Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember 17, 2008

Indonesia - Inggris Kerjasama Perubahan Iklim

Jakarta - Menteri Kependudukan dan Lingkungan Hidup (KLH) Rachmat Witoelar dan Menteri Energi dan Perubahan Iklim Inggris Ed Miliband di sela-sela penyelenggaraan Konperensi PBB tentang Perubahan Iklim (UNFCCC 14) di Poznan, menandatangani MoU untuk kerjasama kemitraan di bidang perubahan iklim.

Dalam penandatanganan MoU tersebut hadir Dubes RI untuk Republik Polandia Hazairin Pohan dan Anggota DPD RI Sarwono Kusumaatmadja, demikian siaran pers Kedubes RI di Warsawa, Senin.

Kedua negara sepakat membentuk suatu kelompok kerja untuk memperbaiki konservasi hutan, pengembangan pasokan energi terbarukan, meningkatkan cara-cara untuk penghematan energi, serta menyiapkan masyarakat setempat untuk menyesuaikan diri dalam menghadapi dampak perubahan iklim.

Menteri KLH Witoelar yang juga menjadi ketua delegasi RI untuk COP 14 menyatakan optimistis bahwa pertumbuhan ekonomi hijau (green economics), pemajuan pencapaian MDGs dan pembangunan berkelanjutan dengan penciptaan lapangan kerja yang menjadi …

PBB: Perubahan Iklim Mungkin Gusur 6 Juta Orang Setiap Tahun

Polandia- Dampak perubahan iklim dapat menggusur sebanyak enam juta orang setiap tahun, separuh dari mereka akibat bencana alam seperti banjir dan badai, kata seorang pejabat senior PBB.

Badan pengungsi PBB (UNHCR = U.N. High Commissioner for Refugees) sedang membuat rencana yang didasarkan atas perkiraan lama bahwa pemanasan global akan memaksa antara 200 juta dan 250 juta orang meninggalkan rumah mereka sampai pertengahan abad ini, kata L. Craig Johnstone, Wakil Komisaris Tinggi PBB Urusan Pengungsi.

"Itu berarti tergusurnya sebanyak enam juta orang setiap tahun --itu adalah jumlah yang mengejutkan," katanya di sesi pembicaraan PBB mengenai iklim 1-12 Desember di Poznan, Polandia seperti dilansir Antara.

"Perkiraan operasi kami ialah mencakup jumlah minimal ... tapi kami sama sekali tak mampu mencakup itu saat ini," katanya seperti dilaporkan Reuters.

Johnstone mengatakan, lembaga bantuan perlu membantu hampir tiga juta orang yang kehilangan tempat tinggal mendadak s…