Langsung ke konten utama

Perakit Bom Ikan di Soropia Konawe Ditangkap



Konawe, Greenpress-Ndadi, seorang nelayan di Desa Bokori, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara harus berurusan dengan polisi setelah kedapatan tengah meracik bom ikan di rumahnya . Polisi menangkapnya setelah mendapatkan laporan warga sekitar seputar kegiatan di rumah Ndadi.

Saat menangkap Ndadi polisi menemukan sejumlah bahan-bahan yang diduga akan dipakai meracik bahan peledak bom ikan.

Bahan-bahan peledak itu terdiri dari pupuk, sembilan botol kosong, puluhan sumbu serta korek api. “Dengan keberadaan sejumlah bahan tersebut kami menduga jika bahan-bahan itu akan digunakan sebagai bahan peledak yakni untuk pembuatan bom ikan,”kata Iptu Samin, Kasatreskrim Polresta Kendari.

Semnatar tersangka Ndadi mengaku mendapatkan bahan-bahan seperti pupuk dari seseorang yang datang dengan menggunakan kapal yang hendak ke Kota Palu Sulawesi Tengah. Ia membeli pupuk seberat empat kilogram dengan harga 25 ribu rupiah per kilo.

Ndadi membantah bila bahan-bahan itu akan diracik dan dijadikan bahan peledak untuk membom ikan. “Bahan-bahan itu akan digunakan sebagai pupuk rumpt laut,”kata Ndadi.

Polisi sendiri tidak terpengaruh dengan alasan Ndadi.Tersangka di periksa secara intensif dan telah resmi menjadi tahanan Polres Kendari. (Yos Hasrul)


Komentar

Anonim mengatakan…
bunuh si"BABI"and"pepek mamak nya itu"

Pos populer dari blog ini

Potensi Tambang Sulawesi Tenggara dalam Kepungan Investor

Gambar kegiatan eksplorasi tambang nikel di Pulau Lemo, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. foto: yoshasrul

Sektor pertambangan provinsi Sulawesi Tenggara cukup potensial dan menjadi perhatian investor nasional maupun asing yang bergerak di bidang pertambangan. Sulawesi Tenggara memiliki kandungan tambang yang sangat potensial dan telah banyak perusahaan yang telah melakukan eksplorasi utamanya kabupaten Buton, Konawe, Konawe Utara, dan kabupaten lain di Sulawesi Tenggara. Hal ini membuktikan bahwa Sulawesi Tenggara memilki potensi pertambangan yang dapat diandalkan, namun belum dioptimalkan pemanfaatannya.

Potensi pertambangan yang dimiliki oleh Sulawesi Tenggara diantaranya adalah Tambang aspal di Kabupaten Buton, Tambang nikel di kabupaten Kolaka, Konawe Utara dan Konawe, potensi tambang marmer, batu granit dan krom tersebar di beberapa kabupaten di Sulawesi Tenggara dan untuk potensi tambang minyak di Kabupaten Buton Utara dan Buton. Khusus untuk tambang aspal, beberapa perusahaan …

Jurnalistik Lingkungan : Tantangan dan Kiat

Oleh : IGG Maha Adi
___________________________________________

Lingkungan hidup
• Seluruh benda, daya, keadaan dan makhluk hidup, yang memengaruhi perikehidupan dan kesejahteraan makhluk hidup. (UU No.23/1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup)
• Memengaruhi  Berinteraksi

Jurnalistik Lingkungan
• Kegiatan pemberitaan [mengumpulkan, memproses dan menerbitkan informasi yang bernilai berita] masalah-masalah lingkungan hidup.

Berita Lingkungan
Berita lingkungan hidup memiliki beberapa ciri, antara lain:
• menunjukkan interaksi saling memengaruhi antar- komponen lingkungan
• berorientasi dampak lingkungan
• pemberitaan dapat dari level gen hingga level biosfer

Apa Itu Berita Lingkungan ?
• Berita lingkungan hidup sering tidak dapat dibedakan dari berita-berita masalah sosial seperti kesehatan, kemiskinan, bahkan kriminalitas. Masalah dampak lingkungan hampir selalu berkaitan dengan persoalan lain yang kompleks.
• Patokan yang fleksibel diperlukanKisi-kisi: int…

Negara Kepulauan Tuntut Amandemen Protokol Kyoto

Tuvalu, salah satu negara kepulauan yang rentan terhadap dampak perubahan iklim. Foto : Google.

Kopenhagen, BL-Di tengah negosiasi yang alot COP 15 UNFCCC di Kopenhagen, Tuvalu dan sejumlah negara kepulauan menuntut Amandemen Protokol Kyoto dalam pertemuan Conference of the Parties serving as the Meeting of the Parties to the Kyoto Protocol (CMP) di Bella Center kemarin.

Pertemuan itu membahas amandemen annex B, sebagai bagian dari periode kedua dari komitmen Protokol Kyoto. Tuvalu, salah satu negara kepulauan Pacific yang mendukung pelaksanaan mengusulkan amandemen target menjaga tingkat kenaikan suhu bumi di bawah atau tak lebih dari 1,5 derajat selsius dan konsentrasi gas rumah kaca tak lebih dari 350 ppm. Lebih tinggi dari kesepakatan sebelumnya, yang hanya 2 derajat celcius.

Hal tersebut dilaporkan Siti Maemunah dari Jatam yang juga turut hadir dalam COP 15 UNFCCC. Menurut Maemuna, Tuvalu adalah salah satu negara kepulauan di Asia pasifik yang harus lintang pukang bertahan hidup aki…