Langsung ke konten utama

Pesta Blogger 2009 Usung Spirit Kebangsaan


Ketgam : Suasana Pesta Blogger 2009 yang berlangsung di Jakarta (24/10). Foto : Beritalingkungan/Marwan Azis

Jakarta, BERLING- Seribu dua ratus blogger diperkirakan hadir dalam perhelatan Pesta Blogger 2009 yang berkumpul di Gedung SMESCO Gatot Subroto Jakarta Selatan. Data tersebut diperoleh dari panitia berdasarkan registarasi online yang ditutup Kamis sore (23/10) plus undangan.

Pesta blogger sendiri merupakan ajang temu nasional blogger terbesar di Indonesia yang diadakan setiap tahun, sejak 2007 lalu. Acara pesta blogger 2009 mengusung tema” One Spirit One Nation” atau Satu Semangat Satu Bangsa” ini dibuka pada pukul 10.15 WIB (24/10) dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Selanjutnya para blogger yang hadir disugguhi sebuah tayangan video yang menggambarkan persatuan dalam keberagaman.

“Ini untuk mengingat kita dan para bloggers, khususnya untuk tetap bersatu sebagai bangsa terlepas dari perbedaan yang kita miliki,”kata Iman Brotoseno, Ketua Panitia Pesta Blogger 2009.”Blog dan social media lainnya mampu melampaui batas-batas fisik, religius, maupun kultur untuk membawa kita bersatu sebagai bangsa, dalam satu semangat.”tambahnya. Pesta Blogger kali ini dibuka langsung oleh Menteri Komunikasi dan Informasi RI, Tifatul Sambiring. Dalam sambutanya Tifatul mengatakan Departemen Kominfo mendukung sepenuhnya kegiatan blogger di Indonesia.

Bukan hanya itu, sebuah video mengenai perjalanan pesta blogger 2009 dan aktivitas sehari-hari para blogger pun diputar di hall eksibisi. Video ini memuat kegiatan para blogger, cuplikan keseharian mereka, juga klik-klik hal-hal unik dan menggelikan dari perjalanan para blogger selama ini.

Acara pesta blogger tahun ini semakin meriah dengan diramaikan oleh para blogger-blogger mancanegara, baik dari Amerika Serikat, Austarlia dan Singapura.

Brian Giesen, blogger asal Amerika Serikat yang merupakan praktisi yang cukup terpadang dan berpengalaman di bidang social media hadir dan terlibat dalam diskusi mengenai “Blogpreneur” atau pengguna blog yang mendukung kewirausahaan. Bukan hanya Brian yang langsung dari Amerika, hadir pula Mark Fraunfelder (pendiri group blog terkenal BoingBoing.net), Corvida Raven (pemilik blog teknologi dan sosial media SheGeeks.net), serta Arsalam Iftikhar (pengacara hak asasi manusia internasional dan pemilik blog TheMuslimGuy.com blog yang bertujuan untuk yang bertujuan untuk menciptakan pengertian yang lebih baik mengenai Islam di dunia Barat). Ketiga berdiskusi langsung dengan para peserta Pesta Blogger melalui video chat.

Travel blogger asal Australia, Anthony Bianco, juga tampil mengisahkan pengalamannya backpacking-nya pada salah satu sesi diskusi di Pesta Blogger 2009 ini. Sejak akhir September lalu, Anthony telah memulai blogging trip-nya di beberapa daerah di Indonesia, termasuk Banda Aceh, Jambi, Pekanbaru, Palembang, Bandung, Semarang, dan Surabaya.
Sebelumnya, selama periode Juli hingga Oktober 2009, Pesta Blogger 2009 juga menggelar rangkaian Blogshop (blogging workshop) di sepuluh kota di Indonesia. Dari acara ini telah lahir lebih dari 500 blogger baru dari Malang, Semarang, Bandung, Balipapan, Samarinda, Makassar, Surabaya, Medan, Yogyakarta, dan Palembang sejak Juli 2009 lalu. Etika di ranah maya menjadi topik bahasan utama dalam rangkaian blogging workshop yang didukung penuh Kedutaan Besar Amerika Serikat untuk Indonesia.

“Kami ingin mendorong lebih banyak masyakat Indonesia terlibat dalam aktivitas blogging dan melakukannya secara bertanggung jawab, konstruktif dan kritis dengan kesadaran sosial yang tinggi,”kata Iman Brotoseno, Ketua Panitia Pesta Blogger 2009.

Prita Mulyasari, perempuan yang sempat dipenjara karena keluhanya menyebar diinternet juga hadir pada salah sesi diskusi di Pesta Blogger 2009 yang bertema mengenai etika dan impikasi hukum di ranah maya.

Menjelang sore, Panitia Pesta Blogger juga mengumumkan pemenang dari beberapa kompestisi blog seperti kompetisi menulis Pesta Blogger 2009, pemenang XL blog award, dan pemenang blog terbaik dari rangkaian blogging workshop Pesta Blogger 2009. (Marwan Azis).



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Potensi Tambang Sulawesi Tenggara dalam Kepungan Investor

Gambar kegiatan eksplorasi tambang nikel di Pulau Lemo, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. foto: yoshasrul

Sektor pertambangan provinsi Sulawesi Tenggara cukup potensial dan menjadi perhatian investor nasional maupun asing yang bergerak di bidang pertambangan. Sulawesi Tenggara memiliki kandungan tambang yang sangat potensial dan telah banyak perusahaan yang telah melakukan eksplorasi utamanya kabupaten Buton, Konawe, Konawe Utara, dan kabupaten lain di Sulawesi Tenggara. Hal ini membuktikan bahwa Sulawesi Tenggara memilki potensi pertambangan yang dapat diandalkan, namun belum dioptimalkan pemanfaatannya.

Potensi pertambangan yang dimiliki oleh Sulawesi Tenggara diantaranya adalah Tambang aspal di Kabupaten Buton, Tambang nikel di kabupaten Kolaka, Konawe Utara dan Konawe, potensi tambang marmer, batu granit dan krom tersebar di beberapa kabupaten di Sulawesi Tenggara dan untuk potensi tambang minyak di Kabupaten Buton Utara dan Buton. Khusus untuk tambang aspal, beberapa perusahaan …

Otto Soemarwoto, Guru Besar Pro Lingkungan & NKRI

Guru besar emeritus Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung, ini seorang tokoh yang pro lingkungan hidup dan pro Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Doktor dalam Plant Physiology, Universitas California, Berkeley, AS, kelahiran Purwokerto, Jawa Tengah, 19 Februari 1926, ini mengatakan setiap proyek harus bertujuan untuk memperkuat NKRI dan lingkungan hidup.


Prof Dr Otto Soemarwoto yang dikenal rendah hati dan sederhana, itu mengatakan selama ini banyak kegiatan pembangunan yang mengabaikannya. Dia memberi contoh, pembangunan transportasi yang lebih banyak diarahkan pada transportasi darat. Padahal Indonesia adalah negara kelautan. Akibatnya, laut belum menjadi penghubung, melainkan pemisah.

Menurut suami dari Idjah Natadipraja MA dan ayah dari Gatot Soemarwoto, Rini Soemarwoto dan Bambang Soemarwoto, itu pembangunan juga masih bersifat Jawa-sentris sehingga menimbulkan iri hati dan berujung kehendak untuk memisahkan diri. Menurutnya, sekitar 80 persen pembangunan jalan tol ada di…

Bakau di Teluk Kendari Terus Menyusut

Masa kejayaan hutan bakau di sepanjang TelukKendari perlahan mulai redup, seiring maraknya pembangunan pemukiman di sekitarnya.