Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret 12, 2009

Indonesia Terancam Kehilangan Pulau-Pulau Kecil

Jatinangor,Greenpress - Negara Indonesia terancam kehilangan pulau-pulai kecil yang belum berpenghuni, dan sebagian pulau-pulau di wilayah perbatasan pun hampir tenggelam karena dampak pemanasan global.

Penyebab lainnya adalah era perdagangan bebas (free trade), serta masalah geo-politik yang berkaitan dengan perjanjian perbatasan wilayah teritorial dengan negara tetangga, kata pejabat Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP) Ir Sentot Widjaya MM pada seminar di kampus Universitas Padjadjaran (Unpad) di Jatinangor, Rabu.

Disebutkan, Indonesia mempunyai sekitar 17.504 pulau dan 5.073 sudah mempunyai nama. Sedangkan jumlah pulau yang sudah dihuni berjumlah 544 pulau.

Pejabat DKP itu menolak adalanya anggapan hilangnya pulau-pulau kecil tersebut disebabkan "jual-beli" pulau.

"Saya mewakili DKP tidak setuju jika ada istilah `jual-beli` pulau. Sampai sekarang yang ada hanya pengelolaan, itupun peraturannya sudah jelas," tegasnya.

Tidak disebutkan jumlah pulau -pulau kecil yan…

Semarang Jadi Lintasan Burung Migran Asia

Semarang,Greenpress- Wilayah Semarang pada musim pancaroba menuju musim kemarau menjadi lintasan burung migran Asia.


"Ada tiga jenis satwa burung yang nampak melintas di wilayah wanawisata Hutan Penggaron dan sekitar 1.780 ekor yang melintas di sisi utara Desa Pasar Gurung Weleri Kabupaten Kendal," kata Muhamad Nur Hasyim, salah satu penggerak pemantau burung gabungan dari Universitas Diponegoro dan Universitas Negeri Semarang di Semarang, Rabu.

Hasyim menjelaskan, tiga jenis satwa burung yang melintas di wilayah wanawisata Hutan Penggaron yakni Alap-alap Cina, burung Sikep Madu, dan Elang Alap Nippon. Sementara yang melintas di Kabupaten Kendal jenis terbanyak didominasi burung Alap-alap Cina.

"Sudah lebih dari 400 ekor burung terlihat melintas dari daratan Jepang dan Cina sebelum akhirnya bermigrasi ke titik terjauh seperti Pulau Bali dan Nusa Tenggara Timur," katanya seperti dikutip Antara.

Akibat lintasan burung migran di wanawisata Hutan Penggaron menjadikan tempa…