Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret 1, 2009

ASEAN Diimbau Segera Bertindak Untuk Perubahan Iklim

Huahin, Thailand-Greenpress-Aktivis Greenpeace kembali menggelar aksi pada pertemuan puncak ASEAN di Huahin Thailand dengan cara membentangkan sebuah spanduk yang bertuliskan “Sepuluh Bangsa, Satu Visi-Bertindak untuk Iklim Sekarang” pada sebuah papan iklan di seberang tempat pertemuan.

Sayangnya Kepala Negara anggota ASEAN yang datang untuk menghadiri pertemuan tahunan tersebut tidak cukup banyak yang mengagendakan isu perubahan iklim bahkan sebaliknya justru memperparah bencana yang terkait dengan perubahan iklim di wilayah ini. Para
pemimpin ASEAN lebih banyak memfokuskan pada pembahasan resesi ekonomi global.

"Para pemimpin ASEAN harus mengumumkan sebuah inisiatif kerjasama untuk adaptasi terhadap dampak perubahan iklim dan secara kolektif melakukan pencegahan terhadap fenomena pemanasan global,”kata Bustar Maitar, Juru Kampanye Hutan Greenpeace Asia Tenggara seperti dikutip dalam situs resmi Greenpeace Asia Tenggara (27/2).

Menurutnya, ada beberapa hal yang bisa dilakukan u…

Polhut Sita Ratusan Batang Kayu Ilegal

Kendari, Greenpress-Ratusan batang kayu hasil pembalakan liar diamankan aparat polisi kehutanan di kawasan hutan produksi Desa Amasara, Kecamatan Palangga Selatan, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, Sabtu (28/2/09) pagi. Dari ratusan batang kayu itu, sebagian besar sudah diolah setengah jadi menjadi balok dan papan.

Namun dari ratusan batang kayu yang disita itu, ada juga puluhan batang yang masih berbentuk gelondongan. Seluruh kayu itu merupakan jenis jati.

Ratusan batang kayu tersebut ditemukan petugas kehutanan tersimpan rapi di sebuah tanah kosong dekat kawasan hutan. Aparat Polhut juga sempat mengejar sejumlah pembalak namun berhasil melarikan diri. Petugas terpaksa menyita satu buah mesin chain saw.

“Total jumlah kayu yang berhasil diamankan sebanyak 24 meter kubik kayu balok dan hingga kini beluma ada orang yang mengaku pemilik kayu,”demikian Yunus Papilaya, petugas kehutanan Konawe Selatan.

“Ini penangkapan yang ke tiga di Tahun 2009 ini,”tambahnya.

Sayangnya meski berhas…

Mahasiswa Demo Tolak Alih Fungsi Hutan Lindung

Kendari, Greenpress-Puluhan mahasiswa dan aktivis LSM lingkungan di Kendari, Sabtu pagi melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Dinas kehutanan Provinsi Sulawesi tenggara. Para mahasiwa dan LSM ini menolak rencana pemerintah daerah menurunkan status kawasan hutan lindung menjadi kawasan hutan produksi. Pemerintah dianggap tak punya itikat melakukan perbaikan lingkungan.

"Disaat seluruh dunia tengah menggaungkan isu penyelamatan hutan melalui global warming, namun pemerintah sultra justeru asyik dengan program menghancurkan hutan. Ini tidak bisa dibiarkan, harus dicegah,"kata Ardian, salaha satu mahasiswa peduli lingkungan.

Mereka menilai, kebijakan itu akan membawa dampak buruk bagi masyarakat.
"Kalau hutan habis, masyarakat akan sengsara karena terus dilanda banjir. Kita juga tidak pernah kekurangan air, tapi itu juga bisa terjadi kalau hutan-hutan kita dihabisi," ujar salah satu pendemo dalam orasinya.

Menanggapi hal itu, Kadis Kehutanan Sultra, H Amal Jaya yang menemui …

Pemerintah Perlu Mengkaji Rencana Peralihan Fungsi Kawasan

Berapa persen luasan hutan konservasi Sulawesi Tenggara hariini? Ternyata hanya 10 persen dari luas hutan (daratan) yang luasnya 2,600.031 hektar. Data Balai Konservasi SumberDaya Alam (BKSDA) Sulawesi Tenggara menunjukkan dari total luasan tersebut, angka luasan hutan konservasi hanya seluas 274,069 hektar dan sisanya adalah hutan produksi dan hutan lindung yang dikelola oleh Pemerintah Daerah.

Pemerintah Daerah Sulawesi Tenggara hari ini tengah mewacanakan penurunan status kawasan hutan lindung---bukan konservasi—menjadi hutan produksi yang dalam pandangan mereka hutan lindung tersebut tidak produktif dan tak termanfaatkan. Di sisi lain, Pemerintah juga berencana menaikkan status sejumlah luasan kawasan hutan dari produksi menjadi hutan lindung.

Pandangan tersebut juga berasal dari pemikiran bahwa izin pinjam pakai luasan lahan bisa lebih mudah diperoleh karena pengelolaannya direncanakan untuk hajat hidup orang banyak di Sulawesi Tenggara, yakni dengan cara pengelolaan tambang emas m…