Langsung ke konten utama

Jakarta Kebanjiran (Lagi)



Tampak beco, alat berat mengangkat sampah yang menumpuk di bawah kolom jembatan yang terbawa arus Kali Ciliwung (13/2). Foto :Marwan Azis/Greenpress.

Jakarta,- Jelang sehari sebelum perayaan imlek, banjir kembali melanda beberapa wilayah di Jakarta. Kampung Melayu merupakan daerah yang paling terparah dilanda dibanjir terutama sepanjang kali Ciliwung.

Daerah lainnya yang cukup parah adalah Rawa Jati, Kalibata, Jakarta Selatan, pantauan blogger Greenpress di jembatan Rawa Jati tampak tumpukan sampah setinggi empat meter di bawa kolom jembatan.

Kebanyakan sampah-sampah itu berupa batang pohon, bambu dan sampah rumah tangga yang terbawa arus Kali Ciliwung. Akibatnya saluran air di jembatan Rawa Jati kali ciliwung sedikit tersumbat.

Pemda DKI Jakarta mengarahkan dua beco, alat berat dan dua truk yang telah bekerja sejak kemarin malam, tapi karena saking banyaknya sampah hingga berita ini ditulis dua beco itu masih tetap bekerja mengangkat sampah yang menumpuk di bawa kolom jembatan.

Tamin, warga Kelurahan Rawa Jati Kecamatan Pancoran Kalibata Jakarta, air sungai Ciliwung mulai naik sekitar jam 12 malam WIB (13/2) ketinggian air mencapai 4 meter. “Normalnya biasanya 1 meter, tapi kemarin air naik 4 meter”ungkapnya.

Meskipun ketinggian air mencapai 4 meter, namun tak memakan korban karena warga cepat mengantisipasinya. “Beberapa jam sebelum air kali Ciliwung naik, pihak kelurahan telah menginformasikan akan terjadi banjir. Jadi warga cepat mengantisipasinya,”tandasnya. (Marwan Azis).




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Potensi Tambang Sulawesi Tenggara dalam Kepungan Investor

Gambar kegiatan eksplorasi tambang nikel di Pulau Lemo, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. foto: yoshasrul

Sektor pertambangan provinsi Sulawesi Tenggara cukup potensial dan menjadi perhatian investor nasional maupun asing yang bergerak di bidang pertambangan. Sulawesi Tenggara memiliki kandungan tambang yang sangat potensial dan telah banyak perusahaan yang telah melakukan eksplorasi utamanya kabupaten Buton, Konawe, Konawe Utara, dan kabupaten lain di Sulawesi Tenggara. Hal ini membuktikan bahwa Sulawesi Tenggara memilki potensi pertambangan yang dapat diandalkan, namun belum dioptimalkan pemanfaatannya.

Potensi pertambangan yang dimiliki oleh Sulawesi Tenggara diantaranya adalah Tambang aspal di Kabupaten Buton, Tambang nikel di kabupaten Kolaka, Konawe Utara dan Konawe, potensi tambang marmer, batu granit dan krom tersebar di beberapa kabupaten di Sulawesi Tenggara dan untuk potensi tambang minyak di Kabupaten Buton Utara dan Buton. Khusus untuk tambang aspal, beberapa perusahaan …

Jurnalistik Lingkungan : Tantangan dan Kiat

Oleh : IGG Maha Adi
___________________________________________

Lingkungan hidup
• Seluruh benda, daya, keadaan dan makhluk hidup, yang memengaruhi perikehidupan dan kesejahteraan makhluk hidup. (UU No.23/1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup)
• Memengaruhi  Berinteraksi

Jurnalistik Lingkungan
• Kegiatan pemberitaan [mengumpulkan, memproses dan menerbitkan informasi yang bernilai berita] masalah-masalah lingkungan hidup.

Berita Lingkungan
Berita lingkungan hidup memiliki beberapa ciri, antara lain:
• menunjukkan interaksi saling memengaruhi antar- komponen lingkungan
• berorientasi dampak lingkungan
• pemberitaan dapat dari level gen hingga level biosfer

Apa Itu Berita Lingkungan ?
• Berita lingkungan hidup sering tidak dapat dibedakan dari berita-berita masalah sosial seperti kesehatan, kemiskinan, bahkan kriminalitas. Masalah dampak lingkungan hampir selalu berkaitan dengan persoalan lain yang kompleks.
• Patokan yang fleksibel diperlukanKisi-kisi: int…

Gerakan Pro Lingkungan Kian Tumpul

Oleh : Yos Hasrul*

Saat perkebunan dan tambang menyerbu . Bentang hutan alam di negeri-negeri ini sebagian besar telah hilang. Coba lihat, gunung-gunung telah gundul. Pohon-pohon tercerabut dari tanah. Tanah desa berubah jadi kubangan raksasa. Jalan raya sebagian besar rusak parah. Kata kesejahteraan masih sangat jauh dari rakyat.

Nasib rakyat tetap sama, meski investor berlomba-lomba mengkavling tanah. Tak ada perubahan.

Dua hari lalu, saya sempat mampir di bumi konawe utara. Menjejal jalan-jalan di ujung desa. Melewati rumah-rumah yang berdebu dan jauh dari sebutan sejahtera. Sepanjang mata memandang hanya terlihat pohon sawit berjejal hingga ke puncak bukit. Seluruh hutan alam telah berganti pohon sawit. Di belakang desa, gunung-gunung mulai bolong-bolong.

Saya mampir di salah satu perkampungan eksodus ambon di Desa Tobi Meita. Nama desa Tobi Meita dalam bahasa setempat berarti gunung tinggi. Nama ini diambil karena di belakang desa gugus pengunung menjulang berderet de…