Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April 13, 2008

Kerusakan Hutan di Sulsel Mencapai 2,1 Juta Hektar

Makassar-Greenpress. Kerusakan hutan di wilayah Provinsi Sulawesi Selatan hingga saat ini diperkirakan mencapai 2,1 juta hektar. Penyebab kerusakan ditenggarai lebih banyak disebabkan karena ulah manusia seperti penebangan liar. Hal tersebut diungkapkan Kadis Kehutanan Sulsel Andi Idris Syukur.

Selain faktor manusia lanjut Idris, kerusakan hutan juga dipengaruhi oleh faktor alam terjadinya kebakaran hutan yang biasanya diakibatkan karena tingginya musim kemarau. Antara pohon yang satu dengan lainnya saling bergesekan, sehingga menimbulkan percikan api yang menjadi sumber kebakaran hutan.

"Kita sudah mencoba memperbaiki atau merehabilitasi hutan yang rusak itu. Hasilnya cukup baik, karena dari total luas hutan yang rusak 2,1 juta hektar, 56 persen diantaranya atau seluas 860 ribu hektar telah diperbaiki," jelas Idris menanggapi kerusakan hutan Sulsel yang cukup parah. Akibat kerusakan hutan ini, maka masyarakat yang bermukim di sekitarnya, bisa terancam bencana alam seperti te…

EU can hit biofuels goal without conflicts: Germany

BRDO, Slovenia (Reuters) - The European Union can achieve its 2020 target to get 10 percent of all transport fuel from biofuels without adding to soaring food prices and harming rainforests, Germany's environment minister said on Saturday.


"We can meet the 10 percent target through biofuel production in the European Union (and imports of) raw materials, which do not lead to a conflict with food or rainforests," Sigmar Gabriel told reporters on the fringes of a meeting of EU environment ministers in Slovenia.

Soaring food prices blamed on market speculators, a weak dollar and biofuels have led to riots in developing countries including Indonesia, the Philippines and Haiti, the U.N.'s Food and Agriculture Organisation said last week.

EU leaders agreed last year to get a tenth of all transport fuel from biofuels by 2020 to help fight climate change.
ADVERTISEMENT

Now ministers are having to think how to reach that goal and still avoid unwanted trade-offs, including stealing …

Walhi Nilai Konversi Hutan di Indonesia Jadi Ajang Korupsi

Surabaya, Greenpress- Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Nasional, Chalid Muhammad di Surabaya, Sabtu, mengatakan program konversi hutan di Indonesia menjadi ajang korupsi dan suap bagi pejabat di pemerintah pusat dan daerah.


Menurut Chalid, hal itu terungkap saat menyikapi penangkapan Al Amin Nasution, anggota DPR RI oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa hari lalu, terkait dugaan skandal suap kasus alih fungsi hutan lindung Bintan.

"Perbuatan Al Amin Nasution patut dikecam. Jika memang perbuatanya itu benar," katanya saat ditemui disela-sela paparan visi-misi kandidat Direktur Eksekutif Walhi 2008-2011 di Sekretariat Walhi Jatim Jalan Pucang Anom I Surabaya.

Selain itu, Walhi memuji kinerja KPK yang selama ini merupakan lembaga negara yang konsentrasi dan bertugas khusus menangani tindak pidana korupsi, namun saat ini telah masuk ke ranah kehutanan dari sektor korupsi.

"Kinerja KPK juga harus menyentuh Bupati dan pejabat jajaran Kementr…