Langsung ke konten utama

Menhut Harus Tegas Soal Pemindahan Komodo ke Bali


Flores, Green Press-Menteri Kehutanan MS Kaban harus bersikap tegas dan terbuka terkait upaya pemindahan 5 pasang komodo (Varanus komodoensis) dari kawasan cagar alam Wae Wuul, Kabupaten Manggarai Barat, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur ke Taman Safari Bali..

Pasalnya sejak dikeluarkan Surat Keputusan Menteri Kehutanan Nomor SK.384/Menhut-II/2009 tanggal 13 Mei 2009 tentang pemberian izin menangkap 10 ekor komodo guna pemurnian genetik hingga sekarang tidak ada kejelasan. Hal itu akan menimbu lkan keresahan di kalangan masyarakat NTT.

"Menhut sebaiknya berterus terang, kalau memang dibatalkan rencana itu katakanlah, hal itu justru sangat terpuji. Jangan malah berdiplomasi membentuk tim terpadu untuk studi kelayakan memuluskan rencana tersebut, kata pemerhati lingkungan dari Manggarai Rofino Kant," Rabu (26/8), yang dihubungi dari Ende, Flores.

Menurut Rofino, sikap menteri kehutanan yang terkesan mengambang hingga saat ini justru akan membuat masyarakat NTT makin cemas, dan juga terkesan menhut melemparkan tanggung jawab atau mengadu domba antara pemerintah provinsi NTT, dan pemerintah Kabupaten Manggarai Barat dengan masyarakat.

"Sebab akan terkesan pemprov, maupun pemkab Manggarai Barat berkonspirasi dalam rencana ini," katanya.

Gubernur NTT Frans Lebu Raya belum lama ini bersama pimpinan DPRD NTT telah menghadap MS Kaban untuk menyampaikan aspirasi penola kan masyarakat NTT jika komodo Flores dipindah ke Bali. Aspirasi itu akan ditindaklanjuti melalui pembahasan dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (Kompas , 7/8).

Pemprov NTT menghendaki pemurnian genetik komodo dilakukan secara in situ atau di habitat aslinya. Pertimbangan lainnya, dari aspek pariwisata pemindahan komodo yang merupakan satwa purba endemik NTT jika dipindah ke Bali dampaknya akan merugikan masyarakat NTT.

Sementara itu Ketua DPRD Kabupaten Manggarai Barat Matheus Hamsi menegaskan, bahwa Bali adalah kota pariwisata budaya, bukan untuk habitat komodo.

"Dengan dalil apa pun saya sebagai wakil rakyat tetap menolak rencana pemindahan komodo ke Bali. Masyarakat NTT pun saya yakin tidak setuju. Pemerintah pusat tidak bisa berbuat seenaknya. Dan juga menjadi pertanyaan, ada apa menteri kehutanan begitu ngotot komodo dipindah dari habitat aslinya di Flores. Jangan-jangan menhut memiliki saham di Taman Safari Bali," kata Matheus.(KPS/A.A.Effendy)



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Potensi Tambang Sulawesi Tenggara dalam Kepungan Investor

Gambar kegiatan eksplorasi tambang nikel di Pulau Lemo, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. foto: yoshasrul

Sektor pertambangan provinsi Sulawesi Tenggara cukup potensial dan menjadi perhatian investor nasional maupun asing yang bergerak di bidang pertambangan. Sulawesi Tenggara memiliki kandungan tambang yang sangat potensial dan telah banyak perusahaan yang telah melakukan eksplorasi utamanya kabupaten Buton, Konawe, Konawe Utara, dan kabupaten lain di Sulawesi Tenggara. Hal ini membuktikan bahwa Sulawesi Tenggara memilki potensi pertambangan yang dapat diandalkan, namun belum dioptimalkan pemanfaatannya.

Potensi pertambangan yang dimiliki oleh Sulawesi Tenggara diantaranya adalah Tambang aspal di Kabupaten Buton, Tambang nikel di kabupaten Kolaka, Konawe Utara dan Konawe, potensi tambang marmer, batu granit dan krom tersebar di beberapa kabupaten di Sulawesi Tenggara dan untuk potensi tambang minyak di Kabupaten Buton Utara dan Buton. Khusus untuk tambang aspal, beberapa perusahaan …

Jurnalistik Lingkungan : Tantangan dan Kiat

Oleh : IGG Maha Adi
___________________________________________

Lingkungan hidup
• Seluruh benda, daya, keadaan dan makhluk hidup, yang memengaruhi perikehidupan dan kesejahteraan makhluk hidup. (UU No.23/1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup)
• Memengaruhi  Berinteraksi

Jurnalistik Lingkungan
• Kegiatan pemberitaan [mengumpulkan, memproses dan menerbitkan informasi yang bernilai berita] masalah-masalah lingkungan hidup.

Berita Lingkungan
Berita lingkungan hidup memiliki beberapa ciri, antara lain:
• menunjukkan interaksi saling memengaruhi antar- komponen lingkungan
• berorientasi dampak lingkungan
• pemberitaan dapat dari level gen hingga level biosfer

Apa Itu Berita Lingkungan ?
• Berita lingkungan hidup sering tidak dapat dibedakan dari berita-berita masalah sosial seperti kesehatan, kemiskinan, bahkan kriminalitas. Masalah dampak lingkungan hampir selalu berkaitan dengan persoalan lain yang kompleks.
• Patokan yang fleksibel diperlukanKisi-kisi: int…

Bakau di Teluk Kendari Terus Menyusut

Masa kejayaan hutan bakau di sepanjang TelukKendari perlahan mulai redup, seiring maraknya pembangunan pemukiman di sekitarnya.