Langsung ke konten utama

Yuk Dukung Eart Hour Hemat Listrik


Jakarta,Greenpress – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama World Wildlife Fund (WWF) Indonesia kembali akan melaksanakan aksi global Earth Hour 2010 di Jakarta pada Sabtu 27 Maret mendatang yang dipercaya bisa menekan penggunaan listrik 150 Megawatt.

Menurut informasi panitia yang dimuat laman earthhour.wwf.or.id, dari aksi pemadaman lampu selama satu jam diharapkan dapat menghemat daya listrik sekitar tiga kali lipat atau 150 Megawatt (MW) dari pencapaian tahun 2009 yang dapat menurunkan daya listrik sebesar 50 MW selama satu jam.

Pelaksanaan aksi global Earth Hour 2010 melalui pemadaman lampu selama satu jam pada pukul 20.30-21.30 akan dilakukan serentak di sejumlah tempat di Jakarta. Diantaranya akan mematikan lima ikon di DKI Jakarta, yakni Bunderan Hotel Indonesia dan air mancurnya, Monas dan air mancur menarinya, Gedung Balaikota DKI, Patung Pemuda, dan air mancur Patung Arjuna Wiwaha.

Untuk mendukung gerakan ini, Pemda DKI akan mengeluarkan surat edaran berisi imbauan kepada sekitar 700 pengelola gedung bertingkat di seluruh wilayah DKI Jakarta untuk turut berpartisipasi dalam aksi global Earth Hour. Tidak hanya itu, mereka juga mengajak pengusaha swasta turut memadamkan lampu kantor selama satu jam termasuk warga DKI.

Tak hanya di Jakarta, Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo selaku Duta Earth Hour akan mengajak seluruh pemimpin provinsi dan 300 kota di Indonesia turut melaksanakan aksi pemadaman lampu selama satu jam secara serentak.

Gerakan Earth Hour ini pertama kali dilakukan pada tahun 2007, kegiatan Earth Hour dimulai pertama kalinya di kota Sydney, Australia, sebanyak 2,2 juta penduduk turut memadamkan lampu.

Pada tahun 2008 sebanyak 50 juta orang dari puluhan kota dan negara turut dalam aksi ini. Kemudian meningkat pada tahun 2009 yaitu sebanyak 1 miliar orang turut serta dalam aksi global penyelamatan bumi.

Untuk tahun 2010, menurut Ketua Badan Pembina WWF Indonesia, Pia Alisjahbana, Earth Hour 2010 menargetkan akan menjangkau lebih 1 miliar orang di 5.000 kota di dunia turut mematikan lampunya dan mengurangi energi listrik. Hingga saat ini, baru 1.882 kota di 110 negara telah menyatakan komitmen partisipasi Earth Hour 2010. Yuk kita dukung gerakan ini dengan cara mematikan lampu selama satu jam secara serentak pada 27 Maret 2010. (Marwan).



Komentar

SAVE 1 PLANET mengatakan…
apakah berhasil? jangan nyerah
STOP GLOBAL WARMIMG

Pos populer dari blog ini

ACARA GREEN FESTIVAL 2008

Jalan Masuk

Acara Green Festival 2008 sendiri akan mengambil tempat di Parkir Timur Senayan. Dari layout gambar yang dirilis panitia, pintu masuk Greenfest berada di sisi utara Parkir Timur Senayan, sedangkan panggung utama berada di ujung selatannya (membelakangi jalan raya Sudirman).


Untuk mempermudah akses masuk ke Green Festival, Anda disarankan masuk ke komplek Senayan melalui Century Atlit (Jl Pintu 1) atau TVRI (Jl Gerbang Pemuda) untuk selanjutnya langsung menuju Parkir Timur Senayan.

Pentas Musik
- T ai ko Jepang (alat tabuh): Jumat 16.10
- Choir Kid Purwacaraka: Jumat 16.25
- Capoeira: Jumat 19.05
- Nugie: Jumat 20.10
- Letto: Jumat 20.45
- SD Citra Indonesia : Sabtu 10.30
- Dwiki & The Next Gen: Sabtu 13.25
- SD & SMA Harapan Bangsa: Sabtu 14.25
- Nabila & Smart: Sabtu 15.45
- Ulli Sigar Rusady & Super Bintang: Sabtu 19.05
- Maliq & d'Essentials: Sabtu 19.25
- Marcell: Sabtu 20.15
- Ta ta loe: Minggu 10.30 & 17.00
- Bina Vokalia: Minggu 1…

Mencumbu Wisata Air Terjun Moramo

Pepohonan rimbun tumbuh subur disepanjang jalan. Sebagain telah berumur dan berukuran besar.  Batu dan pohon-pohon berbalur lumut begitu mudah dijumpai.

Potensi Tambang Sulawesi Tenggara dalam Kepungan Investor

Gambar kegiatan eksplorasi tambang nikel di Pulau Lemo, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. foto: yoshasrul

Sektor pertambangan provinsi Sulawesi Tenggara cukup potensial dan menjadi perhatian investor nasional maupun asing yang bergerak di bidang pertambangan. Sulawesi Tenggara memiliki kandungan tambang yang sangat potensial dan telah banyak perusahaan yang telah melakukan eksplorasi utamanya kabupaten Buton, Konawe, Konawe Utara, dan kabupaten lain di Sulawesi Tenggara. Hal ini membuktikan bahwa Sulawesi Tenggara memilki potensi pertambangan yang dapat diandalkan, namun belum dioptimalkan pemanfaatannya.

Potensi pertambangan yang dimiliki oleh Sulawesi Tenggara diantaranya adalah Tambang aspal di Kabupaten Buton, Tambang nikel di kabupaten Kolaka, Konawe Utara dan Konawe, potensi tambang marmer, batu granit dan krom tersebar di beberapa kabupaten di Sulawesi Tenggara dan untuk potensi tambang minyak di Kabupaten Buton Utara dan Buton. Khusus untuk tambang aspal, beberapa perusahaan …