Langsung ke konten utama

Greenpeace: Terjadi Pembukaan Hutan Besar-besaran di Papua

Papua, Greenpress- Perusahaan-perusahaan minyak sawit tengah melakukan pembukaan hutan besar-besaran di kawasan paling timur Papua yang tidak tersentuh. Hal ini dilakukan dalam rangka membuat perkebunan kelapa sawit.
"Perusahaan-perusahaan minyak sawit telah memperoleh izin mengkonversi lahan seluas puluhan ribu hektar," kata aktivis Greenpeace Bustar Maitar seperti dikutip AFP.

Pengamatan yang dilakukan melalui udara di Lereh, sebuah daerah dekat Jayapura, menunjukkan produsen-produsen minyak, termasuk Sinar Mas, telah memulai pembukaan hutan besar-besaran.

Jika hal ini terus berlanjut, kata Maitar, akan membawa dampak merusak bagi hutan di Papua. Papua akan menjadi seperti Sumatera dan Kalimantan yang kehilangan hutannya karena pembukaan lahan dan pembalakan liar.

"Hutan yang masih tersisa di Inonesia penting untuk dijaga dalam rangka memerangi perubahan iklim," ujar Maitar dalam pernyataannya.

Selain itu, penduduk lokal sangat tergantung pada hutan untuk memperoleh makanan dan membangun tempat tinggal. Jika pembukaan itu terus berlanjut, komunitas penduduk sekitar akan kolaps.

"Penduduk lokal tidak bisa menggantungkan diri pada Pulau Jawa maupun daerah lain untuk memenuhi kebutuhan pokok mereka. Belum lagi karena adanya perubahan iklim, mereka tidak bisa memperkirakan kapan musim panen padi akan tiba," katanya.

Pembukaan hutan dalam rangka membuat perkebunan sawit adalah sumber utama penggundulan hutan di Indonesia. Hal ini menyebabkan Indonesia menjadi negara nomor tiga penyuplai emisi gas karbon terbanyak untuk dunia.(AFP/Andi Ahmad)


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jurnalistik Lingkungan : Tantangan dan Kiat

Oleh : IGG Maha Adi
___________________________________________

Lingkungan hidup
• Seluruh benda, daya, keadaan dan makhluk hidup, yang memengaruhi perikehidupan dan kesejahteraan makhluk hidup. (UU No.23/1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup)
• Memengaruhi  Berinteraksi

Jurnalistik Lingkungan
• Kegiatan pemberitaan [mengumpulkan, memproses dan menerbitkan informasi yang bernilai berita] masalah-masalah lingkungan hidup.

Berita Lingkungan
Berita lingkungan hidup memiliki beberapa ciri, antara lain:
• menunjukkan interaksi saling memengaruhi antar- komponen lingkungan
• berorientasi dampak lingkungan
• pemberitaan dapat dari level gen hingga level biosfer

Apa Itu Berita Lingkungan ?
• Berita lingkungan hidup sering tidak dapat dibedakan dari berita-berita masalah sosial seperti kesehatan, kemiskinan, bahkan kriminalitas. Masalah dampak lingkungan hampir selalu berkaitan dengan persoalan lain yang kompleks.
• Patokan yang fleksibel diperlukanKisi-kisi: int…

Potensi Tambang Sulawesi Tenggara dalam Kepungan Investor

Gambar kegiatan eksplorasi tambang nikel di Pulau Lemo, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. foto: yoshasrul

Sektor pertambangan provinsi Sulawesi Tenggara cukup potensial dan menjadi perhatian investor nasional maupun asing yang bergerak di bidang pertambangan. Sulawesi Tenggara memiliki kandungan tambang yang sangat potensial dan telah banyak perusahaan yang telah melakukan eksplorasi utamanya kabupaten Buton, Konawe, Konawe Utara, dan kabupaten lain di Sulawesi Tenggara. Hal ini membuktikan bahwa Sulawesi Tenggara memilki potensi pertambangan yang dapat diandalkan, namun belum dioptimalkan pemanfaatannya.

Potensi pertambangan yang dimiliki oleh Sulawesi Tenggara diantaranya adalah Tambang aspal di Kabupaten Buton, Tambang nikel di kabupaten Kolaka, Konawe Utara dan Konawe, potensi tambang marmer, batu granit dan krom tersebar di beberapa kabupaten di Sulawesi Tenggara dan untuk potensi tambang minyak di Kabupaten Buton Utara dan Buton. Khusus untuk tambang aspal, beberapa perusahaan …

Jawa Tengah dan Jawa Timur dilanda Banjir

Solo,Greenpress-Dipenghujung tahun 2007, sejumlah daerah di Jawa Tengah (Jateng) dan Jawa Timur (Jateng) dilanda banjir yang merendam pemukiman warga bahkan menelan korban jiwa dan puluhan orang dinyatakan hilang.

Kota Solo Jawa Tengah merupakan salah satu daerah yang terparah dilanda banjir yang berasal dari luapan Sungai Begawan Solo dengan ketinggian air mencapai 3 meter yang merendam rumah warga. Tak heran kalau banjir kali ini disebut yang terbesar yang melanda Solo sejak 1966.

Ribuan warga terpaksa mengungsi ke lokasi-lokasi yang dianggap aman. ”Untuk Solo, memang ada sejumlah wilayah yang dilewati Sungai Bengawan Solo,”kata Kepala Badan Informasi dan Komunikasi Pemkot Solo Purnomo Subagyo seperti dilansir Sindo (27/12).

Tim SAR yang terdiri atas Tim Solo Emergency Response Unit (SERU), aparat Polri dan TNI serta warga yang menggunakan peralatan seadanya membantu evakuasi warga.Mereka menggunakan perahu karet menyisir satu per satu rumah warga yang terendam.

Sejumlah warga me…