Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari 8, 2010

Greenpeace Dukung Gerakan Tolak RAPP

Aksi aktivis Greenpeace menolak penghancuran hutan Semanjung Kampar beberapa waktu lalu. Foto : Greenpeace/Beritalingkungan.com.

Jakarta – BERLING-Greenpeace hari ini mendukung pernyataan sikap masyarakat Teluk Meranti dan desa-desa sekitar yang secara tegas menolak dilanjutkannya penghancuran hutan Semenajung Kampar oleh PT. RAPP.

Greenpeace juga mendesak Pemerintah memenuhi janjinya untuk mengevaluasi perizinan PT RAPP dan meminta RAPP untuk menunjukkan komitmen lingkungan dan penghormatan terhadap hak-hak masyarakat di Semenanjung Kampar.

“Pemerintahan SBY harus bertanggung jawab terhadap keselamatan masyarakat dan lingkungan Semenanjung Kampar, Penyelamatan kawasan Semenanjung Kampar tidak hanya akan berdampak positif bagi upaya pencapaian komitmen Indonesia untuk pengurangan emisi 26% pada tahun 2020 namun juga memberikan harapan kehidupan lebih baik pada masyarakat di Semenanjung Kampar, operasi penghancuran hutan yang dilakukan oleh RAPP harus dihentikan sekarang.,” ujar Bustar
Mai…

KLH Serahkan Demplot Pemulihan Kualitas Air Kali Ciliwung

Gusti Muhammad Hatta, MENLH. Foto : presidenri.go.id

Jakarta, BERLING-Berbagai upaya telah dilakukan Kementerian Ligkungan Hidup untuk pemulihan kualitas lingkungan, diantaranya demplot pemulihan kualitas lingkungan Sungai Ciliwung di wilayah Kabupaten Bogor.

Kegiatan pemulihan kualitas air kali Ciliwung yang melibatkan masyarakat setempat dilaksanakan dalam bentuk pembuatan resapan biopori, pembuatan demplot WC Komunal dan Biodigester kotoran sapi dan pelatihan masyarakat.

Menteri Lingkungan Hidup Gusti Muhammad Hatta hari ini (8/1) menyerahkan demplot tersebut kepada Pemerintah Kabupaten Bogor bersamaan dengan penanaman pohon di Setu Cibeureum yang berlokasi di desa Rawa Panjang, Kecamatan Bojong Gede, Kabupaten Bogor. “Penanaman pohon ini merupakan kegiatan Dharma Wanita Kementerian Lingkungan Hidup untuk Gerakan Tanam, Tebar dan Pelihara sebagai bagian dari kegiatan Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu 2,”kata Dra. Masnellyarti Hilman, MSc Deputi MENLH Bidang Peningkatan Konse…

Timur Tengah Dilanda Krisis Air

Foto : Greenprophet.com

AMMAN, Dampak pemanasan global kini mulai terasa di negara-negara semanjung Arab, sebuah laporan terbaru menyebutkan lebih dari 17 negara-negara Arab mengalami air sebanyak 500 meter kubik per tahun.

Dalam pertemuan regional yang membahas krisis air pekan lalu di Yordani, Jordan Times melaporkan, para pejabat negara di Timur Tengah mengakui krisis air yang dialami banyak negara di Timur Tengah merupakan dampak dari adanya perubahan iklim yang membahayakan kehidupan manusia. 75% dari air permukaan di dunia Arab, berasal dari luar perbatasannya.

Yordania merupakan salah satu negara Arab yang paling rentan mengalami krisis air. Sumber air penduduk Yordania berasal dari distribusi air yang dikirim pemerintah setiap dua minggu sekali. Selain itu mereka juga mengandalkan tangki yang terletak di atap atau air sumur bawa tanah.

Dalam pertemuan negara-negara yang membahas masalah air di Timur Tengah yang bertempat di Yordania dan diselenggarakan oleh Organisasi Pembangunan …

Video WWF Rekam Harimau Sumatera

Ketgam : Harimau Sumatera yang berhasil direkam video jebak WWF Indonesia.

Jakarta,Greenpress–Video jebak (video trap) yang di pasang oleh tim riset WWF-Indonesia di Sumatera Bagian Tengah tepatnya diantara dua wilayah konservasi Suaka Margasatwa Rimbang Baling dan Taman Nasional Bukit Tigapuluh di Propinsi Riau dan Jambi berhasil merekam gambar harimau betina dan dua anaknya.

Menurut Karmila Parakkasi, Koordinator Tim Riset Harimau Sumatera WWF-Indonesia dalam siaran persnya (7/1), temuan ini memberikan informasi ilmiah dan unik mengenai tingkah laku satwa dilindungi tersebut.

Setelah lima tahun penelitian harimau menggunakan kamera jebak (camera trap) yang menghasilkan gambar tak bergerak, pada September 2009 WWF mulai menggunakan video jebak (video trap) untuk melengkapi temuan-temuan sebelumnya. Hasilnya, pada Oktober 2009 untuk pertama kalinya di kawasan tersebut induk harimau beserta anaknya dapat didokumentasikan dengan video jebak saat berada di alam.

“Memperoleh cuplikan video …