Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September 13, 2008

Presiden Akan Lakukan "Teleconference" dengan Sekjen PBB

Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dijadwalkan pada 12 September mendatang melakukan pembicaraan jarak jauh (teleconference) dengan Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon dan secara paralel dengan Perdana Menteri Polandia Donald Tusk dan Perdana Menteri Denmark Anders Fogh Rasmussen.

Jurubicara Kepresidenan Dino Patti Djalal di sela-sela acara buka bersama Presiden Yudhoyono di Istana Negara Jakarta, Selasa malam, mengatakan pembicaraan tersebut terkait dengan Konferensi Perubahan Iklim (UNFCCC) yang berlangsung di Bali pada akhir 2007 dan akan dilanjutkan di Polandia tahun 2008 dan Denmark pada 2009.

"Teleconference itu akan berlangsung pada 12 September malam pukul 19.00 WIB. Salah satu permasalahan yang dibicarakan adalah mengenai keberlanjutan konferensi di Bali yang prosesnya hingga saat ini belum stabil," kata Dino.

Rangkaian United Nation Framework Conference on Climate Change (UNFCCC) atau Konferensi Perubahan Iklim dalam Kerangka Kerja PBB digelar di Bali, pada 3…

Presiden Harap Pertemuan Poznan Dorong "Bali Roadmap"

Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengharapkan konferensi perubahan iklim yang akan berlangsung di Poznan, Polandia, Desember mendatang dapat mendorong proses negosiasi yang telah dirintis pada Peta Jalan Bali (Bali Roadmap).


"Kita harus memastikan proses untuk menghadapi perubahan iklim dalam jalur yang tepat untuk itu harus berkonsentrasi pada perkembangan yang akan terjadi di Poznan, Desember mendatang," kata Presiden Yudhoyono dalam "teleconference" dengan Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon, Perdana Menteri Polandia Donald Tusk dan Perdana Menteri Denmark Anders Fogh Rasmussen di Istana Negara Jakarta, Jumat malam.

Presiden menambahkan, pengalaman konferensi di Bali dapat menjadi pelajaran penting untuk mengurangi celah dari berbagai kepentingan yang hadir dalam pertemuan tersebut.

"Kunci keberhasilan antara lain persiapan yang baik, komunikasi serta adanya kepemimpinan, dan saya yakin saat konferensi di Poznan, ketiga hal itu dapat terwujud,"…