Langsung ke konten utama

Gunung Dukono di Malut Kembali Semburkan Pasir

Ternate- Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara (Halut), Maluku Utara (Malut), kembali menyemburkan pasir dan debu, namun semburan itu dinilai tidak berbahaya, sehingga warga disekitar gunung itu tidak perlu diungsikan.

"Gunung Dukono menyemburkan pasir dan debu, bahkan pasir dan debu itu mengalir sampai ke pemukiman warga, tapi tidak ada perintah dari instansi terkait kepada warga untuk mengungsi," kata Salim, warga Halut di Tobelo yang dihubungi dari Ternate, Sabtu.

Gunung Dukono pada akhir Juli lalu telah menyemburkan material pasir dan debu, bahkan saat itu pasir dan debunya sampai ke Tobelo, ibukota Kabupaten Halut, sehingga sempat mengganggu aktivitas warga setempat.

Ketika dikonfirmasi hal itu, Kepala Pos Pengamatan Gunung Dukono, Iwan Amat mengatakan, semburan pasir dan debu itu menunjukkan bahwa aktivitas vulkaniknya meningkat, namun secara umum masih dianggap wajar sehingga status gunung itu belum dinaikkan (siaga).

Oleh karena itu, masyarakat di sekitar Gunung Dukono diimbau tenang dan tetap melakukan aktivitas seperti biasa, namum harus tetap waspada dan untuk sementara jangan melakukan pendakian ke gunung tersebut.

"Kami terus memantau perkembangan Gunung Dukono dan kalau aktivitas vulkaniknya terus menunjukan peningkatan dan dianggap telah membahayakan bagi warga di sekitarnya, kami akan sampaikan kepada warga," katanya.

Gunung Dukono merupakan salah satu dari lima gunung api yang masih aktif di Malut. Salah satu gunung api lainnya di Malut yakni Gunung Gamalama di Kota Ternate sejak beberapa bulan lalu juga telah menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik dan kini dalam status siaga.(Ant)


Komentar

Pos populer dari blog ini

Potensi Tambang Sulawesi Tenggara dalam Kepungan Investor

Gambar kegiatan eksplorasi tambang nikel di Pulau Lemo, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. foto: yoshasrul

Sektor pertambangan provinsi Sulawesi Tenggara cukup potensial dan menjadi perhatian investor nasional maupun asing yang bergerak di bidang pertambangan. Sulawesi Tenggara memiliki kandungan tambang yang sangat potensial dan telah banyak perusahaan yang telah melakukan eksplorasi utamanya kabupaten Buton, Konawe, Konawe Utara, dan kabupaten lain di Sulawesi Tenggara. Hal ini membuktikan bahwa Sulawesi Tenggara memilki potensi pertambangan yang dapat diandalkan, namun belum dioptimalkan pemanfaatannya.

Potensi pertambangan yang dimiliki oleh Sulawesi Tenggara diantaranya adalah Tambang aspal di Kabupaten Buton, Tambang nikel di kabupaten Kolaka, Konawe Utara dan Konawe, potensi tambang marmer, batu granit dan krom tersebar di beberapa kabupaten di Sulawesi Tenggara dan untuk potensi tambang minyak di Kabupaten Buton Utara dan Buton. Khusus untuk tambang aspal, beberapa perusahaan …

Negara Kepulauan Tuntut Amandemen Protokol Kyoto

Tuvalu, salah satu negara kepulauan yang rentan terhadap dampak perubahan iklim. Foto : Google.

Kopenhagen, BL-Di tengah negosiasi yang alot COP 15 UNFCCC di Kopenhagen, Tuvalu dan sejumlah negara kepulauan menuntut Amandemen Protokol Kyoto dalam pertemuan Conference of the Parties serving as the Meeting of the Parties to the Kyoto Protocol (CMP) di Bella Center kemarin.

Pertemuan itu membahas amandemen annex B, sebagai bagian dari periode kedua dari komitmen Protokol Kyoto. Tuvalu, salah satu negara kepulauan Pacific yang mendukung pelaksanaan mengusulkan amandemen target menjaga tingkat kenaikan suhu bumi di bawah atau tak lebih dari 1,5 derajat selsius dan konsentrasi gas rumah kaca tak lebih dari 350 ppm. Lebih tinggi dari kesepakatan sebelumnya, yang hanya 2 derajat celcius.

Hal tersebut dilaporkan Siti Maemunah dari Jatam yang juga turut hadir dalam COP 15 UNFCCC. Menurut Maemuna, Tuvalu adalah salah satu negara kepulauan di Asia pasifik yang harus lintang pukang bertahan hidup aki…

ACARA GREEN FESTIVAL 2008

Jalan Masuk

Acara Green Festival 2008 sendiri akan mengambil tempat di Parkir Timur Senayan. Dari layout gambar yang dirilis panitia, pintu masuk Greenfest berada di sisi utara Parkir Timur Senayan, sedangkan panggung utama berada di ujung selatannya (membelakangi jalan raya Sudirman).


Untuk mempermudah akses masuk ke Green Festival, Anda disarankan masuk ke komplek Senayan melalui Century Atlit (Jl Pintu 1) atau TVRI (Jl Gerbang Pemuda) untuk selanjutnya langsung menuju Parkir Timur Senayan.

Pentas Musik
- T ai ko Jepang (alat tabuh): Jumat 16.10
- Choir Kid Purwacaraka: Jumat 16.25
- Capoeira: Jumat 19.05
- Nugie: Jumat 20.10
- Letto: Jumat 20.45
- SD Citra Indonesia : Sabtu 10.30
- Dwiki & The Next Gen: Sabtu 13.25
- SD & SMA Harapan Bangsa: Sabtu 14.25
- Nabila & Smart: Sabtu 15.45
- Ulli Sigar Rusady & Super Bintang: Sabtu 19.05
- Maliq & d'Essentials: Sabtu 19.25
- Marcell: Sabtu 20.15
- Ta ta loe: Minggu 10.30 & 17.00
- Bina Vokalia: Minggu 1…