Langsung ke konten utama

Perusak Lingkungan Terindikasi Main "Akal-akalan"

Bandarlampung, - Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) mengingatkan indikasi upaya "akal-akalan" sejumlah perusahaan pelaku pencemaran lingkungan.

Menurut WALHI, perusahaan yang selama ini membuang limbah tanpa proses pengolahan yang benar, berupaya terlihat menerapkan Mekanisme Pembangunan Bersih (Clean Development Mechanism (CDM) untuk mengubah citra dan mendapatkan dana donor.

Menurut aktivis WALHI, Mukri Friatna, di Bandarlampung, Minggu, indikasi "akal-akalan" itu paling tidak nampak dari upaya beberapa perusahaan pelaku pencemaran yang tiba-tiba berusaha "membersihkan" diri dengan seolah-olah menjadi perusahaan yang paling peduli pada kelestarian alam dan lingkungan hidup.

"Kami punya data dan bukti indikasi semacam itu, termasuk adanya beberapa perusahaan pencemar lingkungan di Provinsi Lampung ini," ujar Mukri yang baru saja melepaskan jabatannya sebagai Direktur Eksekutif WALHI Lampung itu.

Menurut dia, sejumlah perusahaan itu antara lain menggunakan media massa untuk menampilkan diri sebagai perusahaan yang paling "bersih" dalam mengelola limbahnya.

Mukri mengingatkan bahwa penerapan CDM adalah sebagai salah satu cara untuk mengimplementasikan Protokol Kyoto yang telah disepakati dunia internasional termasuk Indonesia.

CDM, menurut dia, seharusnya dijalankan sesuai dengan prosedur dan bukan hanya "akal-akalan" untuk mengelabui sehingga bisa mendapatkan dana dari negara donor dalam jumlah besar semata.

"Kalau memang peduli pada kelestarian lingkungan hidup, ya sejak awal harus serius menerapkan prosedur baku pengolahan limbah pencemar dari perusahaan bersangkutan, bukan saja ketika mau mendapatkan dukungan dana dengan mengakali penerapan CDM itu," katanya seperti dikutip Antara.

CDM sebagai satu-satunya mekanisme yang dapat diikuti negara berkembang, memiliki tujuan ganda untuk membantu negara berkembang itu dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan dan membantu negara maju dalam mencapai target penurunan emisi gas karbon.

CDM dirancang sebagai bentuk investasi yang berbasis pasar dengan sertifikat penurunan emisi (Certified Emission Reduction/CER) sebagai komoditasnya.(Ant)


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Potensi Tambang Sulawesi Tenggara dalam Kepungan Investor

Gambar kegiatan eksplorasi tambang nikel di Pulau Lemo, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. foto: yoshasrul

Sektor pertambangan provinsi Sulawesi Tenggara cukup potensial dan menjadi perhatian investor nasional maupun asing yang bergerak di bidang pertambangan. Sulawesi Tenggara memiliki kandungan tambang yang sangat potensial dan telah banyak perusahaan yang telah melakukan eksplorasi utamanya kabupaten Buton, Konawe, Konawe Utara, dan kabupaten lain di Sulawesi Tenggara. Hal ini membuktikan bahwa Sulawesi Tenggara memilki potensi pertambangan yang dapat diandalkan, namun belum dioptimalkan pemanfaatannya.

Potensi pertambangan yang dimiliki oleh Sulawesi Tenggara diantaranya adalah Tambang aspal di Kabupaten Buton, Tambang nikel di kabupaten Kolaka, Konawe Utara dan Konawe, potensi tambang marmer, batu granit dan krom tersebar di beberapa kabupaten di Sulawesi Tenggara dan untuk potensi tambang minyak di Kabupaten Buton Utara dan Buton. Khusus untuk tambang aspal, beberapa perusahaan …

Jurnalistik Lingkungan : Tantangan dan Kiat

Oleh : IGG Maha Adi
___________________________________________

Lingkungan hidup
• Seluruh benda, daya, keadaan dan makhluk hidup, yang memengaruhi perikehidupan dan kesejahteraan makhluk hidup. (UU No.23/1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup)
• Memengaruhi  Berinteraksi

Jurnalistik Lingkungan
• Kegiatan pemberitaan [mengumpulkan, memproses dan menerbitkan informasi yang bernilai berita] masalah-masalah lingkungan hidup.

Berita Lingkungan
Berita lingkungan hidup memiliki beberapa ciri, antara lain:
• menunjukkan interaksi saling memengaruhi antar- komponen lingkungan
• berorientasi dampak lingkungan
• pemberitaan dapat dari level gen hingga level biosfer

Apa Itu Berita Lingkungan ?
• Berita lingkungan hidup sering tidak dapat dibedakan dari berita-berita masalah sosial seperti kesehatan, kemiskinan, bahkan kriminalitas. Masalah dampak lingkungan hampir selalu berkaitan dengan persoalan lain yang kompleks.
• Patokan yang fleksibel diperlukanKisi-kisi: int…

Bakau di Teluk Kendari Terus Menyusut

Masa kejayaan hutan bakau di sepanjang TelukKendari perlahan mulai redup, seiring maraknya pembangunan pemukiman di sekitarnya.