Langsung ke konten utama

Greenpeace Hentikan Derek Pengangkut Milik RAPP



Dua aktivis Greenpeace menggantungkan banner bertuliskan "Perusakan Hutan: Anda Bisa Menghentikan ini" dan "Penjahat Iklim" di atas derek di dermaga yang merupakan fasilitas perusahaan yang dioperasikan oleh APP, perusahaan pulp dan kertas milik Sinar Mas di Provinsi Riau. Foto : Greenpeace.

Jakarta, Duabelas hari sebelum Konferensi Tingkat Tinggi PBB tentang Perubahan Iklim di Kopenhagen, hari ini (25/11) aktivis Greenpeace menghentikan fasilitas ekspor salah satu perusahaan pulp dan kertas terbesar yang dioperasikan oleh Sinar Mas, dan dimiliki oleha Asia Pulp and Paper (APP) di jantung hutan tropis Indonesia.

Duabelas aktivis memblok derek pengangkut di dermaga untuk menghentikan ekspor pulp, dan membentangkan spanduk bertuliskan: “Penghancuran Hutan: Anda Dapat Menghentikan Ini” dan "Penjahat Iklim".

Mereka juga mendesak para pemimpin dunia, termasuk Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono, untuk mengambil kepemimpinan yang kuat dalam menghentikan kekacauan iklim, dan menyediakan dana global bagi perlindungan hutan, mengakhiri penghancuran hutan tropis sebagai bagian dari perjanjian iklim yang adil, ambisius, dan mengikat di Konferensi Iklim PBB di Kopenhagen pada bulan Desember yang akan datang.

“Deforestasi merupakan salah satu akar krisis iklim. Kami menghentikan ekspor salah satu perusahaan pulp terbesar di dunia di garda terdepan penghancuran hutan, untuk memberitahukan para pemimpin dunia terpilih bahwa mereka mampu – dan harus – menarik kita semua dari tepi jurang bencana perubahan iklim,” kata Shailendra Yashwant, Direktur Kampanye Greenpeace Asia Tenggara dalam siaran persnya.

Aksi Greenpeace ini dilakukan setelah Presiden Barack Obama berusaha mengkerdilkan Perjanjian Iklim Kopenhagen menjadi hanya sebatas pernyataan politik dan menunda keputusan yang sangat penting tentang perjanjian iklim yang mengikat secara hukum.

Menurut Yashwant, Presiden Obama dan para pemimpin dunia lainnya tidak bisa dibiarkan melakukan sabotase terhadap keluarnya hasil yang kuat di Kopenhagen hanya karena mereka tidak memiliki kemauan politik. "Para pemimpin kita harusnya hanya menyetujui satu perjanjian yang adil, ambisius dan mengikat agar kita semua bisa selamat dari bencana iklim,"ujarnya.

Perusahaan raksasa APP menjual produknya di pasar global seperti Cina, Amerika Serikat, Eropa dan Australia dan mensuplai kepada berbagai merk dan distributor internasional seperti Vogue, Kentucky Fried Chicken dan Marc Jacobs. APP, bersama dengan saingannya APRIL, bersama-sama bertanggung jawab atas penghancuran hutan tropis dan lahan gambut yang kaya karbon di berbagai tempat di Indonesia, termasuk di kawasan yang sangat rentan seperti Semenanjung Kampar, di Sumatera.

Semenanjung ini mengandung 2 miliar ton karbon dan merupakan salah satu penyimpan karbon terbesar di dunia, yang merupakan pertahanan kunci dalam melawan perubahan iklim global. Juru kampanye Hutan Greenpeace Asia Tenggara Bustar Maitar mengatakan, Indonesia merupakan ‘titik nol’ perubahan iklim. "Menghentikan penghancuran hutan disini dan di seluruh dunia tidak hanya merupakan cara termudah, namun juga yang paling efektif dalam mencegah perubahan iklim yang lebih parah.”tandasnya. (Marwan Azis).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Potensi Tambang Sulawesi Tenggara dalam Kepungan Investor

Gambar kegiatan eksplorasi tambang nikel di Pulau Lemo, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. foto: yoshasrul

Sektor pertambangan provinsi Sulawesi Tenggara cukup potensial dan menjadi perhatian investor nasional maupun asing yang bergerak di bidang pertambangan. Sulawesi Tenggara memiliki kandungan tambang yang sangat potensial dan telah banyak perusahaan yang telah melakukan eksplorasi utamanya kabupaten Buton, Konawe, Konawe Utara, dan kabupaten lain di Sulawesi Tenggara. Hal ini membuktikan bahwa Sulawesi Tenggara memilki potensi pertambangan yang dapat diandalkan, namun belum dioptimalkan pemanfaatannya.

Potensi pertambangan yang dimiliki oleh Sulawesi Tenggara diantaranya adalah Tambang aspal di Kabupaten Buton, Tambang nikel di kabupaten Kolaka, Konawe Utara dan Konawe, potensi tambang marmer, batu granit dan krom tersebar di beberapa kabupaten di Sulawesi Tenggara dan untuk potensi tambang minyak di Kabupaten Buton Utara dan Buton. Khusus untuk tambang aspal, beberapa perusahaan …

Otto Soemarwoto, Guru Besar Pro Lingkungan & NKRI

Guru besar emeritus Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung, ini seorang tokoh yang pro lingkungan hidup dan pro Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Doktor dalam Plant Physiology, Universitas California, Berkeley, AS, kelahiran Purwokerto, Jawa Tengah, 19 Februari 1926, ini mengatakan setiap proyek harus bertujuan untuk memperkuat NKRI dan lingkungan hidup.


Prof Dr Otto Soemarwoto yang dikenal rendah hati dan sederhana, itu mengatakan selama ini banyak kegiatan pembangunan yang mengabaikannya. Dia memberi contoh, pembangunan transportasi yang lebih banyak diarahkan pada transportasi darat. Padahal Indonesia adalah negara kelautan. Akibatnya, laut belum menjadi penghubung, melainkan pemisah.

Menurut suami dari Idjah Natadipraja MA dan ayah dari Gatot Soemarwoto, Rini Soemarwoto dan Bambang Soemarwoto, itu pembangunan juga masih bersifat Jawa-sentris sehingga menimbulkan iri hati dan berujung kehendak untuk memisahkan diri. Menurutnya, sekitar 80 persen pembangunan jalan tol ada di…

Jurnalistik Lingkungan : Tantangan dan Kiat

Oleh : IGG Maha Adi
___________________________________________

Lingkungan hidup
• Seluruh benda, daya, keadaan dan makhluk hidup, yang memengaruhi perikehidupan dan kesejahteraan makhluk hidup. (UU No.23/1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup)
• Memengaruhi  Berinteraksi

Jurnalistik Lingkungan
• Kegiatan pemberitaan [mengumpulkan, memproses dan menerbitkan informasi yang bernilai berita] masalah-masalah lingkungan hidup.

Berita Lingkungan
Berita lingkungan hidup memiliki beberapa ciri, antara lain:
• menunjukkan interaksi saling memengaruhi antar- komponen lingkungan
• berorientasi dampak lingkungan
• pemberitaan dapat dari level gen hingga level biosfer

Apa Itu Berita Lingkungan ?
• Berita lingkungan hidup sering tidak dapat dibedakan dari berita-berita masalah sosial seperti kesehatan, kemiskinan, bahkan kriminalitas. Masalah dampak lingkungan hampir selalu berkaitan dengan persoalan lain yang kompleks.
• Patokan yang fleksibel diperlukanKisi-kisi: int…