Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April 25, 2009

Greenpeace dan Muria Institute Luncurkan Komik Anti Nuklir

Jepara, Greenpress- Greenpeace dan Muria Institute meluncurkan komik anti-nuklir “Nuclear Meltdown – A Message From the Darkness”, bertepatan dengan hari peringatan Tragedi Chernobyl, bencana nuklir terburuk sepanjang sejarah yang terjadi pada 1986 .

Sebelum dilakukan peluncuran komik antinukir, yang bertempat di Gedung PCNU Jepara di Jalan Pemuda (25/4), dilakukan diskusi yang mengupas tentang bahaya nuklir, termasuk tragedi Chernobyl 26 April 1986. Setelah diskusi, seluruh peserta diskusi ditantang untuk menjawab sejumlah pertanyaan tentang nuklir.

Lima pertanyaan tentang nuklir, yakni tentang kapan tragedi Chernobyl terjadi, sejumlah daerah di Indonesia yang akan menjadi rencana pemerintah membangun PLTN, jumlah korban Chernobyl, hingga penemu energi atom berhasil terjawab.

Peserta diskusi yang berhasil menjawab masing-masing pertanyaan mendapatkan hadiah kaus anti nuklir. Kemudian dilakukan pemutaran film tentang dampak radiasi nuklir di Kazakstan selama 10 menit.

Film berdurasi pen…

2.500 Warga Tolak PLTN Semenanjung Muria

JEPARA, Greenpress— Sebanyak 2.500 warga Desa Balong, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, memeringati tragedi Chernobyl, Sabtu (25/4).

Peristiwa tewasnya ratusan ribu jiwa akibat meledaknya PLTN di Moskwa itu menjadi momen perjuangan mereka menolak pembangunan PLTN Semenanjung Muria.

Warga dari enam dukuh itu mengadakan long march dari Desa Balong menuju Kantor Kecamatan Kembang yang berjarak sekitar lima kilometer. Mereka menduduki Jalan Raya Pati-Jepara untuk berdoa bersama dan menandatangani kain penyataan sikap menolak PLTN sepanjang 500 meter.

Sejumlah warga lain meminta para pengendara sepeda motor yang lewat turut bertanda tangan. Adapun para pemuda Desa Balong menempelkan stiker-stiker bertuliskan menolak PLTN di kaca sejumlah kendaraan roda empat.

Koordinator Aksi Penyataan Sikap Tolak PLTN Sardi Winata mengatakan, warga Desa Balong tetap menolak pembangunan PLTN Semenanjung Muria. Pasalnya, limbah PLTN itu membahayakan dan mematikan mata pencarian warga. "Kami…