Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret 23, 2009

Air Jadi Barang Mahal

Bengkulu, Greenpress-Air menjadi barang mahal dan semakin susah diakses oleh masyarakat, bahkan terbitnya UU no. 7 tahun 2004 tentang Sumber Daya Air sangat kental dengan nuansa privatisasi air, kata pemerhati lingkungan Bengkulu, Ali Akbar terkait peringatan Hari Air Sedunia, Minggu.


Menurut dia pemerintah harus membatalkan UU tersebut karena jelas membatasi akses masyarakat terhadap sumber daya yang menjadi salah satu kebutuhan dasar manusia itu.

"UU ini juga bertentangan dengan UUD yang menyebutkan bahwa bumi, air dan segala isinya dikuasai oleh negara untuk kesejahteraan rakyat, sehingga kebijakan yang membatasi rakyat terhadap air bertentangan dengan UUD," katanya seperti dilansir Antara.

Mantan Direktur Walhi Bengkulu ini mengatakan seharusnya pemerintah bertanggungjawab melindungi dan melestarikan sumber daya air untuk rakyat, bukannya melegalkan kelompok tertentu untuk menguasai sumber air dan menjadi barang dagangan.

Secara keseluruhan kata dia, perlindungan air sebagai…

Sambut Hari Air Sedunia dengan "WQM"

Bandung-Greenpress, Dalam rangka memperingati Hari Air Seduni, USAID dan Kelompok Kerja Komunikasi Air (K3A) akan mengadakan Water Quality Monitoring (WQM) di Sungai Cikapundung.

Informasi yang dihimpun ANTARA, Sabtu, menyatakan, peringatan Hari Air Sedunia di Bandung akan digelar di dua tempat berbeda, yaitu di Hulu (Kawasan Maribaya) dan Hilir (Taman Lansia Cilaki Bandung) pada hari Minggu (22/3).

Kegiatan yang akan di gelar di Hulu (Kawasan Maribaya) ialah launching WQM dan penanaman pohon.

Sementara itu, kegiatan yang akan dilaksanakan di Hilir (Kawasan Taman Lansia Cilaki Bandung) ialah melukis di dinding atau triplek (mural Expresion) yang melibatkan pelajar SMP se Kota Bandung dan aksi damai berupa pembagian pin pada masyarakat.

Rencananya berbagai tokoh masyarakat Bandung seperti Wakil Walikota Bandung, Ayi Vivananda dan Ketua PDAM Kota Bandung akan membuka acara peringatan Hari Air Sedunia di Kota Bandung.

Selain itu, Environmental Services Program United States Egency for Interna…

RRI Berubah Menjadi Green Radio

Depok-Greenpress-Setelah Radio Utan Kayu Jakarta berubah menjadi Green Radio, langkah serupa juga dilakukan Radio Republik Indonesia (RRI) juga telah diresmikan sebagai Green Radio."

Direktur Utama Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Radio Republik Indonesia (RRI), Parni Hadi menegaskan RRI bukan merupakan radio milik golongan tertentu saja tetapi merupakan milik semua golongan masyarakat.
RRI milik semua partai, apapun warnanya hijau, kuning, merah, biru, putih atau yang lainnya, " kata Parni Hadi dalam sambutannya pada acara pencanangan RRI sebagai Green Radio, di Kompleks Pemancar RRI, Cimanggis Kota Depok, Jawa Barat, Minggu.

Selain Direksi RRI, dalam acara tersebut juga dihadiri oleh Walikota Depok, Nur Mahmudi Ismail, Sekda Kota Depok, Winwin Wiantika, Plh Satpol PP, Sariyo Sabani dan perwakilan dari Departemen Kehutanan.

Acara tersebut didahului dengan bersepeda santai yang dimulai di Balaikota Depok, dan berakhir di Kompleks Pemancar RRI, Cimanggis, dan dilanjutkan dengan aca…