Langsung ke konten utama

IB Award 2010 Diperlebar ke Bidang Lingkungan



Jakarta,GreenPress- PT XL Axiata kembali membuka kesempatan bagi putra-putri terbaik Indonesia yang memiliki prestasi diberbagai bidang untuk mendapatkan penghargaan bergensi Indonesia Berprestasi Award (IBA). Bidang lingkungan juga masuk sebagai salah satu kategori IB Award 2010.

Peluncuran IB Award 2010 bertempat di Candi Prambanan Room, Sahid Jaya Hotel, Jakarta bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional 20 Mei 2010.

Menurut Febriati Nadira Head of Corporate Communications XL, program ini menginjak tahun penyelenggaraan ke-4 kembali akan mencari warga negara Indonesia berprestasi yang pengabdian dan daya usahanya telah memberikan solusi dan serta dorongan positif bagi perbaikan kualitas hidup masyarakat dan pelestarian lingkungan hidup.

Hal senada juga disampaikan, Presiden Direktur XL, Hasnul Suhaimi mengatakan bahwa, tiga tahun IBA telah digelar, selama itu pula terbukti ada ribuan orang di seluruh wilayah Indonesia yang punya prestasi dan bersedia mengabdikan dirinya bagi kepentingan masyarakat.

Tema untuk tahun ini adalah “Kawah Candradimuka”, tempat penggemblengan ksatria Gatot Kaca. XL berharap IBA ke depan bisa menjadi salah satu wahana untuk melahirkan orang-orang berprestasi yang karya-karyanya bermanfaat bagi masyarakat luas dan pelestarian lingkungan hidup.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, IB Award tahun ini diperuntukan untuk perorangan dan kelompok, bukan hanya perorangan. Kelompok tidak memiliki kategori (crossed-category), sedangkan untuk perorangan tahun ini menjadi 3 kategori: Ilmu Pengetahuan & Teknologi, Kewirausahaan Sosial & Lingkungan (pendidikan masuk di dalam kategori ini) dan Senin & Budaya.

Adapun komposisi tim juri IB Award 2010 yaitu DR. Ninok Leksono (Jurnalis Senior Kompas), Dian Siswarini (Direktur Network XL), Prof. Dr. Umar Anggara Jenie (Kepala LIPI), DR. Imam B. Prasodjo (Pendiri Nurani Dunia Foundation), Adrie Subono, (Direktur Java Musikindo), dan Atiqah Hasiholan (Artis). Pendaftaran IB Award mulai dibuka tanggal 21 Mei 2010 hingga 15 September 2010. Informasi untuk pendaftaran bisa diakses melalui lama XL www.xl.co.id/ibawards. (Marwan Azis).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Belajar Konservasi Kima di Toli-Toli

Iwan (34 tahun) menghirup napas dalam-dalam sebelum akhirnya menghilang dari permukaan laut. Gerakan yang lincah membuatnya dengan cepat  menggapai dasar laut yang dalamnya mencapai 15 meter itu.

Otto Soemarwoto, Guru Besar Pro Lingkungan & NKRI

Guru besar emeritus Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung, ini seorang tokoh yang pro lingkungan hidup dan pro Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Doktor dalam Plant Physiology, Universitas California, Berkeley, AS, kelahiran Purwokerto, Jawa Tengah, 19 Februari 1926, ini mengatakan setiap proyek harus bertujuan untuk memperkuat NKRI dan lingkungan hidup.


Prof Dr Otto Soemarwoto yang dikenal rendah hati dan sederhana, itu mengatakan selama ini banyak kegiatan pembangunan yang mengabaikannya. Dia memberi contoh, pembangunan transportasi yang lebih banyak diarahkan pada transportasi darat. Padahal Indonesia adalah negara kelautan. Akibatnya, laut belum menjadi penghubung, melainkan pemisah.

Menurut suami dari Idjah Natadipraja MA dan ayah dari Gatot Soemarwoto, Rini Soemarwoto dan Bambang Soemarwoto, itu pembangunan juga masih bersifat Jawa-sentris sehingga menimbulkan iri hati dan berujung kehendak untuk memisahkan diri. Menurutnya, sekitar 80 persen pembangunan jalan tol ada di…

Potensi Tambang Sulawesi Tenggara dalam Kepungan Investor

Gambar kegiatan eksplorasi tambang nikel di Pulau Lemo, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. foto: yoshasrul

Sektor pertambangan provinsi Sulawesi Tenggara cukup potensial dan menjadi perhatian investor nasional maupun asing yang bergerak di bidang pertambangan. Sulawesi Tenggara memiliki kandungan tambang yang sangat potensial dan telah banyak perusahaan yang telah melakukan eksplorasi utamanya kabupaten Buton, Konawe, Konawe Utara, dan kabupaten lain di Sulawesi Tenggara. Hal ini membuktikan bahwa Sulawesi Tenggara memilki potensi pertambangan yang dapat diandalkan, namun belum dioptimalkan pemanfaatannya.

Potensi pertambangan yang dimiliki oleh Sulawesi Tenggara diantaranya adalah Tambang aspal di Kabupaten Buton, Tambang nikel di kabupaten Kolaka, Konawe Utara dan Konawe, potensi tambang marmer, batu granit dan krom tersebar di beberapa kabupaten di Sulawesi Tenggara dan untuk potensi tambang minyak di Kabupaten Buton Utara dan Buton. Khusus untuk tambang aspal, beberapa perusahaan …