Langsung ke konten utama

Ban Kin-Moon Berharap Kesepakatan Ambisius


Bali, Greenpress-Sekjen PBB, Ban Ki-Moon berharap agar pertemuan Menteri Lingkungan Hidup sedunia di Nusa Dua Bali bisa menghasikan kesepakatan yang ambisius yang bisa mencegah dampak perubahan iklim.

Hal tersebut diungkapkan Humas Kementerian Lingkungan Hidup, Dida Gardera dalam siaran persnya yang diterima Green Press. Dalam pesannya Ban Kin Mon menyampaikan agar negara-negara dapat meningkatkan upaya penurunan gas rumah kaca melalui target yang lebih ambisius dan sesegera mungkin memfinalisasi perundingan iklim.

Hal serupa juga disampaikan Presiden RI, , Susilo Bambang Yudhoyono. “Saya berharap, suasana Pulau Dewata yang indah dan mempesona ini, mampu menginspirasi kita semua untuk menghasilkan keputusan yang terbaik, dan bermanfaat, bagi umat manusia di muka bumi,”kata SBY saat membuka acara pertemuan Menteri Lingkungan sedunia di Bali tadi pagi (24/2).

Pertemuan ini dinilai sangat penting dan strategis, serta diharapkan dapat menjawab berbagai persoalan atas kerusakan lingkungan yang makin mencemaskan. “Pertemuan ini juga sangat penting, untuk memperbarui komitmen kita menyelamatkan bumi yang kita tempati bersama,”ujarnya.

“Slogan pertemuan ini berbunyi: ”Satu Planet: Tanggung Jawab Kita Bersama” menegaskan kembali pentingnya menjaga, memelihara dan melestarikan planet bumi tempat kita dan anak cucu kita, menjalani kehidupan saat ini dan masa depan,”tambahnya. (Marwan Azis).



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jurnalistik Lingkungan : Tantangan dan Kiat

Oleh : IGG Maha Adi
___________________________________________

Lingkungan hidup
• Seluruh benda, daya, keadaan dan makhluk hidup, yang memengaruhi perikehidupan dan kesejahteraan makhluk hidup. (UU No.23/1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup)
• Memengaruhi  Berinteraksi

Jurnalistik Lingkungan
• Kegiatan pemberitaan [mengumpulkan, memproses dan menerbitkan informasi yang bernilai berita] masalah-masalah lingkungan hidup.

Berita Lingkungan
Berita lingkungan hidup memiliki beberapa ciri, antara lain:
• menunjukkan interaksi saling memengaruhi antar- komponen lingkungan
• berorientasi dampak lingkungan
• pemberitaan dapat dari level gen hingga level biosfer

Apa Itu Berita Lingkungan ?
• Berita lingkungan hidup sering tidak dapat dibedakan dari berita-berita masalah sosial seperti kesehatan, kemiskinan, bahkan kriminalitas. Masalah dampak lingkungan hampir selalu berkaitan dengan persoalan lain yang kompleks.
• Patokan yang fleksibel diperlukanKisi-kisi: int…

Potensi Tambang Sulawesi Tenggara dalam Kepungan Investor

Gambar kegiatan eksplorasi tambang nikel di Pulau Lemo, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. foto: yoshasrul

Sektor pertambangan provinsi Sulawesi Tenggara cukup potensial dan menjadi perhatian investor nasional maupun asing yang bergerak di bidang pertambangan. Sulawesi Tenggara memiliki kandungan tambang yang sangat potensial dan telah banyak perusahaan yang telah melakukan eksplorasi utamanya kabupaten Buton, Konawe, Konawe Utara, dan kabupaten lain di Sulawesi Tenggara. Hal ini membuktikan bahwa Sulawesi Tenggara memilki potensi pertambangan yang dapat diandalkan, namun belum dioptimalkan pemanfaatannya.

Potensi pertambangan yang dimiliki oleh Sulawesi Tenggara diantaranya adalah Tambang aspal di Kabupaten Buton, Tambang nikel di kabupaten Kolaka, Konawe Utara dan Konawe, potensi tambang marmer, batu granit dan krom tersebar di beberapa kabupaten di Sulawesi Tenggara dan untuk potensi tambang minyak di Kabupaten Buton Utara dan Buton. Khusus untuk tambang aspal, beberapa perusahaan …

Pengerukan Pasir Sungai Pohara Kabupaten Konawe

Tampak pada gambar, bantaran sungai setiap harinya terkikis, akibat ulah perusahaan penambang pasir yang menggunakan mesin pompa air. Mesin tersebut sangatlah mempengaruhi bantaran sungai. foto: yoshasrul

Konawe, Greenpress-Aktifitas penambangan pasir ilegal di sungai pohara oleh warga setempat telah menyebabkan terjadinya degradasi lingkungan yang luar biasa. Sungai yang kian dalam menyebabkan badan tanah disepanjang sungai mengalami erosi yang hebat.

Warga yang bermukim di pinggiran Sungai Pohara, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara pun terancam bencana. Satu rumah masyarakat bahkan telah ambruk dan terbawah arus. Tubir sungai kian jauh masuk ke lahan pemukiman masyarakat. "Dalam tiga bulan tanah ini telah ambrol sejauh lima belas meter,"kata Dareman warga Desa Pohara, Kecamatan Sampara.


“Dengan adanya penambangan pasir yang menggunakan Pompa Pengisap Pasir di Ke 3 desa ini yaitu, desa Polua, Desa Amoare, Desa Andadowi, Kabupaten Konawe membawa dampak yang besar. Seperti yang…