Langsung ke konten utama

Pameran Produk Berlabel Hijau


Pameran produk berlabel hijau atau Eco-Products Internasional Fair (EPIF) 2010 dilaksanakan di Jakarta Convention Centre (JCC), Senayan, yang saat ini sementara berlangsung.

Pameran yang dimulai sejak tanggal 4 hingga 7 Maret ini menampilkan beragam produk yang berhubungan dengan lingkungan seperti teknologi ramah lingkungan, sistem, peratan dari sejumlah perusahaan lokal, nasional dan internasional termasuk inovasi hijau karya sejumlah pelajar dari sejumlah sekolah di tanah air.

Kitayama Teisuke, Ketua Komite Persiapan Untuk EPIF dalam siaran persnya mengatakan, EPIF tidak hanya menjadi untuk memamerkan produk-produk, teknologi dan layanan ramah lingkungan, namun juga menjadi wadah informasi mengenai cara-cara terbaru dan paling efektif dalam mengubah gaya hidup guna mendukung percepatan pencapaian dunia yang rendah emisi karbon.

“Sebagai forum bagi perkembangan ekonomi dan lingkungan di Asia dan juga di dunia, saya yakin EPIF dapat menciptakan peluang-peluang baru bagi penanganan berbagai masalah ekonomi dan lingkungan, melalui penjalinan kerjasama antara perusahaan dan industri, antara industri dan dunia pendidikan serta pembentukan kerjasama internasional,”jelasnya.

Bagi para pelaku usaha kegiatan pameran produk berwawasan lingkungan terbesar di Asia ini menjadi ajang strategis untuk membina kemitraan dengan banyak pihak secara luas. Sementara bagi para pengunjung bisa mengenal berbagai produk ramah lingkungan dan mempelajari bagaimana cara hidup ramah lingkungan mulai dari penggunaan sampah rumah tangga hingga pengguna teknologi ramah lingkungan.

Selain pameran, kegiatan ini dirangkaikan sejumlah workshop internasional yang bertemakan lingkungan hidup serta diskusi panel tentang pengenalan produk-produk dan layanan ramah lingkungan mulai dari kerajinan eco batik hingga inovasi terbaru dalam bidang lingkungan.

Pameran akbar ini terselenggara atas kerjasama Asian Producvity Organisasion (APO) yang berbasis di Yokyo, Jepang dengan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) serta Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi. (Marwan Azis).


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Potensi Tambang Sulawesi Tenggara dalam Kepungan Investor

Gambar kegiatan eksplorasi tambang nikel di Pulau Lemo, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. foto: yoshasrul

Sektor pertambangan provinsi Sulawesi Tenggara cukup potensial dan menjadi perhatian investor nasional maupun asing yang bergerak di bidang pertambangan. Sulawesi Tenggara memiliki kandungan tambang yang sangat potensial dan telah banyak perusahaan yang telah melakukan eksplorasi utamanya kabupaten Buton, Konawe, Konawe Utara, dan kabupaten lain di Sulawesi Tenggara. Hal ini membuktikan bahwa Sulawesi Tenggara memilki potensi pertambangan yang dapat diandalkan, namun belum dioptimalkan pemanfaatannya.

Potensi pertambangan yang dimiliki oleh Sulawesi Tenggara diantaranya adalah Tambang aspal di Kabupaten Buton, Tambang nikel di kabupaten Kolaka, Konawe Utara dan Konawe, potensi tambang marmer, batu granit dan krom tersebar di beberapa kabupaten di Sulawesi Tenggara dan untuk potensi tambang minyak di Kabupaten Buton Utara dan Buton. Khusus untuk tambang aspal, beberapa perusahaan …

Jurnalistik Lingkungan : Tantangan dan Kiat

Oleh : IGG Maha Adi
___________________________________________

Lingkungan hidup
• Seluruh benda, daya, keadaan dan makhluk hidup, yang memengaruhi perikehidupan dan kesejahteraan makhluk hidup. (UU No.23/1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup)
• Memengaruhi  Berinteraksi

Jurnalistik Lingkungan
• Kegiatan pemberitaan [mengumpulkan, memproses dan menerbitkan informasi yang bernilai berita] masalah-masalah lingkungan hidup.

Berita Lingkungan
Berita lingkungan hidup memiliki beberapa ciri, antara lain:
• menunjukkan interaksi saling memengaruhi antar- komponen lingkungan
• berorientasi dampak lingkungan
• pemberitaan dapat dari level gen hingga level biosfer

Apa Itu Berita Lingkungan ?
• Berita lingkungan hidup sering tidak dapat dibedakan dari berita-berita masalah sosial seperti kesehatan, kemiskinan, bahkan kriminalitas. Masalah dampak lingkungan hampir selalu berkaitan dengan persoalan lain yang kompleks.
• Patokan yang fleksibel diperlukanKisi-kisi: int…

Gerakan Pro Lingkungan Kian Tumpul

Oleh : Yos Hasrul*

Saat perkebunan dan tambang menyerbu . Bentang hutan alam di negeri-negeri ini sebagian besar telah hilang. Coba lihat, gunung-gunung telah gundul. Pohon-pohon tercerabut dari tanah. Tanah desa berubah jadi kubangan raksasa. Jalan raya sebagian besar rusak parah. Kata kesejahteraan masih sangat jauh dari rakyat.

Nasib rakyat tetap sama, meski investor berlomba-lomba mengkavling tanah. Tak ada perubahan.

Dua hari lalu, saya sempat mampir di bumi konawe utara. Menjejal jalan-jalan di ujung desa. Melewati rumah-rumah yang berdebu dan jauh dari sebutan sejahtera. Sepanjang mata memandang hanya terlihat pohon sawit berjejal hingga ke puncak bukit. Seluruh hutan alam telah berganti pohon sawit. Di belakang desa, gunung-gunung mulai bolong-bolong.

Saya mampir di salah satu perkampungan eksodus ambon di Desa Tobi Meita. Nama desa Tobi Meita dalam bahasa setempat berarti gunung tinggi. Nama ini diambil karena di belakang desa gugus pengunung menjulang berderet de…