasi dan pengakuan warga sekitar DAS Ciliwung, hanya beberapa pohon yang ditanam.

Asep saat ini sedang menjalani tahanan di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Paledang, Bogor. (Ant)

Komentar

Pos populer dari blog ini

ACARA GREEN FESTIVAL 2008

Jalan Masuk

Acara Green Festival 2008 sendiri akan mengambil tempat di Parkir Timur Senayan. Dari layout gambar yang dirilis panitia, pintu masuk Greenfest berada di sisi utara Parkir Timur Senayan, sedangkan panggung utama berada di ujung selatannya (membelakangi jalan raya Sudirman).


Untuk mempermudah akses masuk ke Green Festival, Anda disarankan masuk ke komplek Senayan melalui Century Atlit (Jl Pintu 1) atau TVRI (Jl Gerbang Pemuda) untuk selanjutnya langsung menuju Parkir Timur Senayan.

Pentas Musik
- T ai ko Jepang (alat tabuh): Jumat 16.10
- Choir Kid Purwacaraka: Jumat 16.25
- Capoeira: Jumat 19.05
- Nugie: Jumat 20.10
- Letto: Jumat 20.45
- SD Citra Indonesia : Sabtu 10.30
- Dwiki & The Next Gen: Sabtu 13.25
- SD & SMA Harapan Bangsa: Sabtu 14.25
- Nabila & Smart: Sabtu 15.45
- Ulli Sigar Rusady & Super Bintang: Sabtu 19.05
- Maliq & d'Essentials: Sabtu 19.25
- Marcell: Sabtu 20.15
- Ta ta loe: Minggu 10.30 & 17.00
- Bina Vokalia: Minggu 1…

Mencumbu Wisata Air Terjun Moramo

Pepohonan rimbun tumbuh subur disepanjang jalan. Sebagain telah berumur dan berukuran besar.  Batu dan pohon-pohon berbalur lumut begitu mudah dijumpai.

Potensi Tambang Sulawesi Tenggara dalam Kepungan Investor

Gambar kegiatan eksplorasi tambang nikel di Pulau Lemo, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. foto: yoshasrul

Sektor pertambangan provinsi Sulawesi Tenggara cukup potensial dan menjadi perhatian investor nasional maupun asing yang bergerak di bidang pertambangan. Sulawesi Tenggara memiliki kandungan tambang yang sangat potensial dan telah banyak perusahaan yang telah melakukan eksplorasi utamanya kabupaten Buton, Konawe, Konawe Utara, dan kabupaten lain di Sulawesi Tenggara. Hal ini membuktikan bahwa Sulawesi Tenggara memilki potensi pertambangan yang dapat diandalkan, namun belum dioptimalkan pemanfaatannya.

Potensi pertambangan yang dimiliki oleh Sulawesi Tenggara diantaranya adalah Tambang aspal di Kabupaten Buton, Tambang nikel di kabupaten Kolaka, Konawe Utara dan Konawe, potensi tambang marmer, batu granit dan krom tersebar di beberapa kabupaten di Sulawesi Tenggara dan untuk potensi tambang minyak di Kabupaten Buton Utara dan Buton. Khusus untuk tambang aspal, beberapa perusahaan …