Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus 17, 2008

Tahura Murhum dalam Cengkraman Makelar Tanah

Pemandangan miris ketika memasuk kawasan tahura. Kita tak lagi menemukan hutan lebat apalagi bertemu satwa layaknya disebuah kawasan hutan lindung. Di radius satu kilo meter kerah zona inti tahura telah gundul.

Kayu-ayu besar kini berganti dengan tanaman jangka pendek. Sebagian pohon besar telah tumbang hingga ke akar-akarnya. Beberapa gubuk warga yang tersebar terpisah menghiasi bukit tahura.

Mereka membuka areal kebun rakyat dengan menanam sejumlah aneka tanaman jangka pendek seperti jagung, ubi kayu, palawija dan sebagian lagi tanaman jangka panjang seperti mangga, kakao, cengkeh da lada ada yang dianggap menjadi komoditi yang secara ekonomi laku dijual.

Anehnya, tak ada batas berapa banyak jumlah areal yang dibuka, dari informasi yang diperoleh setiap warga mengkavling dari 5 hektar hingga puluhan hektar. Tak elas pula dari mana legitimasi mereka membuka lahan. “Itu kemauan kami sendiri. Tak ada yang menyuruh kami,”Lahadi, salah satu warga yang membuka lahan di bukit Nipa…

Berita Foto : Pengibaran Bendera Merah Putih di Puncak Lompobattang

Keterangan: Pengibaran Sang Saka Merah Putih di Puncak Gunung Lompobattang Provinsi Sulawesi Selatan yang dilakukan seorang aktivis Mahasiswa Pencinta Alam, photo : Winarni.